Wabup Serang Ancam Tutup SPPG Tak Bersertifikat, Target 100 Persen pada 2026

Rabu, 22 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Serang, Muhammad Naji Hamas I Dok. Roy-BNC

Wakil Bupati Serang, Muhammad Naji Hamas I Dok. Roy-BNC

Bantenblitz.com – Wakil Bupati Serang, Muhammad Naji Hamas, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memperketat pengawasan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hal itu disampaikannya usai mengikuti rapat koordinasi dan evaluasi bersama Deputi Pengawasan Badan Gizi Nasional (BGN) dan Gubernur Banten di Hotel Aston Serang, Rabu, 22 April 2026.

Dalam rapat tersebut, Naji Hamas menyebut terdapat tiga poin utama yang menjadi arahan sekaligus fokus perbaikan, khususnya di Kabupaten Serang.

‎”Pertama, kita memastikan pelayanan MBG berjalan sesuai SOP yang berlaku. Kedua, memastikan validasi data penerima manfaat agar lebih merata dan tepat sasaran, mencakup siswa formal, informal, non-formal, serta kelompok 3B yaitu balita, ibu menyusui, dan ibu hamil,” ujarnya.

‎Poin ketiga yang menjadi sorotan paling krusial adalah terkait legalitas dan standar kelayakan dapur. Najib Hamas menekankan pentingnya seluruh Satuan Pelayanan Gizi (SPPG) segera menyelesaikan proses sertifikasi, salah satunya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

‎”Yang ketiga juga sangat penting, memastikan semua SPPG segera menyelesaikan sertifikasi. Ini indikator keseriusan mitra dalam melayani masyarakat sesuai harapan Bapak Presiden,” tegasnya.

‎Lebih lanjut terkait kondisi saat ini, Najib Hamas menjelaskan bahwa belum semua dapur memiliki sertifikat tersebut. Oleh karena itu, target ditetapkan agar pada tahun 2026 seluruhnya sudah bersertifikat resmi.

‎”Sebagian sudah ada, tapi target tahun 2026 ini harus satu besar semua bersertifikat. Karena kalau tidak punya sertifikat, berpotensi besar untuk ditutup secara permanen,” tegas dia.

‎Merespons temuan berbagai kekurangan, termasuk dapur yang terkena sanksi suspend, Najib Hamas mengaku telah turun langsung ke lapangan. Pemerintah daerah tidak menunggu, melainkan melakukan inspeksi mendadak (sidak) setiap hari.

‎”Saya sudah turun ke berbagai titik yang disuspend. Kita kunjungi satu per satu untuk memastikan mitra segera memperbaiki kekurangan yang dicatat tim BGN,” ungkapnya.

‎Dijelaskannya, dari total 6 titik yang suspend, 4 di antaranya sudah dikunjungi dan sedang dalam proses perbaikan. Sementara 2 sisanya, termasuk yang berada di wilayah Jawilan, akan segera didatangi dalam waktu dekat.

‎”Sidak kita lakukan tiap hari, bukan ke depan saja. Kemarin sudah, hari ini juga akan kita kunjungi. Kita prioritaskan yang suspend dulu supaya cepat diperbaiki dan bisa beroperasi normal kembali,” tambahnya.

‎Saat ini, jumlah SPPG yang sudah beroperasi di Kabupaten Serang mencapai lebih dari 200 titik. Selain itu, masih ada sekitar 30 hingga 40 titik lain yang sedang dalam proses survei kelayakan.

‎Adapun perihal keluhan soal kualitas makanan yang masih sering dianggap tidak sesuai standar gizi, Najib Hamas menegaskan kembali filosofi program ini.

‎”MBG itu melayani masyarakat dengan makanan yang bergizi, bukan sekadar makanan yang membuat kenyang. Maka kandungan kalori dan gizinya harus sesuai standar BGN,” jelasnya.

‎Oleh karena itu, keberadaan ahli gizi di masing-masing dapur menjadi sangat penting untuk memastikan komposisi menu dan takaran nutrisi tepat sasaran demi kesehatan anak-anak dan masyarakat. (Red/ Roy)

Berita Terkait

Mahasiswa KKM Untirta Edukasi Warga Solear Kabupaten Tangerang Kelola Sampah
Peningkatan Transformasi Digital Pendidikan, Adde Rosi Buka Sosialisasi SIBI di Lebak
Disparbud Pandeglang Sabet Penghargaan dan Pengakuan Intelektual dari Kemenkumham
Perayaan HUT Ke-48 Tradisi Ruwat Laut di Carita Diwarnai Pendangkalan Dermaga
DPRD Banten dan Pemkot Tangsel Bahas Isu Pendidikan hingga Pengendalian Banjir
Pemkot Tangsel Gelar Sertifikasi K3 untuk Aparatur Kelurahan dan Kecamatan
Benyamin Sebut Kolaborasi dan Kesadaran Masyarakat Jadi Kunci Tangsel Capai Nol Kematian DBD
Peringati Tahun Baru Islam, BenyaminTekankan Pentingnya Kualitas Sumber Daya Manusia

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:18

Mahasiswa KKM Untirta Edukasi Warga Solear Kabupaten Tangerang Kelola Sampah

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:03

Peningkatan Transformasi Digital Pendidikan, Adde Rosi Buka Sosialisasi SIBI di Lebak

Senin, 29 Juni 2026 - 06:49

Perayaan HUT Ke-48 Tradisi Ruwat Laut di Carita Diwarnai Pendangkalan Dermaga

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:55

DPRD Banten dan Pemkot Tangsel Bahas Isu Pendidikan hingga Pengendalian Banjir

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:40

Pemkot Tangsel Gelar Sertifikasi K3 untuk Aparatur Kelurahan dan Kecamatan

Berita Terbaru