Rotasi Eselon II di Pemkab Serang, Bupati Tekankan Pentingnya Birokrasi yang Gesit dan Adaptif

Kamis, 16 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah dan Wakil Bupati Najib Hamas berfoto bersama pimpinan dewan, pejabat eselon ll, dan Forkopimda usai pelantikan l Dok. Dwi MY-BNC

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah dan Wakil Bupati Najib Hamas berfoto bersama pimpinan dewan, pejabat eselon ll, dan Forkopimda usai pelantikan l Dok. Dwi MY-BNC

BantenBlitz.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang kembali melakukan rotasi dan mutasi pejabat eselon II sebagai upaya penyegaran birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menegaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan memperkuat kinerja aparatur dan menjawab tantangan pelayanan masyarakat yang semakin kompleks.

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pejabat dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) dan juga Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Serang.

“Mutasi rotasi birokrasi merupakan bagian dinamika organisasi dalam rangka peningkatan pelayanan. Pelantikan bukan semata penempatan figur, tapi upaya penyegaran organisasi,” katanya di aula Pendopo Serang, Kamis, 16 Oktober 2025.

Zakiyah menambahkan bahwa layanan birokrasi harus gesit dan adaptif, tidak cukup sekadar hadir tetapi harus mampu memberikan pelayanan nyata kepada masyarakat.

“Tantangan ke depan tidak mudah, dunia birokrasi dituntut gesit dan adaptif. Saudara harus jadi pemimpin perubahan dan bekerja dengan hati,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan disiplin di lingkungan kerja.

“Teladan disiplin, dan menjaga marwah birokrasi yang bersih, jaga integritas, pastikan di seluruh perangkat daerah tidak ada jual beli jabatan,” tegasnya.

Selain itu, Zakiyah mengingatkan agar pejabat eselon II tidak memamerkan gaya hidup yang mewah karena dapat menimbulkan sentimen negatif di tengah masyarakat.

“Hindari memamerkan gaya hidup yang menimbulkan sentimen negatif,” katanya.

Ia juga menginstruksikan agar pejabat yang baru dilantik segera melakukan koordinasi dan kolaborasi dengan Sekretaris Daerah untuk mempercepat capaian kinerja sesuai visi-misi.

Berikut ini daftar pejabat eselon II yang mengalami rotasi dan mutasi beragam, mulai dari kepala badan hingga kepala dinas, termasuk di antaranya Rachmat Maulana yang sebelumnya Kepala Bapperida menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan Ekonomi dan Pembangunan, serta Ajat Sudrajat yang sebelumnya Kepala Satpol-PP menjadi Kepala BPBD. Sebagian pejabat lain juga mendapatkan posisi strategis seperti Inspektur Kabupaten Serang, Kepala Dinas Perikanan, dan Kepala Dinas Sosial.

Namun, masih terdapat enam posisi OPD yang kosong, meliputi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), dan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida). (Red/Dwi)

Berita Terkait

Ahmad Yamin Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Kabupaten Serang Melalui Mekanisme PAW
20 Kandidat Calon Pimpinan Baznas Kabupaten Serang Jalani Tes Wawancara Mendalam
Proyek Cikapek Telan Rp12,1 Miliar, Wisata Lama di Lebak Malah Terbengkalai
Tegas! Wali Kota Serang Minta Bukti Riil Dampak Makan Bergizi Gratis bagi Balita
Kecamatan Kasemen Jadi Wilayah dengan Kasus Stunting Terbanyak di Kota Serang
Walikota Serang Budi Rustandi Ajak PDIP Bersinergi Kawal Pembangunan Daerah
Wali Kota Serang Apresiasi Dukungan Buruh Genjot Investasi Padat Karya
Target Efisiensi 2027, Pemkot Serang Berupaya Turunkan Belanja Pegawai dari 40 ke 30 Persen

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 10:33

Ahmad Yamin Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Kabupaten Serang Melalui Mekanisme PAW

Rabu, 15 April 2026 - 10:18

20 Kandidat Calon Pimpinan Baznas Kabupaten Serang Jalani Tes Wawancara Mendalam

Rabu, 15 April 2026 - 10:07

Proyek Cikapek Telan Rp12,1 Miliar, Wisata Lama di Lebak Malah Terbengkalai

Selasa, 14 April 2026 - 14:28

Tegas! Wali Kota Serang Minta Bukti Riil Dampak Makan Bergizi Gratis bagi Balita

Selasa, 14 April 2026 - 09:37

Kecamatan Kasemen Jadi Wilayah dengan Kasus Stunting Terbanyak di Kota Serang

Berita Terbaru