Pemkot Cilegon dan PT Krakatau Posco Resmi Luncurkan Program Bahasa Korea

Selasa, 10 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

| Dok. Arise

| Dok. Arise

BantenBlitz.Com– Pemkot Cilegon bersama PT Krakatau Posco menandatangani Nota Kesepahaman Bersama (MoU) tentang Program Bahasa Korea yang diinisiasi oleh PT Krakatau Posco melalui organisasi nirlaba Posco 1% Foundation bertempat di Ruang Wali Kota Cilegon Rabu, 4 Juni 2025.

Program ini merupakan bagian dari komitmen PT Krakatau Posco dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) khususnya dalam sektor pendidikan dan peningkatan kompetensi masyarakat. Program tersebut diperuntukan bagi masyarakat Kota Cilegon yang ingin bekerja di Korea maupun yang ingin mempelajari budaya dan bahasa Korea.

Walikota Cilegon Robinsar menyampaikan apresiasi kepada PT Krakatau Posco yang telah menunjukkan kepedulian besar terhadap peningkatan kualitas SDM di Kota Cilegon. Ia menilai, PT Krakatau Posco sangat aktif dan masif dalam melaksanakan program – program CSR yang berdampak langsung kepada masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi langkah Krakatau Posco yang telah menghadirkan program bahasa ini sebagai bentuk perhatian terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia. Saya ingin agar program ini bisa terus ditingkatkan dari segi kuota maupun kualitasnya,” kata Robinsar dalam rilis yang diterima BagusNews.Co pada Sabtu, 7 Juni 2025.

Robinsar menambahkan, pada tahun ini program tersebut menyediakan kuota bagi 40 pencari kerja yang berminat ke Korea. Ia berharap jumlah tersebut bisa ditingkatkan menjadi 100 orang agar semakin banyak warga Cilegon yang memperoleh kesempatan untuk bekerja di korea.

“Bahasa adalah kunci utama. Ketika kita bisa berkomunikasi dengan baik, kita akan mampu beradaptasi di lingkungan industri, apalagi di Cilegon yang banyak terdapat industri asing,” lanjutnya.

Sementara itu, Presiden Direktur PT Krakatau Posco, Mr. Jung Bum-Su  mengatakan bahwa Program Bahasa Korea bertujuan untuk meningkatkan daya saing global masyarakat Cilegon sekaligus mempererat hubungan antara Indonesia dan Korea. Ia menegaskan jika program tersebut terbuka untuk umum, tidak terbatas hanya untuk calon pekerja migran.

“Kami ingin menciptakan wadah pembelajaran yang inklusif bagi siapa pun yang tertarik dengan bahasa dan budaya Korea. Kami harap program ini bisa berdampak baik bagi masyarakat Cilegon khusunya dalam hal dunia kerja,” ungkapnya.

Mr Jung juga menyampaikan bahwa Krakatau Posco akan terus bekerja sama dengan Pemkot Cilegon untuk memastikan program dapat berjalan dengan baik.

“Kedepannya kami akan memperluas jangakuan program ini agar semakin banyak masyarakt yang dapat merasakan manfaatnya dan kami sangat mengapresiasi kepada Pemerintah Kota Cilegon atas dukungan penuh terhadap program bahasa korea ini,” katanya.

Senada, Public Relation Department Head PT Krakatau Posco Eka Manti Saputra menjelaskan jika program ini akan dilaksanakan selama tiga tahun, dimulai dari Mei 2025 hingga Desember 2027. Eka menjelasakan bahwa pada dua bulan pertama tahun 2025 akan menjadi masa persiapan, kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan kelas bahasa mulai Agustus hingga Desember 2025.

“Program ini akan berlangsung selama lima semester satu semester di tahun ini, dua semester di tahun 2026, dan dua semester di tahun 2027. Nanti para peserta akan diseleksi melalui Dinas Tenaga Kerja Kota Cilegon jadi bukan langsung melalui kami,” jelasnya.

Dikatakan Eka, Program Bahasa Korea ini memiliki dua kurikulum, yaitu kurikulum EPS-TOPIK untuk para pencari kerja ke Korea yang merupakan tes kemampuan bahasa Korea sebagai salah satu syarat bagi tenaga kerja asing yang ingin bekerja di Korea serta kurikulum umum yang diperuntukan bagi pelajar, ASN dan masyarakat umum.

“Di setiap semester kita sediakan 40 peserta untuk kurikulum EPS-TOPIK dan 60 peserta untuk kelas umum. Jadi total jumlah peserta yang terlibat dalam program ini setiap semesternya mencapai 100 orang,” pungkasnya. (Red/Arise)

Berita Terkait

Mahasiswa KKM Untirta Edukasi Warga Solear Kabupaten Tangerang Kelola Sampah
Mahasiswa KKM Untirta Terapkan Cara Unik untuk Tingkatkan Literasi Siswa MIN 3 Serang
Cegah Perundungan Lewat Literasi Emosional, Mahasiswa Untirta Edukasi Siswa Roudhatul Hikmah Cikande
Peningkatan Transformasi Digital Pendidikan, Adde Rosi Buka Sosialisasi SIBI di Lebak
Pemkot Tangsel Siapkan Bantuan Pendidikan Rp1,8 Juta Per Siswa di 94 SMP Swasta Tahun Ajaran 2026/2027
Bupati Tangerang Dorong Santri Lanjutkan Pendidikan ke Perguruan Tinggi
Lulus Cum Laude, Ida Rosida Raih Gelar Doktor Ilmu Pemerintahan IPDN
Cikande dan Kramatwatu Kembali Dominasi O2SN-FLS3N Kabupaten Serang 2026

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:18

Mahasiswa KKM Untirta Edukasi Warga Solear Kabupaten Tangerang Kelola Sampah

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:39

Mahasiswa KKM Untirta Terapkan Cara Unik untuk Tingkatkan Literasi Siswa MIN 3 Serang

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:00

Cegah Perundungan Lewat Literasi Emosional, Mahasiswa Untirta Edukasi Siswa Roudhatul Hikmah Cikande

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:03

Peningkatan Transformasi Digital Pendidikan, Adde Rosi Buka Sosialisasi SIBI di Lebak

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:55

Pemkot Tangsel Siapkan Bantuan Pendidikan Rp1,8 Juta Per Siswa di 94 SMP Swasta Tahun Ajaran 2026/2027

Berita Terbaru