Gorong-gorong Jalur Wisata Gunung Haseupan Ambruk, Warga Resah

Kamis, 25 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi jalan utama yang melewati gorong gorong pada Kamis, 25 Desember 2025. | Dok. Difeni - BNC

Kondisi jalan utama yang melewati gorong gorong pada Kamis, 25 Desember 2025. | Dok. Difeni - BNC

Bantenblitz.com – Gorong-gorong di jalur wisata pendakian Gunung Haseupan, tepatnya di Kampung Keleng, Desa Sukaraja, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pandeglang, mengalami kerusakan parah hingga ambruk dan membahayakan pengguna jalan. Meski kerusakan telah berlangsung cukup lama, hingga kini belum ada penanganan dari pemerintah desa maupun dinas terkait, sehingga memicu keresahan warga setempat dan berpotensi mengganggu akses wisata serta keselamatan masyarakat.

Warga setempat, Encuk Sukarna mengatakan keresahan nya, yang juga mewakili keresahan masyarakat bahwa kerusakan gorong gorong tersebut sudah lama terjadi.

“Kerusakan itu sudah lama terjadi, tapi hingga kini belum diperbaiki, baik oleh Pemerintah Desa maupun dinas yang bertanggung jawab,” katanya saat ditemui pada Kamis, 25 Desember 2025.

Encuk menambahkan, gorong-gorong selebar sekitar empat meter ini berpotensi rusak lebih parah karena sisi bangunannya sudah mulai ambruk. Saat ini, hanya pohon pisang yang dipasang sebagai tanda peringatan agar pengguna jalan lebih berhati-hati.

Pengguna jalan bernama Epul juga mengeluhkan kondisi tersebut. “Kendaraan roda dua maupun roda empat harus ekstra hati-hati, terutama malam hari karena minim penerangan. Gorong-gorong ini sudah rapuh, tapi pemerintah seolah membiarkannya,” ujarnya.

Epul mengungkapkan sudah menyampaikan keluhan ke instansi terkait. Tapi belum ada respon baik dari keluhannya.

“Jika dibiarkan, kerusakan bisa bertambah parah hingga putus total. Padahal, ini jalur utama warga setempat dan wisatawan ke Gunung Haseupan,” tambahnya.

Sementara itu, Dedi, Sekretaris Desa Sukaraja, menjanjikan penanganan segera. “Kami akan lakukan perbaikan sementara melalui gotong royong dalam waktu dekat,” tegasnya. (Red/Difeni)

Berita Terkait

bank bjb Dorong Gen Z Kembali ke Desa, Kembangkan Potensi Lokal Jadi Kekuatan Ekonomi
Mahasiswa KKM Untirta Edukasi Warga Solear Kabupaten Tangerang Kelola Sampah
Peningkatan Transformasi Digital Pendidikan, Adde Rosi Buka Sosialisasi SIBI di Lebak
Disparbud Pandeglang Sabet Penghargaan dan Pengakuan Intelektual dari Kemenkumham
Perayaan HUT Ke-48 Tradisi Ruwat Laut di Carita Diwarnai Pendangkalan Dermaga
DPRD Banten dan Pemkot Tangsel Bahas Isu Pendidikan hingga Pengendalian Banjir
Pemkot Tangsel Gelar Sertifikasi K3 untuk Aparatur Kelurahan dan Kecamatan
Benyamin Sebut Kolaborasi dan Kesadaran Masyarakat Jadi Kunci Tangsel Capai Nol Kematian DBD

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:44

bank bjb Dorong Gen Z Kembali ke Desa, Kembangkan Potensi Lokal Jadi Kekuatan Ekonomi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:18

Mahasiswa KKM Untirta Edukasi Warga Solear Kabupaten Tangerang Kelola Sampah

Senin, 29 Juni 2026 - 09:21

Disparbud Pandeglang Sabet Penghargaan dan Pengakuan Intelektual dari Kemenkumham

Senin, 29 Juni 2026 - 06:49

Perayaan HUT Ke-48 Tradisi Ruwat Laut di Carita Diwarnai Pendangkalan Dermaga

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:55

DPRD Banten dan Pemkot Tangsel Bahas Isu Pendidikan hingga Pengendalian Banjir

Berita Terbaru