PBI Dorong Kebaya Jadi Identitas Perempuan Banten

Senin, 28 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

| Dok. Dede

| Dok. Dede

BantenBlitz.com– Dalam peringatan Hari Kebaya Nasional, Perempuan Berkebaya Indonesia (PBI) Provinsi Banten menggelar acara budaya di Pendopo Lama, Kota Serang.

Ketua PBI Banten, Ina Suhud mengungkapkan pentingnya mengembalikan kebaya sebagai bagian dari keseharian, bukan hanya dikenakan saat acara adat atau seremoni.

“Kebaya mencerminkan keanggunan, kekuatan, dan kecerdasan perempuan. Ia adalah simbol nilai-nilai luhur yang diwariskan lintas generasi,” ujar Ina dalam keterangan tertulis yang diterima BantenBlitz.com pada Senin, 28 Juli 2025.

Banten sendiri memiliki sejarah panjang dalam tradisi berpakaian. Kebaya Panjang khas Banten, sering disebut juga kebaya Betawi-Banten, merupakan bagian dari identitas perempuan pesisir, khususnya di wilayah Serang dan sekitarnya.

Modelnya panjang, sederhana, dan cenderung tertutup, mencerminkan nilai kesopanan dan religiusitas yang kuat di masyarakat Banten.

“Sayangnya, kebaya Banten kini mulai jarang terlihat, kecuali dalam peringatan budaya atau upacara adat. Kami ingin menghidupkannya kembali, terutama di kalangan generasi muda,” bebee Ina.

Dalam acara yang diisi dengan tarian nusantara oleh anak-anak dan ibu-ibu pengurus PBI Banten, seluruh peserta mengenakan berbagai ragam kebaya, termasuk kebaya Banten. Mereka ingin menunjukkan bahwa kebaya bisa tampil modern tanpa kehilangan makna budayanya.

Meski baru berdiri sembilan bulan, PBI Banten telah aktif memperkenalkan kembali kebaya ke ruang-ruang publik, termasuk melalui media sosial.

“Kami ingin kebaya hadir di sekolah, kantor, pasar, dan ruang keluarga. Tidak perlu menunggu acara resmi untuk mengenakannya,” jelas Ina.

PBI Banten percaya, perjuangan budaya tidak harus dimulai dari panggung besar.

“Justru dari langkah-langkah kecil dan sederhana—seperti mengenakan kebaya ke tempat kerja atau mengunggah foto kebaya ke media sosial akan lahir kesadaran kolektif untuk mencintai identitas diri dan budayanya,” pungkas Ina.

Gerakan ini juga sejalan dengan upaya Indonesia mendaftarkan kebaya sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia ke UNESCO, bersama negara-negara seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand.

Di Indonesia sendiri, kebaya memiliki banyak varian lokal dari kebaya encim, kebaya kutu baru, kebaya Bali, hingga kebaya Panjang khas Banten masing-masing dengan filosofi dan karakteristik kulturalnya.

“Di Banten, kebaya bukan hanya soal estetika, tapi juga bagian dari konstruksi sosial perempuan. Ia merepresentasikan cara perempuan membawa martabat, spiritualitas, dan relasi dengan komunitasnya,” kata Tinawati, tokoh perempuan Banten sekaligus istri Gubernur Banten yang turut mendukung kegiatan ini. (Red/Dede)

Berita Terkait

Mahasiswa KKM Untirta Edukasi Warga Solear Kabupaten Tangerang Kelola Sampah
Peningkatan Transformasi Digital Pendidikan, Adde Rosi Buka Sosialisasi SIBI di Lebak
Disparbud Pandeglang Sabet Penghargaan dan Pengakuan Intelektual dari Kemenkumham
Perayaan HUT Ke-48 Tradisi Ruwat Laut di Carita Diwarnai Pendangkalan Dermaga
DPRD Banten dan Pemkot Tangsel Bahas Isu Pendidikan hingga Pengendalian Banjir
Pemkot Tangsel Gelar Sertifikasi K3 untuk Aparatur Kelurahan dan Kecamatan
Benyamin Sebut Kolaborasi dan Kesadaran Masyarakat Jadi Kunci Tangsel Capai Nol Kematian DBD
Peringati Tahun Baru Islam, BenyaminTekankan Pentingnya Kualitas Sumber Daya Manusia

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:18

Mahasiswa KKM Untirta Edukasi Warga Solear Kabupaten Tangerang Kelola Sampah

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:03

Peningkatan Transformasi Digital Pendidikan, Adde Rosi Buka Sosialisasi SIBI di Lebak

Senin, 29 Juni 2026 - 06:49

Perayaan HUT Ke-48 Tradisi Ruwat Laut di Carita Diwarnai Pendangkalan Dermaga

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:55

DPRD Banten dan Pemkot Tangsel Bahas Isu Pendidikan hingga Pengendalian Banjir

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:40

Pemkot Tangsel Gelar Sertifikasi K3 untuk Aparatur Kelurahan dan Kecamatan

Berita Terbaru