Gelar Audiensi dengan Warga Cibetus, Bupati Serang Minta Semua Pihak Menghormati Proses Hukum

Jumat, 4 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah bersama jajaran kepala OPD saat melakukan audiensi bersama warga Kampung Cibetus, Desa Curuggoong, Kecamatan Padarincang l Dok. Istimewa

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah bersama jajaran kepala OPD saat melakukan audiensi bersama warga Kampung Cibetus, Desa Curuggoong, Kecamatan Padarincang l Dok. Istimewa

BantenBlitz.com – Dalam upaya menunjukkan perhatian nyata terhadap warga Kampung Cibetus, Desa Curuggoong, Kecamatan Padarincang, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menghadiri langsung audiensi di Pendopo Bupati.

Dalam audiensi tersebut, masyarakat menyampaikan aspirasi terkait kasus pembakaran kandang ayam milik PT Sinar Ternak Sejahtera (STS) yang menimbulkan keresahan luas di kalangan warga.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menegaskan bahwa masalah yang dihadapi warga Cibetus akan menjadi perhatian serius dari Pemkab Serang karena menyangkut hak hidup masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa terkait kasus hukum yang menjerat warga, pihaknya menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan meminta semua pihak untuk menghormatinya.

“Kami prihatin dengan apa yang menimpa warga Kampung Cibetus. Kami meminta agar warga sabar sebab setiap kejadian ada hikmahnya,” ujarnya Kamis sore, 3 Juli 2025.

Ia berjanji akan mengunjungi langsung ke lokasi untuk melihat kondisi riil warga dan memastikan kebutuhan mereka terpenuhi.

Selain itu, Zakiyah berjanji akan memberikan bantuan sembako kepada keluarga warga yang sedang menjalani proses hukum sebagai bentuk dukungan moral dan sosial.

Dalam audiensi tersebut, warga secara terbuka mengungkapkan kekhawatiran mereka terkait dampak aktivitas PT STS yang menyebabkan polusi, iritasi, dan berbagai gangguan kesehatan lainnya.

Sejumlah warga, termasuk Ita dan Rijal, menyampaikan bahwa mereka mengharapkan solusi yang adil dan perlindungan dari pemerintah agar ketakutan mereka tidak berlarut-larut.

Mereka juga menuntut agar PT STS menghentikan operasinya dan segera menyelesaikan permasalahan secara damai.

Puncak kekesalan warga terjadi pada akhir November 2024, ketika mereka melakukan unjuk rasa besar yang berujung pada pembakaran kandang ayam milik PT STS. Dalam insiden itu, belasan warga ditangkap, termasuk lima anak-anak dan 12 orang dewasa. Pengadilan kemudian menjatuhkan vonis kepada para tersangka, dengan anak-anak mendapatkan hukuman percobaan selama 6 bulan, dan sebagian warga dewasa divonis satu tahun penjara.

Menanggapi hal tersebut, Zakiyah menegaskan bahwa pemerintah akan memfasilitasi proses penyelesaian kasus ini dan mengupayakan agar warga dapat hidup tenang dan damai kembali.

Ia juga mengingatkan agar warga menghormati proses hukum yang sedang berlangsung sebagai bagian dari negara hukum.

“Kami akan mengunjungi langsung ke Cibetus dan memberikan perhatian khusus kepada warga yang keluarganya terdampak. Kami juga akan membantu mereka secara sosial dan ekonomi,” katanya.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Syamsudin menginformasikan bahwa aktivitas PT STS telah dihentikan sementara dan pihaknya terus memantau perkembangan kasus tersebut.  (Red/Dwi)

Berita Terkait

Mahasiswa KKM Untirta Edukasi Warga Solear Kabupaten Tangerang Kelola Sampah
Peningkatan Transformasi Digital Pendidikan, Adde Rosi Buka Sosialisasi SIBI di Lebak
Disparbud Pandeglang Sabet Penghargaan dan Pengakuan Intelektual dari Kemenkumham
Perayaan HUT Ke-48 Tradisi Ruwat Laut di Carita Diwarnai Pendangkalan Dermaga
DPRD Banten dan Pemkot Tangsel Bahas Isu Pendidikan hingga Pengendalian Banjir
Pemkot Tangsel Gelar Sertifikasi K3 untuk Aparatur Kelurahan dan Kecamatan
Benyamin Sebut Kolaborasi dan Kesadaran Masyarakat Jadi Kunci Tangsel Capai Nol Kematian DBD
Peringati Tahun Baru Islam, BenyaminTekankan Pentingnya Kualitas Sumber Daya Manusia

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:18

Mahasiswa KKM Untirta Edukasi Warga Solear Kabupaten Tangerang Kelola Sampah

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:03

Peningkatan Transformasi Digital Pendidikan, Adde Rosi Buka Sosialisasi SIBI di Lebak

Senin, 29 Juni 2026 - 06:49

Perayaan HUT Ke-48 Tradisi Ruwat Laut di Carita Diwarnai Pendangkalan Dermaga

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:55

DPRD Banten dan Pemkot Tangsel Bahas Isu Pendidikan hingga Pengendalian Banjir

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:40

Pemkot Tangsel Gelar Sertifikasi K3 untuk Aparatur Kelurahan dan Kecamatan

Berita Terbaru