Mensos Saifullah Yusuf: DTSEN Kunci Program Sosial Tepat Sasaran

Jumat, 13 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mensos Saifullah Yusuf saat memberikan sambutan dalam kegiatan bertajuk 'Kolaborasi Program Prioritas Presiden dalam rangka Pemutakhiran DTSEN dan Pembangunan SDM Menuju Kemandirian Ekonomi' yang berlangsung di Pondok Pesantren Bai Mahdi Sholeh Ma'mun, Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang l Dok. Dwi MY-BNC

Mensos Saifullah Yusuf saat memberikan sambutan dalam kegiatan bertajuk 'Kolaborasi Program Prioritas Presiden dalam rangka Pemutakhiran DTSEN dan Pembangunan SDM Menuju Kemandirian Ekonomi' yang berlangsung di Pondok Pesantren Bai Mahdi Sholeh Ma'mun, Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang l Dok. Dwi MY-BNC

Bantenblitz.com – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan bahwa Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi fondasi utama dalam merancang kebijakan dan strategi pengentasan kemiskinan di Indonesia.

Ia menekankan pentingnya kepemilikan dan pemanfaatan data tersebut oleh pemerintah daerah, termasuk di Kabupaten Serang, Provinsi Banten, agar program bantuan sosial dan pemberdayaan masyarakat dapat berjalan lebih tepat sasaran, efektif, dan berkelanjutan.

Pernyataan itu disampaikan dalam kegiatan bertajuk Kolaborasi Program Prioritas Presiden dalam rangka Pemutakhiran DTSEN dan Pembangunan SDM Menuju Kemandirian Ekonomi yang digelar di Pondok Pesantren Bai Mahdi Sholeh Ma’mun, Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Kamis sore, 12 Maret 2026.

“Kami mengajak seluruh pihak untuk bekerja bersama menggunakan satu data yang sama, serta berbagi peran dalam mendampingi keluarga-keluarga yang membutuhkan hingga bisa mandiri dan sejahtera,” ujar Gus Ipul.

Ia menegaskan, integrasi data ini penting agar tidak terjadi tumpang tindih dan ego sektoral antar lembaga. DTSEN merupakan hasil penggabungan dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek), dan Penyasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE), sebagaimana diatur dalam Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025.

Data ini menjadi rujukan utama bagi seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah dalam merancang program sosial yang akurat dan berkelanjutan. Gus Ipul menekankan, akurasi DTSEN sangat tergantung pada pemutakhiran data secara berkala. Ia mengingatkan bahwa dinamika sosial seperti kelahiran, kematian, dan perpindahan penduduk terus berubah, sehingga pemerintah daerah harus aktif memperbarui data tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Gus Ipul juga menegaskan, selain memvalidasi data, pemerintah daerah perlu memperkuat program pemberdayaan masyarakat. Hal ini penting agar angka kemiskinan dapat diturunkan secara signifikan dan berkelanjutan.

Ia menyebut, Presiden Prabowo Subianto telah menerbitkan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 tentang Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional. Sebelumnya, setiap kementerian dan instansi memiliki data sendiri-sendiri, sehingga muncul ego sektoral dan ketidakefisienan dalam pengambilan kebijakan.

Dengan adanya DTSEN, Gus Ipul menegaskan bahwa data yang digunakan adalah data nasional, bukan data dari kabupaten atau desa tertentu saja. “Bukan data Kabupaten Serang, bukan pula data desa-desa tapi data Indonesia (DTSEN),” katanya.

Ia menambahkan, arah pembangunan nasional di era pemerintahan Presiden Prabowo sangat menitikberatkan pada pemberdayaan masyarakat agar mereka tidak bergantung sepenuhnya pada bantuan sosial. “Bantuan sosial itu sementara, berdaya itu selamanya. Kita harus bangun kesadaran itu bersama-sama,” tegasnya. (Red/Dwi)

Berita Terkait

DPRD Banten dan Pemkot Tangsel Bahas Isu Pendidikan hingga Pengendalian Banjir
Pemkot Tangsel Gelar Sertifikasi K3 untuk Aparatur Kelurahan dan Kecamatan
Benyamin Sebut Kolaborasi dan Kesadaran Masyarakat Jadi Kunci Tangsel Capai Nol Kematian DBD
Peringati Tahun Baru Islam, BenyaminTekankan Pentingnya Kualitas Sumber Daya Manusia
DPRD Kabupaten Serang Tetapkan Perda Ekonomi Kreatif dan Pembangunan Permukiman
Pemkot Tangerang Canangkan Perbaikan 65 Rumah Warga Tidak Layak Huni di Batuceper
Pemkab Tangerang Optimalkan Peran agar Data Sensus Ekonomi 2026 Akurat
Pemkab Serang Bangun Desa Digital Lewat Aplikasi SIDEKA-NG

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:55

DPRD Banten dan Pemkot Tangsel Bahas Isu Pendidikan hingga Pengendalian Banjir

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:40

Pemkot Tangsel Gelar Sertifikasi K3 untuk Aparatur Kelurahan dan Kecamatan

Jumat, 26 Juni 2026 - 12:05

Benyamin Sebut Kolaborasi dan Kesadaran Masyarakat Jadi Kunci Tangsel Capai Nol Kematian DBD

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:48

Peringati Tahun Baru Islam, BenyaminTekankan Pentingnya Kualitas Sumber Daya Manusia

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:49

DPRD Kabupaten Serang Tetapkan Perda Ekonomi Kreatif dan Pembangunan Permukiman

Berita Terbaru

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah saat  menghadiri konferensi pers di Mapolresta Tangerang l Dok. Istimewa

Hukum dan Kriminal

Polresta Tangerang Ciduk Dua Tersangka Kasus Kekerasan Seksual Anak

Kamis, 25 Jun 2026 - 18:42