Taufik Arahman Serap Aspirasi Warga soal Sekolah Gratis dan Layanan Kesehatan

Sabtu, 1 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

| Dok. Istimewa

| Dok. Istimewa

BantenBlitz.com – Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Banten, Taufik Arahman, menyerap berbagai aspirasi warga mulai dari persoalan program sekolah gratis hingga layanan kesehatan  di Banten.

Aspirasi masyarakat tersebut diterima Taufik, saat melaksanakan kegiatan reses masa persidangan ke I tahun sidang 2025-2026, yang dilaksanakan sejak 22 hingga 31 Oktober 2025, di Daerah Pemilihannya di Daerah Dapil Tangerang B.

Menurut Taufik, reses sebagai bagian dari tugas seluruh anggota dewan, dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihan masing-masing.

Selama delapan hari melakukan reses, tambah Taufik, banyak spirasi dari masyarakat yang harus diperjuangkan agar segera ditindaklanjuti Pemprov Banten.

“Banyak aspirasi yang warga sampaikan, ada yang minta jalan lingkungannya di bangun, ada juga yang menyampaikan susah mencari pekerjaan dan lain sebagainya, semuanya sudah kami catat,” kata Taufik dalam rilis yang diterima BantenBlitz.com, Sabtu, 1 November 2025.

Dari banyaknya aspirasi warga, yang mencuri perhatian Taufik tentu saja Terkait dengan program Pendidikan Sekolah Gratis, dan juga pelayanan kesehatan.

Pendidikan sekolah gratis misalnya, ternyata warga mengeluhkan program tersebut, itu lantaran penerimaan siswa di sekolah swasta yang bekerjasama dengan Pemprov Banten terbatas.

“Urusan sekolah gratis masih banyak sekolah swasta yang belum bermitra dengan Pemprov Banten. Sementara yang bermitra pun kuotanya di batasi,” bebernya.

Sedangkan untuk pelayanan kesehatan, banyak masyarakat yang mengeluhkan rumah sakit yang dianggap kurang profesional, dalam melayani peserta PBI atau warga kurang mampu yang ditanggung pemerintah.

“Yang paling bikin saya merasa kecewa tuh terkait dengan pelayanan kesehatan, terutama masyarakat yang kurang mampu tidak mendapatkan pelayanan yang semestinya. Padahal semua warga punya hak yang sama,” tuturnya.

Maka dari itu, Taufik berharap Pemprov Banten melalui dinas Kesehatan, memberikan teguran kepada Rumah Sakit yang pelayanan kesehatannya melakukan dugaan diskriminasi. Sebab bila ini dibiarkan, program Pemprov Banten yang lain yang menjadi unggulan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten justru tidak didukung masyarakat padahal sangat baik.

“Harus ditegur itu, jangan sampai nanti di bilang untuk sehat itu kalau ada uang ada solusi, kalau tidak ada uang tidak ada solusi, sedangkan kesehatan masyarakat adalah tanggungjawab pemerintah juga,” pungkasnya. (Red/Dede)

Berita Terkait

Peningkatan Transformasi Digital Pendidikan, Adde Rosi Buka Sosialisasi SIBI di Lebak
Disparbud Pandeglang Sabet Penghargaan dan Pengakuan Intelektual dari Kemenkumham
Perayaan HUT Ke-48 Tradisi Ruwat Laut di Carita Diwarnai Pendangkalan Dermaga
DPRD Banten dan Pemkot Tangsel Bahas Isu Pendidikan hingga Pengendalian Banjir
Pemkot Tangsel Gelar Sertifikasi K3 untuk Aparatur Kelurahan dan Kecamatan
Benyamin Sebut Kolaborasi dan Kesadaran Masyarakat Jadi Kunci Tangsel Capai Nol Kematian DBD
Peringati Tahun Baru Islam, BenyaminTekankan Pentingnya Kualitas Sumber Daya Manusia
DPRD Kabupaten Serang Tetapkan Perda Ekonomi Kreatif dan Pembangunan Permukiman

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:03

Peningkatan Transformasi Digital Pendidikan, Adde Rosi Buka Sosialisasi SIBI di Lebak

Senin, 29 Juni 2026 - 09:21

Disparbud Pandeglang Sabet Penghargaan dan Pengakuan Intelektual dari Kemenkumham

Senin, 29 Juni 2026 - 06:49

Perayaan HUT Ke-48 Tradisi Ruwat Laut di Carita Diwarnai Pendangkalan Dermaga

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:55

DPRD Banten dan Pemkot Tangsel Bahas Isu Pendidikan hingga Pengendalian Banjir

Jumat, 26 Juni 2026 - 12:05

Benyamin Sebut Kolaborasi dan Kesadaran Masyarakat Jadi Kunci Tangsel Capai Nol Kematian DBD

Berita Terbaru