Bantenblitz.com – Upaya intensif Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani dalam melobi Pemerintah Pusat akhirnya membuahkan hasil. Program percepatan pengentasan kemiskinan dari Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP.Taskin) RI dipastikan segera dijalankan di Kabupaten Pandeglang, setelah pemerintah pusat mengakomodasi kebutuhan daerah untuk menekan angka kemiskinan, termasuk kemiskinan ekstrem.
“Alhamdulillah, program BP.Taskin RI untuk mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Pandeglang akan segera diakomodasi,” ujar Dewi usai menghadiri Rakor Percepatan Pengentasan Kemiskinan bersama BP.Taskin di Grand Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin, 24 November 2025.
Menurutnya, sinergi antara Pemerintah Pusat, Provinsi, dan Kabupaten sangat penting untuk memastikan program pengentasan kemiskinan berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Pandeglang berkomitmen melakukan kolaborasi dengan pemerintah pusat serta seluruh pemangku kepentingan dalam percepatan penanggulangan kemiskinan. “Akselerasi program ini harus dilakukan secara terintegrasi mulai dari validasi data hingga penguatan kapasitas ekonomi masyarakat,” tegasnya.
Dewi berharap program BP.Taskin di Pandeglang dapat merumuskan strategi percepatan penurunan angka kemiskinan, khususnya kemiskinan ekstrem, sesuai target nasional pada 2026.
Deputi Bidang Percepatan Fasilitasi dan Perlindungan Kesejahteraan BP.Taskin RI, Zaidirina, menjelaskan bahwa BP.Taskin adalah badan setingkat kementerian yang bertugas menyusun rencana induk pengentasan kemiskinan yang dijalankan hampir seluruh kementerian.
BP.Taskin memiliki program “Silaskin” (Sinergi Percepatan Pengentasan Kemiskinan) khususnya untuk sektor pertanian, seperti sentral peternakan. “Konsep bantuan dari BP.Taskin harus membentuk pemberdayaan berkelanjutan, bukan sekadar bantuan sekali pakai,” jelasnya.
“Dalam percepatan pengentasan kemiskinan ini, kami sudah membantu sepuluh kabupaten di Indonesia. Insya Allah, awal Desember mendatang, program BP.Taskin akan diluncurkan di Kabupaten Pandeglang,” pungkasnya. (Red/Difeni)












