Anak Putus Sekolah di Pandeglang, Dapat Perhatian Khusus Bupati

Selasa, 15 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pandeglang, Dewi Setyani saat mengunjungi kampung Cicadas pada Selasa, 15 Juli 2025 sore. | Doc.Difeni - BBC

Bupati Pandeglang, Dewi Setyani saat mengunjungi kampung Cicadas pada Selasa, 15 Juli 2025 sore. | Doc.Difeni - BBC

BantenBlitz.com – Kasus anak putus sekolah di wilayah Cicadas RT 8, Kecamatan Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, langsung mendapatkan tindakan cepat dari Bupati Pandeglang, Dewi Setyani.

Bupati melakukan kunjungan langsung dengan didampingi oleh dinas Pendidikan, camat Pandeglang, lurah Pandeglang dan kepala sekolah SMPN 4 Pandeglang untuk menemui keluarga dan menyaksikan secara langsung kondisi dua anak yang terpaksa tidak melanjutkan pendidikan.

Melihat kondisi yang memprihatinkan ini, Bupati Pandeglang Dewi Setyani didampingi Kepala Sekolah SMPN 4 Pandeglang dan MTs Al-Ikhlas segera mengambil tindakan.

Kedua kepala sekolah tersebut turut berperan aktif dalam memberikan kesempatan bagi kedua anak tersebut untuk kembali bersekolah.

“Kita Carikan solusinya dan alhamdulillah masih ada tempat di SMP 4 Pandeglang. Alhamdulillah insya allah besok juga siap menerima murid tersebut dan permasalahannya mungkin tidak mempunyai untuk peralatan peralatan sekolah. Insya Allah hari ini dari mulai Dinas Pendidikan, korwil PGRI dan juga kepala sekolah akan menyiapkan.” Ucap Bupati Pandeglang pada wartawan pada Selasa, 15 Juli 2025 sore.

Bupati Pandeglang langsung menyalurkan berbagai bantuan berupa seragam, sepatu, tas, dan alat tulis sekolah. Tak hanya itu, solusi jangka panjang juga diberikan dengan menyediakan lapak untuk orangtua di kantin sekolah, agar dapat mendukung kehidupan sehari-hari keluarga tersebut.

Langkah cepat dan perhatian serius pemerintah daerah membawa harapan baru bagi masa depan anak-anak di Pandeglang, khususnya mereka yang terancam putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi.

“Alhamdulillah setelah ngobrol Banyak, dan mengetahui kesulitan yang di hadapi, kami meminta kepada kepala sekolah SMP 4 Pandeglang untuk mempermudah proses penerimaan 2 anak tersebut” tutupnya. (Red/Difeni)

Berita Terkait

Pemkot Tangsel Luncurkan Tangsel One dan Helita, Layanan Publik Kini Berbasis AI
Usai Ikrar Setia NKRI, 19 Eks Napi Terorisme di Pandeglang Ikuti Pelatihan Teknisi AC
Serang Mengaji Catat Lonjakan Signifikan, Distribusi Al-Qur’an Tanpa Dana APBD
1.300 Peserta Hadiri Halalbihalal Jaringan Komunikasi Sosial Jakarta
Hadiri Harlah ke-80 Muslimat NU, Khofifah Paparkan Program Penguatan Ekonomi Kader
Harlah ke-80 Muslimat NU Banten Meriah, Tokoh Nasional dan Ribuan Kader Hadir
Wabup Serang Ancam Tutup SPPG Tak Bersertifikat, Target 100 Persen pada 2026
BGN Skors 20 SPPG di Banten, Mayoritas Berada di Pandeglang dan Lebak

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 16:00

Pemkot Tangsel Luncurkan Tangsel One dan Helita, Layanan Publik Kini Berbasis AI

Kamis, 30 April 2026 - 15:29

Usai Ikrar Setia NKRI, 19 Eks Napi Terorisme di Pandeglang Ikuti Pelatihan Teknisi AC

Rabu, 29 April 2026 - 16:26

Serang Mengaji Catat Lonjakan Signifikan, Distribusi Al-Qur’an Tanpa Dana APBD

Sabtu, 25 April 2026 - 16:28

Hadiri Harlah ke-80 Muslimat NU, Khofifah Paparkan Program Penguatan Ekonomi Kader

Sabtu, 25 April 2026 - 16:16

Harlah ke-80 Muslimat NU Banten Meriah, Tokoh Nasional dan Ribuan Kader Hadir

Berita Terbaru