Pemkot Serang Alokasikan Rp4,8 Miliar untuk Perbaikan Jalan Rusak

Jumat, 6 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kota Serang, Iwan Sunardi I Dok. Roy-BNC

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kota Serang, Iwan Sunardi I Dok. Roy-BNC

Bantenblitz.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang mengalokasikan anggaran sekitar Rp4,8 miliar pada tahun 2026 untuk memperbaiki sejumlah ruas jalan rusak di wilayahnya. Perbaikan tersebut akan difokuskan pada sedikitnya empat titik di Kecamatan Walantaka dan Kecamatan Serang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kota Serang, Iwan Sunardi, mengatakan pekerjaan perbaikan jalan tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat serta hasil pemantauan langsung tim di lapangan.

“Yang kemarin dilaksanakan ada kurang lebih empat titik di Walantaka dan Kaligandu Kecamatan Serang. Beberapa titik lain juga tersebar, semuanya pemeliharaan,” ujar Iwan, Kamis, 5 Maret 2026.

‎Iwan menjelaskan seluruh pekerjaan yang berjalan saat ini merupakan kegiatan pemeliharaan jalan, dengan penanganan dilakukan sesuai tingkat kerusakan di masing-masing lokasi.

‎Panjang ruas yang diperbaiki tidak disamaratakan. Penanganan dilakukan sesuai kebutuhan teknis di lapangan.

‎”Kalau rusaknya 300 meter, ya kita kerjakan 300 meter. Tidak mungkin rusaknya segitu lalu dikerjakan satu kilometer. Prinsipnya sesuai kondisi,” katanya.

‎Untuk tahun ini, lanjut dia, anggaran pemeliharaan jalan dialokasikan sebesar Rp4,8 miliar yang bersumber dari APBD Kota Serang.

‎Ia juga menyebutkan bahwa persentase jalan mantap di Kota Serang saat ini berada di angka 82 persen. Artinya, masih ada sekitar 18 persen ruas jalan yang memerlukan penanganan lebih lanjut.

‎Angka tersebut ditargetkan terus membaik seiring pelaksanaan betonisasi di sejumlah titik. Tapi untuk mencapai kondisi lebih optimal, diperlukan dukungan anggaran yang memadai.

‎”Untuk 2026 kemungkinan belum sepenuhnya tuntas. Mudah-mudahan 2027 bisa lebih maksimal. Kita akan rekap lagi sisa persentasenya supaya penanganannya lebih terarah,” ucap Iwan.

‎DPUPR Kota Serang memastikan perbaikan akan terus dilakukan secara bertahap dengan prioritas pada ruas-ruas yang dinilai paling membutuhkan penanganan. (Red/Roy)

Berita Terkait

bank bjb Dorong Gen Z Kembali ke Desa, Kembangkan Potensi Lokal Jadi Kekuatan Ekonomi
Mahasiswa KKM Untirta Edukasi Warga Solear Kabupaten Tangerang Kelola Sampah
Peningkatan Transformasi Digital Pendidikan, Adde Rosi Buka Sosialisasi SIBI di Lebak
Disparbud Pandeglang Sabet Penghargaan dan Pengakuan Intelektual dari Kemenkumham
Perayaan HUT Ke-48 Tradisi Ruwat Laut di Carita Diwarnai Pendangkalan Dermaga
DPRD Banten dan Pemkot Tangsel Bahas Isu Pendidikan hingga Pengendalian Banjir
Pemkot Tangsel Gelar Sertifikasi K3 untuk Aparatur Kelurahan dan Kecamatan
Benyamin Sebut Kolaborasi dan Kesadaran Masyarakat Jadi Kunci Tangsel Capai Nol Kematian DBD

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:44

bank bjb Dorong Gen Z Kembali ke Desa, Kembangkan Potensi Lokal Jadi Kekuatan Ekonomi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:18

Mahasiswa KKM Untirta Edukasi Warga Solear Kabupaten Tangerang Kelola Sampah

Senin, 29 Juni 2026 - 09:21

Disparbud Pandeglang Sabet Penghargaan dan Pengakuan Intelektual dari Kemenkumham

Senin, 29 Juni 2026 - 06:49

Perayaan HUT Ke-48 Tradisi Ruwat Laut di Carita Diwarnai Pendangkalan Dermaga

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:55

DPRD Banten dan Pemkot Tangsel Bahas Isu Pendidikan hingga Pengendalian Banjir

Berita Terbaru