Wali Kota Serang Tutup Permanen Galian C Ilegal di Umbul Tengah Taktakan

Selasa, 27 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Serang Budi Rustandi saat membentangkan garis pembatas di area tambang ilegal, Kelurahan Umbul Tengah, Kecamatan Taktakan I Dok. Roy-BNC

Walikota Serang Budi Rustandi saat membentangkan garis pembatas di area tambang ilegal, Kelurahan Umbul Tengah, Kecamatan Taktakan I Dok. Roy-BNC

Bantenblitz.com – Wali Kota Serang, Budi Rustandi, menutup secara permanen aktivitas pertambangan pasir dan batu (Galian C) ilegal di Lingkungan Sitauan, Kelurahan Umbul Tengah, Kecamatan Taktakan, Kota Serang.

‎Tambang tersebut diduga tidak memiliki izin resmi dan telah menyebabkan kerusakan lingkungan serta membahayakan masyarakat.

‎Penutupan ini juga dilakukan setelah dua bocah, warga setempat, meninggal dunia akibat tenggelam di lubang bekas galian.

‎”Kami hentikan total karena ilegal dan berdampak serius. Tidak ada toleransi untuk aktivitas seperti ini,” ujar Budi.

‎Budi menegaskan, tambang ilegal tidak hanya merugikan daerah karena tidak memberikan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD), tetapi juga menimbulkan kerusakan lingkungan serta membahayakan masyarakat.

‎Tak hanya itu, ia juga merespons keluhan warga terkait kerusakan jalan akibat aktivitas angkutan tambang.

‎Budi mengaku akan memperbaiki infrastruktur jalan di sekitar lokasi yang rusak akibat aktivitas angkutan tambang.

‎”Nanti kami perbaiki jalan yang rusak akibat tambang, insya Allah tahun ini. Saat ini telah memasuki tahapan persiapan lelang,” katanya.

‎Sementara itu, Kepala Satgas Investasi dan Pembangunan Kota Serang, Wahyu Nurjamil, menambahkan bahwa aktivitas tambang ilegal tersebut diduga telah berlangsung cukup lama dengan memanfaatkan lahan milik perorangan.

‎Untuk itu, Pemkot Serang akan memperketat pengawasan dengan menempatkan petugas khusus guna mencegah aktivitas penambangan kembali.

‎“Pengawasan akan kami perketat sesuai arahan Pak Walikota agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkas Wahyu. (Red/ Roy)

Berita Terkait

Mahasiswa KKM Untirta Edukasi Warga Solear Kabupaten Tangerang Kelola Sampah
Peningkatan Transformasi Digital Pendidikan, Adde Rosi Buka Sosialisasi SIBI di Lebak
Disparbud Pandeglang Sabet Penghargaan dan Pengakuan Intelektual dari Kemenkumham
Perayaan HUT Ke-48 Tradisi Ruwat Laut di Carita Diwarnai Pendangkalan Dermaga
DPRD Banten dan Pemkot Tangsel Bahas Isu Pendidikan hingga Pengendalian Banjir
Pemkot Tangsel Gelar Sertifikasi K3 untuk Aparatur Kelurahan dan Kecamatan
Benyamin Sebut Kolaborasi dan Kesadaran Masyarakat Jadi Kunci Tangsel Capai Nol Kematian DBD
Peringati Tahun Baru Islam, BenyaminTekankan Pentingnya Kualitas Sumber Daya Manusia

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:18

Mahasiswa KKM Untirta Edukasi Warga Solear Kabupaten Tangerang Kelola Sampah

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:03

Peningkatan Transformasi Digital Pendidikan, Adde Rosi Buka Sosialisasi SIBI di Lebak

Senin, 29 Juni 2026 - 06:49

Perayaan HUT Ke-48 Tradisi Ruwat Laut di Carita Diwarnai Pendangkalan Dermaga

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:55

DPRD Banten dan Pemkot Tangsel Bahas Isu Pendidikan hingga Pengendalian Banjir

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:40

Pemkot Tangsel Gelar Sertifikasi K3 untuk Aparatur Kelurahan dan Kecamatan

Berita Terbaru