Tingkatkan Kesadaran, DP3AP2KB Tangsel Gelar Sosialisasi Dukungan Psikologi

Kamis, 18 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksanaan sosialisasi manajemen stres dan dukungan psikologi awal di Puspemkot Tangsel l Dok. Istimewa

Pelaksanaan sosialisasi manajemen stres dan dukungan psikologi awal di Puspemkot Tangsel l Dok. Istimewa

BantenBlitz.Com – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) menargetkan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengenali dan menangani krisis psikologis, khususnya pada perempuan dan anak. Dalam upaya tersebut, DP3AP2KB akan melakukan sosialisasi manajemen stres dan pencegahan kekerasan dengan cara mengadakan pelatihan dan edukasi dukungan psikologi awal, guna memperkuat peran perempuan dan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan mental.

Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 30 peserta dari berbagai perangkat daerah, forum, dan majelis taklim, yang bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengenali dan merespons situasi mental yang krisis di lingkungan mereka.

Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak DP3AP2KB Tangsel Irma Safitri menjelaskan, kegiatan ini secara khusus menyasar perempuan yang sering berinteraksi langsung dengan masyarakat, seperti anggota majelis taklim dan ibu-ibu di lingkungan tempat tinggal mereka. Ia menegaskan, kemampuan mengelola stres sangat erat kaitannya dengan upaya pencegahan kekerasan.

“Kalau sudah tahu cara me-manage stres, kita tidak akan melakukan sebuah kekerasan. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan sosialisasi kesehatan mental dan dukungan psikologi awal kepada ibu-ibu yang sering berkaitan dengan jemaah atau tetangganya,” ujar Irma.

Sekretaris DP3AP2KB Tangsel dr. Enji Seppraliana menambahkan, sosialisasi ini bertujuan agar peserta tidak hanya mampu mengelola tekanan pribadi tetapi juga mampu memberikan pertolongan pertama psikologis kepada orang di sekitarnya yang membutuhkan bantuan. Materi utama yang disampaikan mencakup tiga prinsip dasar, yaitu lihat, dengar, dan hubungkan, yang menjadi panduan dalam memberikan dukungan psikologis awal.

Dalam tahap lihat, peserta diajarkan untuk memastikan kondisi aman, mengenali tanda-tanda distress, dan mengidentifikasi kebutuhan mendesak. Pada tahap dengar, mereka dilatih untuk melakukan pendekatan secara empatik, mendengarkan secara aktif, dan memvalidasi perasaan individu yang mengalami kesulitan. Sementara pada tahap hubungkan, peserta diarahkan membantu memenuhi kebutuhan dasar, menghubungkan orang yang membutuhkan dengan keluarga atau teman terdekat, serta merujuk ke layanan profesional jika diperlukan.

“Dukungan psikologi awal mencakup pemberian empati, kepedulian, dan mendengarkan aktif, serta mengarahkan ke profesional jika masalah tidak dapat ditangani sendiri. Penting untuk tidak mengambil alih masalah sehingga pemberi bantuan tidak ikut stres,” jelas Enji.

Kegiatan ini juga didukung oleh regulasi nasional, seperti Undang-Undang Perlindungan Anak, Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT), dan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS), yang menjadi dasar dalam upaya perlindungan terhadap kelompok rentan.

Dengan adanya sosialisasi ini, DP3AP2KB Tangsel berharap semakin banyak perempuan yang mampu mengenali dan merespons situasi krisis psikologis di lingkungan sekitar mereka. Melalui peran aktif masyarakat, diharapkan potensi kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat diminimalisasi dan dicegah sejak dini, sehingga tercipta lingkungan yang lebih aman dan peduli. (Red/Dwi)

Berita Terkait

Mahasiswa KKM Untirta Edukasi Warga Solear Kabupaten Tangerang Kelola Sampah
Peningkatan Transformasi Digital Pendidikan, Adde Rosi Buka Sosialisasi SIBI di Lebak
Disparbud Pandeglang Sabet Penghargaan dan Pengakuan Intelektual dari Kemenkumham
Perayaan HUT Ke-48 Tradisi Ruwat Laut di Carita Diwarnai Pendangkalan Dermaga
DPRD Banten dan Pemkot Tangsel Bahas Isu Pendidikan hingga Pengendalian Banjir
Pemkot Tangsel Gelar Sertifikasi K3 untuk Aparatur Kelurahan dan Kecamatan
Benyamin Sebut Kolaborasi dan Kesadaran Masyarakat Jadi Kunci Tangsel Capai Nol Kematian DBD
Peringati Tahun Baru Islam, BenyaminTekankan Pentingnya Kualitas Sumber Daya Manusia

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:18

Mahasiswa KKM Untirta Edukasi Warga Solear Kabupaten Tangerang Kelola Sampah

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:03

Peningkatan Transformasi Digital Pendidikan, Adde Rosi Buka Sosialisasi SIBI di Lebak

Senin, 29 Juni 2026 - 06:49

Perayaan HUT Ke-48 Tradisi Ruwat Laut di Carita Diwarnai Pendangkalan Dermaga

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:55

DPRD Banten dan Pemkot Tangsel Bahas Isu Pendidikan hingga Pengendalian Banjir

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:40

Pemkot Tangsel Gelar Sertifikasi K3 untuk Aparatur Kelurahan dan Kecamatan

Berita Terbaru