Umar Ayyasy, Balita Pasien BPJS yang Diduga Ditolak RS Hermina Meninggal Dunia

Jumat, 5 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BantenBlitz.com – Seorang balita berusia tiga tahun bernama Umar Ayyasy, pasien BPJS yang diduga mengalami penolakan layanan di Rumah Sakit (RS) Hermina Ciruas, dikabarkan telah meninggal dunia.

Umar mengembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan intensif di ruang ICU Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Banten.

Berdasarkan pantauan, Jumat, 5 September 2025, para warga sekitar datang untuk melakukan takziah di rumah duka yang berlokasi di Desa Singarajan, Kecamatan Pontang.

Kejadian tersebut menimbulkan keprihatinan mendalam dari keluarga dan masyarakat, karena sebelumnya anak tersebut sempat mengalami penolakan layanan di RS Hermina Ciruas, yang menjadi titik awal dari rangkaian kejadian yang menyedihkan ini.

Diketahui, Umar sempat dirawat di RS Hermina Ciruas pada Selasa, 26 Agustus.

Setelah menjalani perawatan selama beberapa hari, pada Senin, 1 September 2025, dokter yang menangani menyatakan bahwa kondisi anak tersebut sudah stabil dan mengizinkan keluarganya pulang.

Saat pulang, terdapat sebuah selang yang terpasang di tubuh Umar, yang menurut penjelasan dokter digunakan sebagai saluran untuk memberikan air susu ke tubuh anak tersebut.

Namun, pada hari berikutnya, Selasa, 2 September 2025, kondisi Umar kembali memburuk dan harus dibawa kembali ke RS Hermina Ciruas.

Dedi, salah satu keluarga yang mendampingi, mengungkapkan bahwa saat tiba di rumah sakit, keluarga menerima penolakan layanan dengan alasan bahwa anak tersebut memiliki status BPJS dan bahwa aturan rumah sakit tidak memungkinkan pasien BPJS yang sebelumnya dirawat dan kemudian pulang untuk kembali dirawat di tempat yang sama.

Dedi mengungkapkan bahwa pihak keluarga kemudian membawa Umar ke RSUD Provinsi Banten karena kondisinya yang kritis. Di sana, dokter memberi penjelasan bahwa kondisi Umar sangat mengkhawatirkan, dengan tingkat pernapasan yang hanya 3 persen, yang menunjukkan keadaan sangat kritis.

Setelah beberapa hari perawatan intensif, pada Jumat, 5 September 2025, pukul 04.00 WIB, Umar dinyatakan meninggal dunia.

“Artinya ini ada rangkaian penanganan sebelumnya, dari awal di Rumah Sakit Hermina Ciruas sampai kemudian di RSUD Banten meninggal dunia,” kata Dedi kepada wartawan, Jumat, 5 September 2025.

Ia menambahkan bahwa keluarga memahami bahwa kematian adalah takdir, namun mereka menyayangkan adanya upaya yang bisa dilakukan sebagai manusia sebelum akhirnya terjadi.

Dedi juga menyampaikan keprihatinannya atas kejadian ini dan mendesak adanya tanggung jawab dari pihak rumah sakit agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

“Jenazah Umar sudah dibawa ke rumah duka dan dimakamkan. Keluarga menyampaikan rasa duka dan kecewa terhadap pelayanan yang diberikan oleh Rumah Sakit Hermina Ciruas,” tuturnya. (Red/Dwi)

Berita Terkait

Pemkot Tangsel Luncurkan Tangsel One dan Helita, Layanan Publik Kini Berbasis AI
Usai Ikrar Setia NKRI, 19 Eks Napi Terorisme di Pandeglang Ikuti Pelatihan Teknisi AC
Serang Mengaji Catat Lonjakan Signifikan, Distribusi Al-Qur’an Tanpa Dana APBD
1.300 Peserta Hadiri Halalbihalal Jaringan Komunikasi Sosial Jakarta
Hadiri Harlah ke-80 Muslimat NU, Khofifah Paparkan Program Penguatan Ekonomi Kader
Harlah ke-80 Muslimat NU Banten Meriah, Tokoh Nasional dan Ribuan Kader Hadir
Wabup Serang Ancam Tutup SPPG Tak Bersertifikat, Target 100 Persen pada 2026
BGN Skors 20 SPPG di Banten, Mayoritas Berada di Pandeglang dan Lebak

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 16:00

Pemkot Tangsel Luncurkan Tangsel One dan Helita, Layanan Publik Kini Berbasis AI

Kamis, 30 April 2026 - 15:29

Usai Ikrar Setia NKRI, 19 Eks Napi Terorisme di Pandeglang Ikuti Pelatihan Teknisi AC

Rabu, 29 April 2026 - 16:26

Serang Mengaji Catat Lonjakan Signifikan, Distribusi Al-Qur’an Tanpa Dana APBD

Sabtu, 25 April 2026 - 16:28

Hadiri Harlah ke-80 Muslimat NU, Khofifah Paparkan Program Penguatan Ekonomi Kader

Sabtu, 25 April 2026 - 16:16

Harlah ke-80 Muslimat NU Banten Meriah, Tokoh Nasional dan Ribuan Kader Hadir

Berita Terbaru