Pilar Saga Ichsan: Penertiban Bangunan Tak Berizin Jadi Kunci Atasi Banjir Tangsel

Selasa, 7 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Walikota Tangsel Pilar Saga Ichsan l Dok. Istimewa

Wakil Walikota Tangsel Pilar Saga Ichsan l Dok. Istimewa

Bantenblitz.com – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, merespons cepat rentetan bencana banjir dan longsor yang melanda wilayahnya akhir pekan lalu. Pilar menegaskan bahwa penertiban bangunan liar atau yang tak berizin menjadi langkah mutlak untuk membenahi sistem drainase dan menghentikan siklus banjir tahunan di Tangsel.

Menurutnya, aspek perizinan menjadi kunci dalam menjaga tata kota yang berkelanjutan sekaligus mempertahankan fungsi daerah resapan air yang vital bagi keberlangsungan lingkungan dan masyarakat. “Yang paling utama untuk menangani masalah banjir dan tata kota itu perizinannya dulu,” kata Pilar kepada wartawan di Balai Kota Tangsel pada Senin, 6 April 2026.

Pilar menambahkan, setiap pembangunan harus mengikuti aturan yang telah ditetapkan, termasuk ketentuan mengenai persentase luas bangunan sesuai rencana detail tata ruang (RDTR). Pelanggaran terhadap ketentuan ini, menurutnya, secara langsung berdampak pada peningkatan risiko banjir yang semakin parah.

Ia menegaskan, bangunan yang tidak memiliki izin atau tidak sesuai dengan ketentuan harus ditindak tegas. Ia bahkan telah meminta kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan untuk segera melakukan pembongkaran terhadap bangunan yang melanggar aturan tersebut. “Kalau masih ada yang nakal, bangun tidak melalui izin, Satpol PP harus melakukan pembongkaran. Wajib,” tegasnya.

Lebih lanjut, Pilar menekankan, tidak boleh ada toleransi terhadap pelanggaran izin, termasuk bangunan yang melebihi batas yang sudah ditetapkan. “Misalkan harusnya dibangunnya 55 persen, lalu dia bangun 70 persen. Itu sudah menyalahi, dan itu fatal,” ungkapnya. Hal ini dianggap sebagai pelanggaran serius yang harus segera ditertibkan demi menjaga keberlangsungan lingkungan dan mengurangi risiko banjir yang kerap melanda wilayah tersebut.

Selain penindakan dari pihak pemerintah, Pilar mengajak masyarakat untuk turut aktif dalam pengawasan dan pelaporan bangunan ilegal. Ia mengingatkan agar warga tidak ragu menyampaikan jika menemukan pembangunan yang diduga melanggar aturan. “Kalau menemukan (bangunan ilegal) silakan sampaikan kepada saya. Apabila memang tidak sesuai, itu harus ditindak,” ujarnya.

Pilar menegaskan, seluruh pihak harus bekerja sama untuk memastikan pembangunan di Tangerang Selatan berjalan sesuai aturan. Dengan penertiban bangunan ilegal yang ketat, diharapkan risiko banjir dapat diminimalkan, dan tata kota dapat terjaga dengan baik demi keberlanjutan dan kenyamanan masyarakat. (Red/Munjul)

Berita Terkait

Ahmad Yamin Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Kabupaten Serang Melalui Mekanisme PAW
20 Kandidat Calon Pimpinan Baznas Kabupaten Serang Jalani Tes Wawancara Mendalam
Proyek Cikapek Telan Rp12,1 Miliar, Wisata Lama di Lebak Malah Terbengkalai
Tegas! Wali Kota Serang Minta Bukti Riil Dampak Makan Bergizi Gratis bagi Balita
Kecamatan Kasemen Jadi Wilayah dengan Kasus Stunting Terbanyak di Kota Serang
Walikota Serang Budi Rustandi Ajak PDIP Bersinergi Kawal Pembangunan Daerah
Wali Kota Serang Apresiasi Dukungan Buruh Genjot Investasi Padat Karya
Target Efisiensi 2027, Pemkot Serang Berupaya Turunkan Belanja Pegawai dari 40 ke 30 Persen

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 10:33

Ahmad Yamin Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Kabupaten Serang Melalui Mekanisme PAW

Rabu, 15 April 2026 - 10:18

20 Kandidat Calon Pimpinan Baznas Kabupaten Serang Jalani Tes Wawancara Mendalam

Rabu, 15 April 2026 - 10:07

Proyek Cikapek Telan Rp12,1 Miliar, Wisata Lama di Lebak Malah Terbengkalai

Selasa, 14 April 2026 - 14:28

Tegas! Wali Kota Serang Minta Bukti Riil Dampak Makan Bergizi Gratis bagi Balita

Selasa, 14 April 2026 - 09:37

Kecamatan Kasemen Jadi Wilayah dengan Kasus Stunting Terbanyak di Kota Serang

Berita Terbaru