Pentaskan Babat Banten, Wayang Nganjor Indonesia Angkat Warisan Budaya

Kamis, 4 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok. Red

Dok. Red

Bantenblitz.com – Upaya menghidupkan kembali khazanah budaya Banten terus dilakukan dengan cara yang kreatif dan kekinian. Kali ini, Wayang Nganjor Indonesia menghadirkan pertunjukan bertajuk “Babat Banten”, sebuah karya panggung kontemporer yang mengadaptasi manuskrip Babad Banten ke dalam sajian seni yang memadukan opera, simbolisme, dan dramatika panggung yang kuat.

Tak sekadar menjadi tontonan, pertunjukan ini menawarkan cara berbeda dalam menyampaikan pesan dan nilai-nilai budaya kepada masyarakat. Melalui pendekatan artistik yang segar, Wayang Nganjor Indonesia berupaya menjembatani warisan sejarah Banten dengan generasi masa kini tanpa terikat pada interpretasi sejarah yang baku.

Tirta Nugraha Pratama salah satu inisiator pementasan ini mengungkapkan bahwa tujuan diselenggarakannya pementasan ini salah satunya untuk kembali mengingat masyarakat tentang sejarah kebantenan.

“Alur ceritanya berpusat pada dinamika di Kesultanan Surosowan yang makmur dan kaya akan hasil bumi namun adanya konflik internal sehingga dimanfaatkan kelicikan VOC” ungkapnya kepada wartawan pada Kamis, 4 Juni 2026.

Menurut Tirta, Alur cerita ini akan berpusat pada dinamika di Kesultanan Surosowan yang makmur dan kaya akan hasil bumi di bawah kepemimpinan Sultan Abdul Fatah, seorang sosok yang dikenal sangat adil dan bijaksana terhadap rakyatnya. Namun, kemakmuran pesat dari perdagangan rempah-rempah di pelabuhan Banten tersebut memicu sengketa serta konflik kekuasaan internal yang tragis antara Sultan Abdul Fatah dan putra mahkotanya, Sultan Haji. Retaknya hubungan keluarga ini kemudian dimanfaatkan oleh kelicikan VOC yang datang dengan kedok kerja sama dagang untuk mengadu domba dan berujung pada perampasan hak-hak rakyat.

Tirta pun mengungkapkan bahwa lakon ini di sutradarai oleh Parwa Rahayu dan akan dipentaskan pada tanggal 20 Juni mendatang. Pertunjukan istimewa ini akan diselenggarakan secara langsung di GOR Cikupa, Pandeglang.

Tirta pun berharap masyarakat dapat turut serta dalam menyaksikan pementasan ini, karena selain untuk mempelajari sejarah Banten tapi menghidupkan kembali dunia kesenian, khususnya di Pandeglang.

“Saya berharap masyarakat ikut menyaksikan, selain kembali mengingatkan sejarah juga agar kesenian hidup di Pandeglang.” ujarnya.

Salah satu daya tarik paling unik dari tata penceritaan drama musikal ini adalah penggunaan alur cerita berbingkai. Keseluruhan epik tersebut dituturkan dari sudut pandang Ka Jali, seorang tokoh pelestari dalang Wayang Garing yang di sela-sela rutinitasnya berjualan kopi dan wedang rempah keliling.

Dialog interaktifnya dengan seorang pengusaha peduli budaya menjadi jembatan penuturan yang apik untuk merefleksikan nilai-nilai luhur dari manuskrip Babad Banten ke dalam konteks realitas zaman sekarang. (Red/Adi)

Berita Terkait

Mahasiswa KKM Untirta Edukasi Warga Solear Kabupaten Tangerang Kelola Sampah
Peningkatan Transformasi Digital Pendidikan, Adde Rosi Buka Sosialisasi SIBI di Lebak
Disparbud Pandeglang Sabet Penghargaan dan Pengakuan Intelektual dari Kemenkumham
Perayaan HUT Ke-48 Tradisi Ruwat Laut di Carita Diwarnai Pendangkalan Dermaga
DPRD Banten dan Pemkot Tangsel Bahas Isu Pendidikan hingga Pengendalian Banjir
Pemkot Tangsel Gelar Sertifikasi K3 untuk Aparatur Kelurahan dan Kecamatan
Benyamin Sebut Kolaborasi dan Kesadaran Masyarakat Jadi Kunci Tangsel Capai Nol Kematian DBD
Peringati Tahun Baru Islam, BenyaminTekankan Pentingnya Kualitas Sumber Daya Manusia

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:18

Mahasiswa KKM Untirta Edukasi Warga Solear Kabupaten Tangerang Kelola Sampah

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:03

Peningkatan Transformasi Digital Pendidikan, Adde Rosi Buka Sosialisasi SIBI di Lebak

Senin, 29 Juni 2026 - 06:49

Perayaan HUT Ke-48 Tradisi Ruwat Laut di Carita Diwarnai Pendangkalan Dermaga

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:55

DPRD Banten dan Pemkot Tangsel Bahas Isu Pendidikan hingga Pengendalian Banjir

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:40

Pemkot Tangsel Gelar Sertifikasi K3 untuk Aparatur Kelurahan dan Kecamatan

Berita Terbaru