Mahasiswa Geruduk Setda Pandeglang, Tuntut Pembenahan Pendidikan dan Evaluasi PGRI

Jumat, 12 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Pendidikan saat unjuk rasa di halaman kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Pandeglang | dok. guntur-BNC

Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Pendidikan saat unjuk rasa di halaman kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Pandeglang | dok. guntur-BNC

Bantenblitz.co – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Pandeglang Peduli Pendidikan kembali menggelar aksi unjuk rasa di halaman Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Pandeglang, Jumat (12/11/2025).

Dalam aksi yang merupakan kali kedua tersebut, para mahasiswa menyoroti berbagai persoalan pendidikan di Pandeglang, mulai dari tingginya angka putus sekolah hingga kesejahteraan guru. Kekecewaan turut mencuat setelah tidak satu pun perwakilan Pemerintah Daerah hadir untuk menemui massa aksi dan mendengar aspirasi mereka.

Salah satu massa aksi, Gamal Arya Mandalika mengungkapkan kekecewaannya karena tidak adanya pihak atau perwakilan Pemerintah Daerah (Pemda) yang datang menemui mereka yang seperti tidak ingin mendengar aspirasi yang ingin mereka sampaikan.

“Tentunya kami sangat kecewa, aksi kali ini pun kami tidak bisa masuk dan tidak ada pihak pemerintah yang mau menemui kami,” Ungkapnya kepada wartawan di sela aksi pada Jumat, 12 November 2025, sore.

Mereka menuntut Pemerintah Daerah khusus Bupati Pandeglang untuk segera melakukan langkah nyata untuk membenahi pendidikan di Kabupaten Pandeglang serta mereka menuntut agar PGRI pandeglang di evaluasi.

“Kami menuntut agar bupati segera bebenah dan melakukan langkah nyata untuk pendidikan di Pandeglang, masih banyak anak putus sekolah di Pandeglang,” Jelasnya.

Sementara massa aksi lainnya, Imron Rosadi dalam orasinya menyoroti ucapan Wakil bupati Pandeglang terkait ucapannya yang mengungkap bahwa gaji guru PPPK paruh waktu yang berkisar antara 600 – 700 ribu rupiah sebagai ladang ibadah.

“Betapa teganya Wakil Bupati kita, Iing Andri Supriadi yang ketika mengungkapkan gaji guru PPPK paruh waktu yang hanya 600 sampai 700 ribu sebagai ladang ibadah, seharusnya dia mencari solusi untuk kesejahteraan para guru, sementara tugas dan tanggung jawab guru sangat besar,” tandanya. (Red/Guntur)

Berita Terkait

Mahasiswa KKM Untirta Edukasi Warga Solear Kabupaten Tangerang Kelola Sampah
Mahasiswa KKM Untirta Terapkan Cara Unik untuk Tingkatkan Literasi Siswa MIN 3 Serang
Cegah Perundungan Lewat Literasi Emosional, Mahasiswa Untirta Edukasi Siswa Roudhatul Hikmah Cikande
Peningkatan Transformasi Digital Pendidikan, Adde Rosi Buka Sosialisasi SIBI di Lebak
Pemkot Tangsel Siapkan Bantuan Pendidikan Rp1,8 Juta Per Siswa di 94 SMP Swasta Tahun Ajaran 2026/2027
Bupati Tangerang Dorong Santri Lanjutkan Pendidikan ke Perguruan Tinggi
Lulus Cum Laude, Ida Rosida Raih Gelar Doktor Ilmu Pemerintahan IPDN
Cikande dan Kramatwatu Kembali Dominasi O2SN-FLS3N Kabupaten Serang 2026

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:18

Mahasiswa KKM Untirta Edukasi Warga Solear Kabupaten Tangerang Kelola Sampah

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:39

Mahasiswa KKM Untirta Terapkan Cara Unik untuk Tingkatkan Literasi Siswa MIN 3 Serang

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:00

Cegah Perundungan Lewat Literasi Emosional, Mahasiswa Untirta Edukasi Siswa Roudhatul Hikmah Cikande

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:55

Pemkot Tangsel Siapkan Bantuan Pendidikan Rp1,8 Juta Per Siswa di 94 SMP Swasta Tahun Ajaran 2026/2027

Senin, 22 Juni 2026 - 09:03

Bupati Tangerang Dorong Santri Lanjutkan Pendidikan ke Perguruan Tinggi

Berita Terbaru