Bantenblitz.com – Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, secara resmi membuka Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Pelajar Islam Indonesia (PII) Tahun 2026 yang digelar pada 12–14 Juni 2026 di Kabupaten Tangerang.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII) tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi, menyatukan langkah kepemimpinan, serta merumuskan arah perjuangan pelajar dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.
Pembukaan Rapimnas dihadiri jajaran PB PII, Pengurus Wilayah PII se-Indonesia, Pengurus Pusat Keluarga Besar PII (PP KB PII), Bupati Tangerang, serta unsur Forkopimda Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang.
Dalam sambutannya, Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang memiliki perhatian besar terhadap sektor pendidikan, sejalan dengan semangat yang selama ini diperjuangkan oleh PII.
Menurutnya, PII sebagai organisasi pelajar yang telah lama berdiri memiliki kontribusi besar dalam perjalanan pendidikan di Indonesia. Ia juga mengaku bersyukur Kabupaten Tangerang dipercaya menjadi tuan rumah Rapimnas PII Tahun 2026.
“Tahun ini Kabupaten Tangerang menjadi tuan rumah Rapimnas PII. Semoga PII terus maju dan terus jaya,” ungkapnya.
Rapimnas PII 2026 mengusung tema “Kembali Menguatkan Satu Barisan Bersama Menjaga Rumah Perjuangan: Menguatkan Kepercayaan, Menyatukan Langkah”. Tema tersebut diharapkan dapat mempererat ukhuwah antarkader sekaligus melahirkan keputusan-keputusan terbaik bagi kemajuan pendidikan dan kebudayaan yang selaras dengan syariat Islam.
Sementara itu, Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, dalam sambutannya berharap PII dapat terus menjaga soliditas organisasi dan melahirkan generasi muslim yang sejati.
Ia menegaskan bahwa pelajar dan pemuda merupakan penegak keadilan yang memiliki idealisme tinggi, sehingga harus mampu memahami nilai kebenaran dan menjadikannya sebagai landasan dalam berorganisasi.
“Karena tingkat idealismenya masih berada pada tataran yang tinggi. Jadi kawan-kawan di PII harus membangun networking, karena hal tersebut menjadi nilai yang sangat penting,” tegasnya. (Red/Adi)












