Didukung Kiai NU, Zakiyah Optimistis Menangkan PSU Pilkada Kabupaten Serang

Rabu, 2 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratu Rachmatuzakiyah bersama suami, Yandri Susanto, melaksanakan ziarah kubur ke makam Sunan Gunung Jati l Dok. Istimewa

Ratu Rachmatuzakiyah bersama suami, Yandri Susanto, melaksanakan ziarah kubur ke makam Sunan Gunung Jati l Dok. Istimewa

BantenBlitz.Com – Setelah melaksanakan ziarah ke makam Sunan Gunung Djati di Cirebon, Ratu Rachmatuzakiyah, calon Bupati Serang nomor urut 2, melanjutkan langkah spiritualnya dengan mengunjungi makam pahlawan nasional yang terletak di Majalengka.

Makam ini merupakan situs bersejarah yang menyimpan kenangan akan salah satu pendiri Nahdlatul Ulama (NU), yakni KH. Abdul Chalim.

Dalam ziarah tersebut, Ratu Zakiyah tidak sendirian. Ia didampingi oleh Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, MA, yang juga merupakan putra kandung dari KH. Abdul Chalim.

Asep memimpin doa dan memberikan dukungan moral kepada Ratu Zakiyah, berharap agar ia dapat meraih kemenangan yang lebih baik pada Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dijadwalkan pada 19 April mendatang.

Dukungan yang diberikan oleh Prof. KH. Asep tidak hanya bersifat personal, tetapi juga berkaitan dengan hubungan kerabat dan ideologis antara Zakiyah dan keluarga besar KH. Abdul Chalim.

“Saya mendukung penuh Ibu Ratu Zakiyah karena adanya hubungan kerabat dan ideologis Nahdliyyah di antara kita,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa putra Zakiyah adalah santri di Pondok Pesantren Amanatul Ummah, yang diasuh oleh KH. Asep sendiri, menambah kekuatan dukungan tersebut.

Prof. KH. Asep optimistis bahwa Zakiyah akan memenangkan PSU dengan hasil yang lebih telak dibandingkan dengan pemilihan sebelumnya.

Ia mencatat bahwa kemenangan Ratu Zakiyah pada Pilkada lalu adalah hasil dari keinginan masyarakat Kabupaten Serang yang sudah merasa jenuh dengan kepemimpinan yang dinilai tidak memenuhi harapan.

“Kemenangan Ibu Ratu Zakiyah adalah suara rakyat yang menginginkan perubahan,” kata KH. Asep.

Lebih lanjut, ia menggambarkan karakter Zakiyah sebagai sosok yang bersahaja, santun, merakyat, dan sederhana.

“Sosok Ibu Ratu Zakiyah begitu bersahaja, sangat santun, merakyat, dan sederhana. Benar-benar mewarisi karakteristik santri dan kaum pesantren. Tidak heran, karena memang Ratu Zakiyah lahir dari rahim pesantren,” tuturnya.

Dengan semangat dan harapan yang kuat, Prof. KH. Asep menyayangkan jika ada pihak-pihak yang mengaku sebagai kiai atau santri di Kabupaten Serang, tetapi tidak memberikan dukungan kepada Ratu Zakiyah.

Dukungan tersebut menunjukkan betapa pentingnya peran sosok yang memiliki latar belakang pesantren dalam kepemimpinan daerah. (Red/Dwi)

Berita Terkait

Peningkatan Transformasi Digital Pendidikan, Adde Rosi Buka Sosialisasi SIBI di Lebak
Disparbud Pandeglang Sabet Penghargaan dan Pengakuan Intelektual dari Kemenkumham
Perayaan HUT Ke-48 Tradisi Ruwat Laut di Carita Diwarnai Pendangkalan Dermaga
DPRD Banten dan Pemkot Tangsel Bahas Isu Pendidikan hingga Pengendalian Banjir
Pemkot Tangsel Gelar Sertifikasi K3 untuk Aparatur Kelurahan dan Kecamatan
Benyamin Sebut Kolaborasi dan Kesadaran Masyarakat Jadi Kunci Tangsel Capai Nol Kematian DBD
Peringati Tahun Baru Islam, BenyaminTekankan Pentingnya Kualitas Sumber Daya Manusia
DPRD Kabupaten Serang Tetapkan Perda Ekonomi Kreatif dan Pembangunan Permukiman

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:03

Peningkatan Transformasi Digital Pendidikan, Adde Rosi Buka Sosialisasi SIBI di Lebak

Senin, 29 Juni 2026 - 09:21

Disparbud Pandeglang Sabet Penghargaan dan Pengakuan Intelektual dari Kemenkumham

Senin, 29 Juni 2026 - 06:49

Perayaan HUT Ke-48 Tradisi Ruwat Laut di Carita Diwarnai Pendangkalan Dermaga

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:55

DPRD Banten dan Pemkot Tangsel Bahas Isu Pendidikan hingga Pengendalian Banjir

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:40

Pemkot Tangsel Gelar Sertifikasi K3 untuk Aparatur Kelurahan dan Kecamatan

Berita Terbaru