Bupati Dewi Tekankan Komitmen Bersama Tekan AKI dan AKB di Pandeglang

Senin, 22 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pandeglang, Dewi Setiani saat membuka acara

Bupati Pandeglang, Dewi Setiani saat membuka acara"Peningkatan Kapasitas Petugas di FKTP dan FKTRL Pelayanan Kesehatan bagi Ibu Hamil dan Ibu Bersalin" di Aula Gedung Hotel Rizki, Pandeglang, Senin, 22 Desember 2025.| Dok. Difeni - BNC

Bantenblitz.com – Bupati Pandeglang Dewi Setiani menegaskan perlunya komitmen dan peran aktif seluruh elemen masyarakat untuk menekan angka kematian ibu dan bayi (AKI dan AKB) hingga nol di Kabupaten Pandeglang.

Menurutnya, persoalan kematian ibu dan bayi tidak semata menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan, tetapi merupakan isu bersama yang dipengaruhi faktor budaya, perilaku masyarakat, serta ketepatan pengambilan keputusan keluarga dalam proses rujukan medis.

Pernyataan itu disampaikan Bupati Dewi saat menghadiri acara “Peningkatan Kapasitas Petugas di FKTP dan FKTRL Pelayanan Kesehatan bagi Ibu Hamil dan Ibu Bersalin” di Aula Gedung Hotel Rizki, Pandeglang, Senin, 22 Desember 2025. Acara tersebut diikuti oleh petugas fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) dan rujukan lanjutan (FKTRL) guna meningkatkan kualitas pelayanan maternal.

Dewi menegaskan bahwa kasus Ini menjadi tanggung jawab kita bersama karena kematian ibu dan bayi ini bukan hanya tugas Dinkes saja. Tapi juga tugas seluruh elemen masyarakat.

“karena berbagi kematian itu bukan hanya di lintas bidang kesehatan saja tapi juga di budaya, di kehidupan perilaku masyarakat juga menjadi pencetus dari kematian ibu dan bayi. Salah satunya adalah mengambil keputusan pada saat merujuk oleh keluarga dan ini juga harus sama-sama kita pangkas keterlambatan-keterlambatan ini,'” ujarnya saat di wawancarai usai acara tersebut.

Lebih lanjut, Dewi menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Pandeglang telah mendukung penuh melalui anggaran untuk sarana prasarana, obat-obatan, dan tenaga kesehatan.

“Rumah sakit sudah banyak, klinik pribadi dan praktek bidan mandiri sudah banyak. Tinggal bagaimana komitmen kita bersama-sama agar ini menjadi tugas dan integritas dari seluruh nakes dan masyarakat untuk bisa bersama-sama agar apa yang menjadi cita-cita kita dalam menurunkan angka Kematian Ibu dan Bayi bisa terlaksana di Kabupaten Pandeglang,” tambahnya.

Acara ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antarstakeholder, mengingat Pandeglang masih menghadapi tantangan AKI & AKB akibat keterlambatan rujukan dan faktor budaya. (Red/Difeni)

Berita Terkait

Pemkot Tangsel Luncurkan Tangsel One dan Helita, Layanan Publik Kini Berbasis AI
Usai Ikrar Setia NKRI, 19 Eks Napi Terorisme di Pandeglang Ikuti Pelatihan Teknisi AC
Serang Mengaji Catat Lonjakan Signifikan, Distribusi Al-Qur’an Tanpa Dana APBD
1.300 Peserta Hadiri Halalbihalal Jaringan Komunikasi Sosial Jakarta
Hadiri Harlah ke-80 Muslimat NU, Khofifah Paparkan Program Penguatan Ekonomi Kader
Harlah ke-80 Muslimat NU Banten Meriah, Tokoh Nasional dan Ribuan Kader Hadir
Wabup Serang Ancam Tutup SPPG Tak Bersertifikat, Target 100 Persen pada 2026
BGN Skors 20 SPPG di Banten, Mayoritas Berada di Pandeglang dan Lebak

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 16:00

Pemkot Tangsel Luncurkan Tangsel One dan Helita, Layanan Publik Kini Berbasis AI

Kamis, 30 April 2026 - 15:29

Usai Ikrar Setia NKRI, 19 Eks Napi Terorisme di Pandeglang Ikuti Pelatihan Teknisi AC

Rabu, 29 April 2026 - 16:26

Serang Mengaji Catat Lonjakan Signifikan, Distribusi Al-Qur’an Tanpa Dana APBD

Sabtu, 25 April 2026 - 16:28

Hadiri Harlah ke-80 Muslimat NU, Khofifah Paparkan Program Penguatan Ekonomi Kader

Sabtu, 25 April 2026 - 16:16

Harlah ke-80 Muslimat NU Banten Meriah, Tokoh Nasional dan Ribuan Kader Hadir

Berita Terbaru