Sekda Kota Serang Usulkan Pembentukan UPT Khusus Kelola Royal Baroe

Selasa, 3 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana kawasan Royal Baroe saat dipenuhi pengunjung I Dok. Roy- BNC

Suasana kawasan Royal Baroe saat dipenuhi pengunjung I Dok. Roy- BNC

Bantenblitz.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Serang, Nanang Saefudin, mengusulkan pembentukan Unit Pelaksana Teknis (UPT) khusus untuk mengelola kawasan wisata Royal Baroe, Alun-alun Kota Serang, dan kawasan Pasar Lama.

Usulan tersebut didorong oleh lonjakan jumlah pengunjung, khususnya di kawasan wisata Royal Baroe, yang dinilai memerlukan pengelolaan lebih profesional dan terintegrasi.

‎”Kemarin saya menyampaikan gagasan ke Pak Walikota, bagaimana kalau kita membentuk UPT yang menangani khusus tentang Royal Baroe, Pasar Lama dan Pecinan,” kata Nanang, Selasa, 3 Februari 2026.

‎Jika dilihat dari perkembangannya, lanjut Nanang, pengunjung yang datang ke Royal Baroe sangat luar biasa.

‎”Hanya memang kita juga agak sedikit gagap juga dengan jujur dengan membludaknya Royal Baroe ini luar biasa, satu sisi,” ucapnya.

‎Nanang mengaku jika usulan tersebut sudah disampaikan kepada walikota. Pembentukan UPT ini diharapkan dapat meningkatkan sinergitas antara OPD dan memastikan pengelolaan kawasan wisata berjalan lebih efektif.

‎”Tentu kita harus berpikir ke depan juga karena bukan hanya Royal Baroe, nanti kan akan ada Alun-alun,
‎Pasar Lama, bahkan kita merencanakan Kampung Pecinan,” ungkapnya.

‎Menurutnya, UPT ini akan bertanggung jawab untuk mengelola perizinan, agenda tahunan, dan tenaga kebersihan, pengamanan, serta membantu dinas teknis dalam menjalankan kawasan wisata.

‎Kemudian, UPT tersebut bekerja di bawah naungan Dinkopukmperindag atau Disparpora. Sedangkan, pengadaan tenaga kebersihan dan pengamanan bisa diambil melalui outsourcing.

‎”Targetnya, kawasan ini akan menjadi pusat ekonomi kreatif, pertumbuhan UMKM, dan memiliki agenda tahunan yang menarik,” terang Nanang.

‎”Dinas teknis dalam hal ini Satpol PP, Dinas LH, Dishub tetap membantu jalannya kawasan Royal Baroe kah, acara apakah atau lainnya,” tambahnya.

‎Nanang menambahkan, urgensi kebutuhan UPT ini masih dalam tahap kajian, sambil melihat beban kerja yang akan ditentukan maupun dari sisi anggarannya.

‎Dengan adanya UPT, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang berharap dapat meningkatkan kualitas layanan dan membuat warga bahagia selama berkunjung ke ruang-ruang terbuka yang ada di Ibukota Provinsi Banten tersebut.

‎”Pemerintah daerah menyambut gembira perkembangan ini, tapi kita juga harus siap menghadapi tantangan yang ada,” ucap Nanang. (Red/ Roy)

Berita Terkait

Ahmad Yamin Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Kabupaten Serang Melalui Mekanisme PAW
20 Kandidat Calon Pimpinan Baznas Kabupaten Serang Jalani Tes Wawancara Mendalam
Proyek Cikapek Telan Rp12,1 Miliar, Wisata Lama di Lebak Malah Terbengkalai
Tegas! Wali Kota Serang Minta Bukti Riil Dampak Makan Bergizi Gratis bagi Balita
Kecamatan Kasemen Jadi Wilayah dengan Kasus Stunting Terbanyak di Kota Serang
Walikota Serang Budi Rustandi Ajak PDIP Bersinergi Kawal Pembangunan Daerah
Wali Kota Serang Apresiasi Dukungan Buruh Genjot Investasi Padat Karya
Target Efisiensi 2027, Pemkot Serang Berupaya Turunkan Belanja Pegawai dari 40 ke 30 Persen

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 10:33

Ahmad Yamin Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Kabupaten Serang Melalui Mekanisme PAW

Rabu, 15 April 2026 - 10:18

20 Kandidat Calon Pimpinan Baznas Kabupaten Serang Jalani Tes Wawancara Mendalam

Rabu, 15 April 2026 - 10:07

Proyek Cikapek Telan Rp12,1 Miliar, Wisata Lama di Lebak Malah Terbengkalai

Selasa, 14 April 2026 - 14:28

Tegas! Wali Kota Serang Minta Bukti Riil Dampak Makan Bergizi Gratis bagi Balita

Selasa, 14 April 2026 - 09:37

Kecamatan Kasemen Jadi Wilayah dengan Kasus Stunting Terbanyak di Kota Serang

Berita Terbaru