Bantenblitz.com – Pemerintah Kota Serang mendorong peningkatan kemampuan bahasa asing di kalangan masyarakat sebagai langkah strategis untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia sekaligus membuka peluang ekonomi baru.
Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, menegaskan bahwa penguasaan bahasa asing kini tidak hanya penting bagi dunia pendidikan, tetapi juga menjadi modal utama dalam menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja.
Ia menambahkan, kemampuan bahasa asing akan berperan besar dalam mendukung perkembangan sektor pariwisata, industri kreatif, serta penyelenggaraan berbagai event yang tengah didorong pemerintah daerah.
“Penguasaan bahasa asing tidak hanya untuk pendidikan, tetapi juga bisa menciptakan peluang usaha baru. Dengan kemampuan bahasa, masyarakat bisa terlibat dalam sektor jasa, pariwisata, maupun kegiatan ekonomi kreatif lainnya,” ujar Agis, Jumat, 27 Februari 2026.
Agis menjelaskan, pihaknya saat ini tengah mengembangkan berbagai program peningkatan kapasitas masyarakat seperti Serang Cerdas dan Serang Preneur. Tujuannya, memperkuat kompetensi generasi muda agar lebih siap menghadapi tantangan global.
Selain itu, Pemkot juga mendorong terbentuknya komunitas bahasa asing sebagai bagian dari pembangunan ekosistem kolaboratif di masyarakat.
”Komunitas ini diharapkan menjadi ruang belajar sekaligus wadah praktik komunikasi bahasa asing secara langsung,” katanya.
Menurutnya, penguatan kemampuan bahasa asing juga sejalan dengan rencana Pemkot Serang menjadikan daerahnya sebagai kota event melalui penyelenggaraan festival musik, budaya, dan berbagai kegiatan kreatif lainnya.
Dengan semakin banyaknya event yang digelar, lanjut Agis, kebutuhan akan sumber daya manusia yang mampu berkomunikasi dengan wisatawan maupun pelaku usaha dari luar daerah bahkan luar negeri akan semakin meningkat.
“Kalau masyarakat kita semakin mahir berbahasa asing, wisatawan akan lebih mudah berkomunikasi saat berkunjung. Ini tentu berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat,” tuturnya.
Meski demikian, Agis menekankan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia harus diimbangi dengan kesiapan infrastruktur kota.
Ia menyoroti pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, penataan kawasan publik, serta memastikan pelayanan yang bebas dari pungutan liar agar memberikan rasa nyaman bagi pengunjung.
Untuk mendukung percepatan program tersebut, Pemkot Serang juga membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk event organizer (EO), komunitas kreatif, serta lembaga pendidikan bahasa untuk menyelenggarakan kegiatan berskala lokal maupun nasional.
”Pemkot Serang berkomitmen memberikan dukungan terhadap terbentuknya komunitas-komunitas yang berkontribusi dalam memajukan daerah, sekaligus memperkuat daya saing masyarakat di era globalisasi,” tandasnya. (Red/ Roy)












