Dampak Banjir, Ratusan Hektare Sawah di Carenang, Kabupaten Serang Terancam Gagal Panen

Senin, 2 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kondisi sawah pascabanjir di Carenang, Kabupaten Serang l Dok. Dwi MY-BNC

kondisi sawah pascabanjir di Carenang, Kabupaten Serang l Dok. Dwi MY-BNC

Bantenblitz.com – Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Carenang melakukan identifikasi terhadap lahan persawahan yang terdampak banjir di wilayah Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang.

Berdasarkan data yang diperoleh, dari luas baku sawah (LBS) sekitar 2.179 hektare, sekitar 294 hektare lahan sawah di tiga desa—meliputi Desa Mekarsari, Pamanuk, dan Carenang—mengalami dampak langsung dari banjir yang melanda daerah tersebut pada awal Februari 2026.

Koordinator BPP Kecamatan Carenang Riyana menyampaikan bahwa dari total luas lahan yang terdampak, sebagian besar mengalami kerusakan parah yang berpotensi menyebabkan gagal panen.

“Saat ini kondisi di Carenang pasca banjir yang terdata dari 2.179 hektare yang terdampak banjir, sekitar 294 hektare lahan sawah,” ungkap Riyana kepada wartawan pada Senin, 2 Februari 2026.

Ia menambahkan bahwa proses identifikasi saat ini tengah dilakukan untuk mengetahui kondisi lahan yang terkena puso, yaitu lahan yang tidak bisa dipanen karena tidak produktif lagi.

“Karena dari 294 hektare itu posisinya terendam seratus persen, dari saluran sungai Cidurian,” jelasnya.

Ia memerinci data sementara dari laporan kelompok tani yang menyebutkan bahwa dampak luapan Sungai Cidurian dan Sungai Ciujung mempengaruhi sejumlah desa, dengan perincian sebagai berikut:
Dampak aliran Sungai Cidurian yang terdampak puso:
– Desa Mekarsari: 113 hektare
– Desa Pamanuk: 101 hektare
– Desa Carenang: 31 hektare
– Desa Panenjoan: 10 hektare

Dampak aliran Sungai Ciujung yang tidak termasuk puso:
– Desa Teras: 9 hektare
– Desa Walikukun: 10 hektare
– Desa Ragas: 10 hektare

Riyana menyatakan bahwa pihaknya telah melaporkan kondisi ini kepada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Serang melalui bidang sarana dan ketahanan pangan serta bidang bencana. Ia menambahkan bahwa pihaknya telah mengusulkan bantuan benih untuk periode berikutnya guna mendukung percepatan tanam di seluruh area sawah yang terdampak, seluas 2.179 hektare.

“Mudah-mudahan, di periode berikutnya, percepatan tanam bisa memenuhi seluruh hamparan,” ujarnya.

Ia juga berharap bahwa lahan yang tidak terendam dapat segera dipanen, kemungkinan dalam bulan ini maupun bulan Maret dan April mendatang.

Lebih lanjut, Riyana menyebut bahwa untuk lahan sawah yang terendam banjir, pihaknya sedang berusaha mendapatkan data lengkap terkait puso agar bisa mengajukan bantuan Operasi Tanam (OTP).

“Sebagian besar saat ini karena tidak ada yang mengajukan OTP, namun kita tetap mengajukan sambil menunggu instruksi dari pemerintah,” katanya.

Selain itu, pihaknya sedang mengupayakan pengadaan benih dari cadangan nasional maupun benih daerah untuk membantu petani yang terdampak.

“Untuk bantuan lain, kita usahakan, mudah-mudahan ada, tapi belum ada konfirmasi. Biasanya, OTP diajukan setelah ada laporan dan verifikasi,” tutupnya. (Red/Dwi)

Berita Terkait

Peningkatan Transformasi Digital Pendidikan, Adde Rosi Buka Sosialisasi SIBI di Lebak
Disparbud Pandeglang Sabet Penghargaan dan Pengakuan Intelektual dari Kemenkumham
Perayaan HUT Ke-48 Tradisi Ruwat Laut di Carita Diwarnai Pendangkalan Dermaga
DPRD Banten dan Pemkot Tangsel Bahas Isu Pendidikan hingga Pengendalian Banjir
Pemkot Tangsel Gelar Sertifikasi K3 untuk Aparatur Kelurahan dan Kecamatan
Benyamin Sebut Kolaborasi dan Kesadaran Masyarakat Jadi Kunci Tangsel Capai Nol Kematian DBD
Peringati Tahun Baru Islam, BenyaminTekankan Pentingnya Kualitas Sumber Daya Manusia
DPRD Kabupaten Serang Tetapkan Perda Ekonomi Kreatif dan Pembangunan Permukiman

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:03

Peningkatan Transformasi Digital Pendidikan, Adde Rosi Buka Sosialisasi SIBI di Lebak

Senin, 29 Juni 2026 - 09:21

Disparbud Pandeglang Sabet Penghargaan dan Pengakuan Intelektual dari Kemenkumham

Senin, 29 Juni 2026 - 06:49

Perayaan HUT Ke-48 Tradisi Ruwat Laut di Carita Diwarnai Pendangkalan Dermaga

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:55

DPRD Banten dan Pemkot Tangsel Bahas Isu Pendidikan hingga Pengendalian Banjir

Jumat, 26 Juni 2026 - 12:05

Benyamin Sebut Kolaborasi dan Kesadaran Masyarakat Jadi Kunci Tangsel Capai Nol Kematian DBD

Berita Terbaru