Satu Tahun Kepemimpinan Budi–Agis, DPRD Soroti Realisasi Pembangunan di Kota Serang

Minggu, 22 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPRD Kota Serang, Muhammad Farhan Aziz I Dok. Roy-BNC

Wakil Ketua DPRD Kota Serang, Muhammad Farhan Aziz I Dok. Roy-BNC

Bantenblitz.com – Satu tahun kepemimpinan Budi Rustandi dan Nur Agis Aulia sebagai Walikota Serang dan Wakil Walikota Serang tak lepas dari perhatian legislatif.

‎Seperti yang disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Serang, Muhammad Farhan Aziz. Menurutnya, pembangunan yang dilakukan kepala daerah dan wakil kepala daerah merupakan bentuk ekspresi yang diberikan oleh pihak legislatif.

‎Bentuk ekspresi yang dimaksud dewan antara lain pembangunan kawasan pedestarian Royal Baroe, Pasar Kepandean, rencana revitalisasi Alun-alun maupun Pasar Rau, dan sebagainya.

Bantenblitz.com – Satu tahun kepemimpinan Wali Kota Serang Budi Rustandi bersama Wakil Wali Kota Nur Agis Aulia mendapat sorotan dari kalangan legislatif.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Serang, Muhammad Farhan Aziz, yang menilai sejumlah program pembangunan yang dijalankan kepala daerah merupakan wujud apresiasi sekaligus hasil sinergi antara eksekutif dan legislatif.

Beberapa di antaranya meliputi pembangunan kawasan pedestrian Royal Baroe, Pasar Kepandean, serta rencana revitalisasi Alun-alun dan Pasar Rau.

‎”Itu adalah bentuk ekspresi yang kita berikan kepada walikota untuk membuktikan program-program prioritasnya,” ujar Farhan, Sabtu, 21 Februari 2026.

‎Politisi Fraksi Demokrat ini menjelaskan alasan pihaknya memberikan keleluasaan kepada walikota di awal pemerintahannya agar membuktikan berbagai program unggulannya.

“Tapi ternyata dalam perjalanan memang terdapat masalah-masalah urban yang selalu repetisi setiap tahunnya. Seperti persampahan, banjir, kemacetan dan sebagainya. Itu perlu menjadi perhatian,” ungkap dia.

Oleh karena itu, Farhan menekankan kepada kepala daerah dan wakil kepala daerah agar fokus pada penyelesaian masalah urban di tahun 2027 mendatang., ‎Sebab pihaknya sudah memberikan ruang di awal pemerintahan Budi-Agis sebagai bentuk ekspresi mereka.

“Kita berencana di tahun 2027 dan ketika pembahasan anggaran di tahun ini untuk tahun 2027, akan lebih menekankan tentang pentingnya menyelesaikan masalah-masalah urban,” katanya.

‎Ia menilai program-program besar seperti pembangunan Alun-alun, meskipun bagus namun tidak langsung menyelesaikan persoalan-persoalan masyarakat urban, ‎Bahkan pembangunan Alun-alun Kota Serang menyerap anggaran tidak sedikit, yakni hampir Rp50 miliar.

‎”Contohnya Alun-alun. Itu kan bagus dan bisa jadi ikon tapi kan ga menyelesaikan masalah urban, dimana dia menyerap banyak anggaran,” terangnya.

Untuk itu, DPRD akan mendorong agar anggaran dialihkan ke program-program yang lebih fokus pada penyelesaian masalah urban.

Persoalan drainase, betonisasi di perumahan-perumahan, hingga koordinasi dengan pemerintah pusat, perlu diselesaikan oleh Budi-Agis.

‎”Nah, hal hal kayak gitu akan kita rem di tahun 2027 agar anggarannya dialihkan ke hal hal yang kayak tadi itu,” katanya.

‎”Lebih baik menjadi fokus pemerintah daerah untuk tahun kedepannya. Kita akan dorong ke arah ke sana di anggarannya,” sambungnya.

Mengenai rencana pembangunan Alun-alun, Farhan menyatakan bahwa tujuannya baik, namun perlu dilihat apakah sudah tepat sasaran.

“Tujuannya sih baik sebenarnya, mempercantik, memperbagus sehingga meyakinkan investasi, menciptakan lapangan pekerjaan dan sebagainya,” ujarnya. (Red/ Roy)

Berita Terkait

bank bjb Dorong Gen Z Kembali ke Desa, Kembangkan Potensi Lokal Jadi Kekuatan Ekonomi
Mahasiswa KKM Untirta Edukasi Warga Solear Kabupaten Tangerang Kelola Sampah
Peningkatan Transformasi Digital Pendidikan, Adde Rosi Buka Sosialisasi SIBI di Lebak
Disparbud Pandeglang Sabet Penghargaan dan Pengakuan Intelektual dari Kemenkumham
Perayaan HUT Ke-48 Tradisi Ruwat Laut di Carita Diwarnai Pendangkalan Dermaga
DPRD Banten dan Pemkot Tangsel Bahas Isu Pendidikan hingga Pengendalian Banjir
Pemkot Tangsel Gelar Sertifikasi K3 untuk Aparatur Kelurahan dan Kecamatan
Benyamin Sebut Kolaborasi dan Kesadaran Masyarakat Jadi Kunci Tangsel Capai Nol Kematian DBD

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:44

bank bjb Dorong Gen Z Kembali ke Desa, Kembangkan Potensi Lokal Jadi Kekuatan Ekonomi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:18

Mahasiswa KKM Untirta Edukasi Warga Solear Kabupaten Tangerang Kelola Sampah

Senin, 29 Juni 2026 - 09:21

Disparbud Pandeglang Sabet Penghargaan dan Pengakuan Intelektual dari Kemenkumham

Senin, 29 Juni 2026 - 06:49

Perayaan HUT Ke-48 Tradisi Ruwat Laut di Carita Diwarnai Pendangkalan Dermaga

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:55

DPRD Banten dan Pemkot Tangsel Bahas Isu Pendidikan hingga Pengendalian Banjir

Berita Terbaru