Bantenblitz.com – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, PT Indo Raya Tenaga (IRT) menggelar aksi penanaman pohon di Pulau Merak Kecil, Kota Cilegon, Banten, Kamis, 16 Juni 2026. Mengusung tema “Inspired by Nature, For Climate, For Our Future”, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pelestarian lingkungan sekaligus penguatan ekosistem pesisir melalui penanaman puluhan bibit pohon.
Sebanyak 60 bibit pohon ketapang laut dan kelapa ditanam dalam kegiatan yang dilaksanakan bersama Komunitas Anak Pulo, komunitas yang aktif mengelola kawasan Pulau Merak Kecil. Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Pulomerak Hoero Sanjaya, Kapolsek Pulomerak Kompol D.P. Ambarita, serta Direktur Keuangan PLN Indonesia Power Renewables, Laila Haerani.
Deputi General Manager Health, Safety & Environment (HSE) PT IRT, Kardi bin Kasiran mengatakan, Pulau Merak Kecil merupakan destinasi wisata di wilayah Cilegon yang harus dipelihara dan dikembangkan.
“Ada sisi positif dari wisata (Pulau Merak Kecil) ini, tapi ada juga negatifnya, yakni jangan sampai berwisata tapi merusak lingkungan ini. Sesuai dengan tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini, terinspirasi oleh alam, bahwa alam ini harus kita pelihara, karena memang alam ini adalah kehidupan bukan hanya untuk kita saja, namun juga untuk anak cucu kita,” kata Kardi dalam sambutannya.
Kardi menambahkan, kegiatan ini berlandaskan semangat pelaku industri untuk tetap menjaga alam agar tetap lestari.
“Boleh kita membangun pembangkit, boleh kita membangun apapun, bangunan, tetapi tetap berkesinambungan dengan alam ini,” tuturnya.
Camat Pulomerak Hoero Sanjaya turut menyampaikan apresiasinya. Menurutnya, Pulau Merak Kecil mengalami abrasi dalam beberapa tahun terakhir, sehingga penanaman pohon ini menjadi langkah positif untuk mencegahnya.
“Kami atas nama pemerintah Pulomerak, menyampaikan apresiasi dan terima kasih pada PT IRT dan juga PLN Renewables, yang sudah melaksanakan kegiatan penanaman pohon Ketapang Laut di Pulau Merak Kecil. Ini membuktikan komitmen perusahaan terhadap kelestarian lingkungan, karena lingkungan ini merupakan warisan yang harus kita jaga bersama,” ungkap Hoero.
Selain menanam pohon ketapang laut dan kelapa, PT IRT juga mengadakan aksi bersih-bersih sampah di sekitar Pulau Merak Kecil.
PT IRT juga memberikan bantuan berupa mesin pompa air kepada Komunitas Anak Pulo yang diterima langsung oleh Ketua Komunitas Anak Pulo, Dickzy Eka Putranto. Ia mengatakan bantuan tersebut sangat bermanfaat untuk menyuplai air bersih di sekitar Pulau Merak Kecil.
“Terima kasih Bapak dan Ibu dari IRT untuk pelaksanaan kegiatan ini. Ke depannya, bila ada acara peduli lingkungan serupa, kami siap membantu. Terima kasih untuk bantuan yang diberikan sangat bermanfaat, dan ini (pompa air bersih), akan kami gunakan untuk distribusi (air bersih) ke musholla kami di sini,” ungkap Dickzy. (Red/Arise)












