Polsek Tigaraksa dan BPBD Evakuasi Puluhan Santri Terdampak Banjir

Senin, 26 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Evakuasi puluhan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Fattah yang terdampak banjir di Kampung Seglok, Desa Pasir Bolang, Kecamatan Tigaraksa l Dok. Istimewa

Evakuasi puluhan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Fattah yang terdampak banjir di Kampung Seglok, Desa Pasir Bolang, Kecamatan Tigaraksa l Dok. Istimewa

Bantenblitz.com – Polsek Tigaraksa bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mengevakuasi puluhan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Fattah yang terdampak banjir di Kampung Seglok, Desa Pasir Bolang, Kecamatan Tigaraksa.

Evakuasi tersebut dilakukan pada Sabtu, 24 Januari 2026, sekitar pukul 12.30 WIB, setelah banjir membuat akses keluar-masuk pondok pesantren terendam, mengganggu aktivitas santri dan berpotensi membahayakan keselamatan mereka.

Dalam proses evakuasi yang dilakukan menggunakan dua unit perahu kano, sebanyak 80 santri dipindahkan ke lokasi yang lebih aman. Evakuasi ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Tigaraksa, AKP I Made Artana, bersama Camat Tigaraksa, Cucu Abdurrosyied.

Dukungan dari personel BPBD Kabupaten Tangerang, PMI, FAJI, dan Karang Taruna turut memperlancar proses evakuasi, meskipun genangan air di sekitar lokasi cukup tinggi. Berkat koordinasi yang baik dan kesiapan semua pihak, evakuasi berlangsung lancar dan aman.

“Evakuasi dilakukan sebagai bentuk respons cepat aparat bersama pemerintah daerah dalam melindungi masyarakat yang terdampak bencana,” ujar Made.

Ia menambahkan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama dan proses pengungsian dilakukan ke tempat yang lebih aman. Hal ini sesuai arahan dari Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah.

Made juga menyampaikan bahwa Polsek Tigaraksa terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan, mengingat curah hujan di wilayah tersebut masih cukup tinggi.

Ia menegaskan bahwa pihaknya akan tetap memantau situasi dan mengambil langkah-langkah preventif guna menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat.

Selain itu, Made mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan banjir, agar tetap waspada dan segera melapor kepada aparat apabila terjadi kondisi darurat yang membutuhkan penanganan cepat. Upaya tersebut diharapkan dapat mempercepat penanganan dan mengurangi risiko kerugian yang lebih besar. (Red/Munjul)

Berita Terkait

Cikande dan Kramatwatu Kembali Dominasi O2SN-FLS3N Kabupaten Serang 2026
Wujudkan Tri Dharma, Dosen FH Unpam Serang Gelar PKM di MA Darul Irfan
Warna-warni Budaya di Fashion Show Halal Bihalal KAHFI BBC Motivator School
Siswa SD Tangerang Harumkan Indonesia, Sabet Medali Perak Science Olympiad di Singapura
Wisata Edukatif Jadi Penutup AMT, Anak Yatim Diajak Kenal Sejarah dan Lingkungan
Halal Bihalal di SMPN 6, Wali Kota Serang Evaluasi Program Serang Mengaji
Lindungi Pendidik, Dindikbud Serang Mulai Pemetaan Satgas Guru
Refleksi Setahun Dewi–Iing, Mahasiswa PMII Desak Penetapan Darurat Pendidikan

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 15:19

Cikande dan Kramatwatu Kembali Dominasi O2SN-FLS3N Kabupaten Serang 2026

Senin, 20 April 2026 - 17:28

Wujudkan Tri Dharma, Dosen FH Unpam Serang Gelar PKM di MA Darul Irfan

Senin, 20 April 2026 - 17:01

Warna-warni Budaya di Fashion Show Halal Bihalal KAHFI BBC Motivator School

Selasa, 7 April 2026 - 10:34

Siswa SD Tangerang Harumkan Indonesia, Sabet Medali Perak Science Olympiad di Singapura

Senin, 30 Maret 2026 - 17:10

Wisata Edukatif Jadi Penutup AMT, Anak Yatim Diajak Kenal Sejarah dan Lingkungan

Berita Terbaru