30 Tahun Terabaikan, Jalan Menuju Gunung Karang Makin Memprihatinkan

Kamis, 2 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

| Dok. Guntur-BBC

| Dok. Guntur-BBC

BantenBlitz.com – Kondisi jalan menuju Gunung Karang tepatnya di Kampung Cicadas arah Kampung Sarkawana kian memprihatinkan. Jalan utama dengan kontur menanjak dan padat lalu lintas itu sudah puluhan tahun tak tersentuh pembangunan, hingga kini berlubang, berbatu, bahkan licin saat hujan, sehingga membahayakan pengendara yang melintas.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun, jalan tersebut belum mendapatkan sentuhan pembangunan sejak 30 tahun yang lalu, padahal jalan tersebut hanya berjarak sekitar dua kilometer dari pusat pemerintahan Kabupaten Pandeglang.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Pandeglang, Iing Andri Supriadi mengungkapkan bahwa pembangunan infrastruktur menjadi PR yang berat dalam kepemimpinannya, karena kondisi fiskal daerah yang sangat rendah.

“Baik jalan rusak bukan hanya terjadi di kampung Cicadas, tapi di setiap kecamatan ada jalan rusak, dan memang kondisi fiskal berkali-kali saya katakan masih rendah,” Ungkapnya kepada bantenblitz.Com pada Rabu, 2 Oktober 2025.

Dia pun menjelaskan bahwa Pemkab Pandeglang terus membuka komunikasi dan berkoordinasi baik dengan Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Pusat, dan melalui program Pemprov Banten yakni program Bang Andra ada pembangunan infrastruktur jalan.

“Melalui Pak Andra dan Pak Dimyati, Pemprov ada program Bang Andra dan InsyaAllah akan dilakukan pembangunan di daerah kecamatan Cadasari dan Kelurahan Kadomas di akhir tahun nanti,” Jelasnya.

Disinggung cara memprioritaskan jalan Cicadas, Iing menjelaskan bahwasanya semua jalan rusak di Kabupaten Pandeglang merupakan Prioritas pembangunan, namun terbentur dengan kendala fiskal yang sangat rendah.

Lebih lanjut, Iing menyampaikan permohonan maafnya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pandeglang, karena belum bisa merealisasikan pembangunan infrastruktur karena terkendala fiskal, namun tetap berkomitmen akan segera melakukan pembangunan jika kondisi fiskal daerah telah membaik.

“Sekali lagi saya sampaikan Mohon maaf belim bisa merealisasikan apa yang menjadi keinginan masyarakat dan meminta masyarakat tetap bersabar dan kami akan segera melakukan perbaikan jika kondisi fisikal sudah pulih,” Jelasnya.

“Karena saat ini Pandeglang hanya bisa mengharap pada suntikan dana dari pusat” Sambungnya. (Red/Guntur)

Berita Terkait

Peningkatan Transformasi Digital Pendidikan, Adde Rosi Buka Sosialisasi SIBI di Lebak
Disparbud Pandeglang Sabet Penghargaan dan Pengakuan Intelektual dari Kemenkumham
Perayaan HUT Ke-48 Tradisi Ruwat Laut di Carita Diwarnai Pendangkalan Dermaga
DPRD Banten dan Pemkot Tangsel Bahas Isu Pendidikan hingga Pengendalian Banjir
Pemkot Tangsel Gelar Sertifikasi K3 untuk Aparatur Kelurahan dan Kecamatan
Benyamin Sebut Kolaborasi dan Kesadaran Masyarakat Jadi Kunci Tangsel Capai Nol Kematian DBD
Peringati Tahun Baru Islam, BenyaminTekankan Pentingnya Kualitas Sumber Daya Manusia
DPRD Kabupaten Serang Tetapkan Perda Ekonomi Kreatif dan Pembangunan Permukiman

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:03

Peningkatan Transformasi Digital Pendidikan, Adde Rosi Buka Sosialisasi SIBI di Lebak

Senin, 29 Juni 2026 - 09:21

Disparbud Pandeglang Sabet Penghargaan dan Pengakuan Intelektual dari Kemenkumham

Senin, 29 Juni 2026 - 06:49

Perayaan HUT Ke-48 Tradisi Ruwat Laut di Carita Diwarnai Pendangkalan Dermaga

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:55

DPRD Banten dan Pemkot Tangsel Bahas Isu Pendidikan hingga Pengendalian Banjir

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:40

Pemkot Tangsel Gelar Sertifikasi K3 untuk Aparatur Kelurahan dan Kecamatan

Berita Terbaru