Ibu Hamil Diduga Ditolak RS Kartini saat Minta Pertolongan Pertama, DPRD Lebak: Saya Sangat Miris

Kamis, 4 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

| Dok. Guntur-BBC

| Dok. Guntur-BBC

Bantenblitz.com – Dugaan penolakan pelayanan terhadap seorang ibu hamil tujuh bulan yang mengalami kambuhnya asam lambung saat meminta pertolongan pertama di RS Kartini Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, menuai sorotan publik. Kasus tersebut mencuat setelah keluarga pasien mengunggah keluhan ke media sosial hingga viral dalam beberapa hari terakhir.

Anggota Komisi III DPRD Lebak, Regen Abdul Haris, menyesalkan dugaan tidak adanya penanganan awal bagi pasien dalam kondisi darurat dan mendesak evaluasi serius terhadap layanan rumah sakit tersebut.

Regen mengaku prihatin setelah menerima informasi adanya pasien yang tidak mendapat penanganan awal saat datang ke fasilitas kesehatan tersebut.

“Kalau alasannya tidak ada ruangan lalu pasien ditolak, tentu saya sangat miris. Seharusnya pasien tetap ditangani dulu karena kondisinya datang dalam keadaan sakit,” ujar Regen kepada wartawan pada Kamis, 4 Desember 2025.

Ia menegaskan kondisi fasilitas tidak seharusnya menghalangi tenaga medis memberikan pertolongan pertama. Regen menyatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan pimpinan komisi untuk menindaklanjuti laporan tersebut.

“Nanti kami koordinasi dengan ketua komisi apakah akan turun langsung atau memanggil manajemen rumah sakit. Kami masih menunggu arahan,” katanya.

Sementara itu, kuasa hukum RS Kartini, Acep Saepudin, membantah adanya penolakan pelayanan. Ia menyebut persoalan yang terjadi merupakan bentuk miskomunikasi antara keluarga pasien dan tenaga medis.

“Pihak IGD sudah melakukan pengecekan. Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan kegawatdaruratan sebagaimana ketentuan BPJS, dan tidak ada tanda-tanda pasien akan melahirkan,” jelasnya.

Acep menegaskan tenaga medis telah memberikan layanan sesuai prosedur. “Dari pemeriksaan awal dapat disimpulkan pasien belum memenuhi syarat masuk IGD. Pasien juga sudah diberi edukasi terkait kondisi tersebut,” ujarnya.

Sebelumnya, Eny, seorang ibu hamil tujuh bulan, diduga mengalami penolakan saat meminta pertolongan di RS Kartini pada Senin, 1 Desember 2025. Dalam kondisi lemah akibat gangguan asam lambung, ia datang bersama suaminya untuk mendapatkan perawatan medis.

“Saya dari rumah memang sudah berobat ke Mantri di Kampung, tapi dua hari belum membaik. Makanya suami membawa saya ke rumah sakit,” ucapnya saat ditemui di RSUD Adjidarmo, Kamis, 4 Desember 2025, pagi.

Siti mengaku tidak mendapat pemeriksaan awal meski sudah menyampaikan keluhannya. “Saya bilang tidak apa-apa menunggu, asal diperiksa dulu. Tapi tetap tidak dilayani malah meninggalkan kami begitu saja, mana perut saya juga sudah keram, saya khawatir dengan janin yang ada dikandungan saya,” tuturnya.

Setelah tidak memperoleh penanganan di RS Kartini, Siti kemudian dibawa oleh suaminya ke RSUD Adjidarmo. Sesampainya di sana, ia langsung mendapat pemeriksaan meskipun pihak rumah sakit menyatakan bahwa ruang IGD sedang penuh.

“Di sini saya langsung ditangani. Padahal ruang IGD juga penuh. Saya hanya ingin diperiksa sejak awal, saya khawatir takut terjadi kenapa-kenapa pada janin saya,” pungkasnya.(Red/Guntur)

Berita Terkait

Disparbud Pandeglang Sabet Penghargaan dan Pengakuan Intelektual dari Kemenkumham
Perayaan HUT Ke-48 Tradisi Ruwat Laut di Carita Diwarnai Pendangkalan Dermaga
DPRD Banten dan Pemkot Tangsel Bahas Isu Pendidikan hingga Pengendalian Banjir
Pemkot Tangsel Gelar Sertifikasi K3 untuk Aparatur Kelurahan dan Kecamatan
Benyamin Sebut Kolaborasi dan Kesadaran Masyarakat Jadi Kunci Tangsel Capai Nol Kematian DBD
Peringati Tahun Baru Islam, BenyaminTekankan Pentingnya Kualitas Sumber Daya Manusia
DPRD Kabupaten Serang Tetapkan Perda Ekonomi Kreatif dan Pembangunan Permukiman
Pemkot Tangerang Canangkan Perbaikan 65 Rumah Warga Tidak Layak Huni di Batuceper

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 09:21

Disparbud Pandeglang Sabet Penghargaan dan Pengakuan Intelektual dari Kemenkumham

Senin, 29 Juni 2026 - 06:49

Perayaan HUT Ke-48 Tradisi Ruwat Laut di Carita Diwarnai Pendangkalan Dermaga

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:55

DPRD Banten dan Pemkot Tangsel Bahas Isu Pendidikan hingga Pengendalian Banjir

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:40

Pemkot Tangsel Gelar Sertifikasi K3 untuk Aparatur Kelurahan dan Kecamatan

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:48

Peringati Tahun Baru Islam, BenyaminTekankan Pentingnya Kualitas Sumber Daya Manusia

Berita Terbaru