Dinkes Kota Serang Pastikan Penanganan DBD Dilakukan Secara Komprehensif

Jumat, 9 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang, Teja Ratri, saat diwawancarai wartawan I Dok. Roy-BNC

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang, Teja Ratri, saat diwawancarai wartawan I Dok. Roy-BNC

Bantenblitz.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang memastikan penanganan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) dilakukan secara komprehensif, tidak hanya berfokus pada perawatan pasien, tetapi juga menyasar pengelolaan lingkungan serta peran aktif keluarga. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Dinkes Kota Serang, Teja Ratri, saat menjelaskan langkah penanganan DBD kepada awak media, Jumat, 9 Januari 2026.

Ia mengatakan penanganan terhadap pasien DBD disesuaikan dengan tingkat keparahan penyakit yang dialami.

Pada tahap awal, pasien diutamakan untuk mendapatkan istirahat yang cukup serta pemenuhan dan pemantauan kebutuhan cairan guna mencegah dehidrasi.

‎Selain itu, pasien juga dianjurkan mengonsumsi makanan bergizi serta dilakukan pemantauan tanda-tanda bahaya, seperti perdarahan dan penurunan kesadaran.

“Pemantauan trombosit sampai pemberian infus, pemantauan intensif dan hal-hal lain yang diperlukan sesuai kondisi pasien,” jelas Teja.

Selain penanganan pasien, pihaknya mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah pencegahan dan pengendalian penyebaran DBD.

Jika ditemukan kasus DBD positif, maka terlebih dahulu melakukan Penyelidikan Epidemiologis (PE) untuk memastikan keberadaan jentik nyamuk di lokasi kejadian.

‎“Hal ini untuk memastikan apakah ada perindukan di tempat kejadian tersebut atau tidak. Bila ABJ (Angka Bebas Jentik) kurang dari 95 persen tidak dilakukan fogging,” ucap Teja.

‎“PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) merupakan suatu hal yang harus dilakukan oleh masyarakat secara bersama-sama untuk mencegah terjadinya kasus DBD,” pungkasnya.

‎Dengan sinergi antara penanganan medis dan partisipasi aktif masyarakat, Dinkes Kota Serang berharap angka kasus DBD dapat ditekan dan tidak meluas. (Red/ Roy)

Berita Terkait

Peningkatan Transformasi Digital Pendidikan, Adde Rosi Buka Sosialisasi SIBI di Lebak
Disparbud Pandeglang Sabet Penghargaan dan Pengakuan Intelektual dari Kemenkumham
Perayaan HUT Ke-48 Tradisi Ruwat Laut di Carita Diwarnai Pendangkalan Dermaga
DPRD Banten dan Pemkot Tangsel Bahas Isu Pendidikan hingga Pengendalian Banjir
Pemkot Tangsel Gelar Sertifikasi K3 untuk Aparatur Kelurahan dan Kecamatan
Benyamin Sebut Kolaborasi dan Kesadaran Masyarakat Jadi Kunci Tangsel Capai Nol Kematian DBD
Peringati Tahun Baru Islam, BenyaminTekankan Pentingnya Kualitas Sumber Daya Manusia
DPRD Kabupaten Serang Tetapkan Perda Ekonomi Kreatif dan Pembangunan Permukiman

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:03

Peningkatan Transformasi Digital Pendidikan, Adde Rosi Buka Sosialisasi SIBI di Lebak

Senin, 29 Juni 2026 - 09:21

Disparbud Pandeglang Sabet Penghargaan dan Pengakuan Intelektual dari Kemenkumham

Senin, 29 Juni 2026 - 06:49

Perayaan HUT Ke-48 Tradisi Ruwat Laut di Carita Diwarnai Pendangkalan Dermaga

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:55

DPRD Banten dan Pemkot Tangsel Bahas Isu Pendidikan hingga Pengendalian Banjir

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:40

Pemkot Tangsel Gelar Sertifikasi K3 untuk Aparatur Kelurahan dan Kecamatan

Berita Terbaru