Ngadu Bedug di Kabupaten Pandeglang Berlangsung Meriah

Minggu, 8 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Kemeriahan pembukaan Gebrag Ngadu Bedug 2025 di Alun-alun Pandeglang., Sabtu malam 7 Juni 2025. |Dok. Lia Mulia Ningsih

Kemeriahan pembukaan Gebrag Ngadu Bedug 2025 di Alun-alun Pandeglang., Sabtu malam 7 Juni 2025. |Dok. Lia Mulia Ningsih

BantenBlitz.Com– Gebrag Ngadu Bedug 2025 di Kabupaten Pandeglang, Banten tahun ini berlangsung lebih meriah dari tahun-tahun sebelumnya. Hal ini dilihat dari  tingginya antusias warga yang datang untuk menyaksikan acara tersebut, mereka tidak hanya di dalam alun-alun tetapi sampai ke luar Alun-alun Pandeglang.

Acara ini merupakan salah satu event pilihan Karisma Event Nusantara (KEN) dengan tema “Baralak Kalapa Sawara di Luhur Tagog”.
Acara yang di gelar di Alun-alun Pandeglang ini berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 7 sampai 9 Juni 2025, Hari pertama diawali dengan kegiatan pawai di sore hari dan pembukaan di malam hari.

Acara ini dibuka oleh Wakil Gubernur Provinsi Banten, Dimyati Natakusumah, pada kesempatan tersebut Dimyati mengatakan, Ngadu Bedug merupakan acara Islaminya Indonesia, Dimyati juga menegaskan kalau festival ini akan dilakukan setiap tahun.
“Ngadu Bedug adalah acara islamnya Indonesia, festival ini akan dilakukan setiap tahun dan pemerintah wajib menganggarkan dan saya berharap BUMN dan BUMD selalu mendukung acara ini.” ucap Dimyati, Sabtu, 7 Juni 2025.

Acara pembukaan Ngadu Bedug ini juga dihadiri Bupati dan wakil Bupati Kabupaten Pandeglang, perwakilan Deputi Kementrian Pariwisata Republik Indonesia, Kepala BPK Wilayah VIII, Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pandeglang serta beberapa OPD dan berbagai pihak yang mendukung acara tersebut terutama UMKM lokal Pandeglang.

Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani pada acara tersebut mengatakan, Bedug adalah salah satu simbol kearifan lokal yang ada di masyarakat dan menjadi salah satu seni budaya lokal yang akan Pemkab Pandeglang kembangkan dan pertahankan.

Senada dengan Bupati, Wakil Bupati Pandeglang, Iing Andri Supriadi, menambahkan bahwa Pemkab Pandeglang juga akan mendukung berbagai event terbuka dengan mengedepankan kearifan lokal, seni, dan budaya untuk kemajuan Pandeglang.

Ngadu Bedug menjadi salah satu kebudayaan lokal yang harus kita jaga dan lestarikan dengan terus berkolaborasi dengan beberapa pihak dan melakukan berbagai inovasi. Hal ini dimaksudkan agar masyarakat bisa mencintai kebudayaan daerah. Selain itu, Ngadu Bedug ini bisa menjadi pusat pertumbuhan dan perputaran ekonomi yang baik di Pandeglang. (Red/Lia}

Berita Terkait

Peningkatan Transformasi Digital Pendidikan, Adde Rosi Buka Sosialisasi SIBI di Lebak
Disparbud Pandeglang Sabet Penghargaan dan Pengakuan Intelektual dari Kemenkumham
Perayaan HUT Ke-48 Tradisi Ruwat Laut di Carita Diwarnai Pendangkalan Dermaga
DPRD Banten dan Pemkot Tangsel Bahas Isu Pendidikan hingga Pengendalian Banjir
Pemkot Tangsel Gelar Sertifikasi K3 untuk Aparatur Kelurahan dan Kecamatan
Benyamin Sebut Kolaborasi dan Kesadaran Masyarakat Jadi Kunci Tangsel Capai Nol Kematian DBD
Peringati Tahun Baru Islam, BenyaminTekankan Pentingnya Kualitas Sumber Daya Manusia
DPRD Kabupaten Serang Tetapkan Perda Ekonomi Kreatif dan Pembangunan Permukiman

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:03

Peningkatan Transformasi Digital Pendidikan, Adde Rosi Buka Sosialisasi SIBI di Lebak

Senin, 29 Juni 2026 - 09:21

Disparbud Pandeglang Sabet Penghargaan dan Pengakuan Intelektual dari Kemenkumham

Senin, 29 Juni 2026 - 06:49

Perayaan HUT Ke-48 Tradisi Ruwat Laut di Carita Diwarnai Pendangkalan Dermaga

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:55

DPRD Banten dan Pemkot Tangsel Bahas Isu Pendidikan hingga Pengendalian Banjir

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:40

Pemkot Tangsel Gelar Sertifikasi K3 untuk Aparatur Kelurahan dan Kecamatan

Berita Terbaru