Dana Transfer Dipotong, Pemkot Serang Yakin Tak Akan Pengaruhi Kebutuhan Dasar

Senin, 10 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Walikota Serang Nanang Saefudin, saat diwawancarai awak media, Senin, 10 Februari 2025 | Dok. Lathif

Pj Walikota Serang Nanang Saefudin, saat diwawancarai awak media, Senin, 10 Februari 2025 | Dok. Lathif

BantenBlitz.Com – Pemkot Serang berkeyakinan dengan dipotongnya dana transfer dari pusat ke Pemkot Serang tak akan pengaruhi kebutuhan dasar.

Pj Walikota Serang Nanang Saefudin mengatakan, anggaran pendidikan, kesehatan sudah menjadi kebutuhan dasar masyarakat, oleh karenanya tidak akan berdampak terhadap masyarakat.

“Enggak, tetap kita fokus. Kalau pendidikan, kesehatan kan sudah ada mandatory spending ya. Pendidikan 20%, kesehatan 10% itu tidak akan mungkin kita apa kita lakukan ya,” ungkap Nanang, Senin, 10 Februari 2025.

Masih kata Nanang, walaupun tidak ada pengurangan, namun dirinya akan tetap melakukan penyesuaian anggaran.

“Kecuali mohon maaf di pendidikan yang kira-kira tidak berdampak terhadap masyarakat misalnya SPPD ya harus kita efisiensikan gitu ya,” ujar Nanang.

Sebelumnya, Pemerintah Pusat telah mengeluarkan Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2025 tentang Penyesuaian Rincian Alokasi Transfer ke Daerah Menurut Provinsi/Kabupaten/Kota Tahun Anggaran 2025.

Selanjutnya, Nanang menyakini bahwa jajaran dibawah komandonya akan mampu menemukan formulasi yang bisa baik untuk tetap melakukan efesiensi anggaran.

“Tetapi nanti saya yakin tim TAPD punya strategi untuk bagaimana di mana nanti efisiensi itu bisa dilakukan di kota Serang,” ujarnya.

Namun demikian, Nanang mengaku akan tetap tegak lurus terhadap keputusan yang sudah dikeluarkan oleh pemerintah pusat.

“Nah, tentu intinya apa yang diintensikan oleh pemerintah pusat Kita tetap Samina Watona dan kita sudah melakukan insya Allah dalam waktu cepat kita akan melakukan efisiensi,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Kota Serang Roni Alfanto mengatakan jika masih menunggu arahan dari pemerintah pusat dan akan menyisir ke setiap organisasi perangkat daerah (OPD).

“Artinya ini kita menunggu juknisnya dulu gitu dan masing-masing kami akan mencoba di apa di anggaran masing-masing, anggaran setiap OPD akan kita lihat dan kita coba menyisir dari mana angka tersebut bisa kita penuhi,” ucap Roni. (Lathif)

Berita Terkait

Mahasiswa KKM Untirta Edukasi Warga Solear Kabupaten Tangerang Kelola Sampah
Peningkatan Transformasi Digital Pendidikan, Adde Rosi Buka Sosialisasi SIBI di Lebak
Disparbud Pandeglang Sabet Penghargaan dan Pengakuan Intelektual dari Kemenkumham
Perayaan HUT Ke-48 Tradisi Ruwat Laut di Carita Diwarnai Pendangkalan Dermaga
DPRD Banten dan Pemkot Tangsel Bahas Isu Pendidikan hingga Pengendalian Banjir
Pemkot Tangsel Gelar Sertifikasi K3 untuk Aparatur Kelurahan dan Kecamatan
Benyamin Sebut Kolaborasi dan Kesadaran Masyarakat Jadi Kunci Tangsel Capai Nol Kematian DBD
Peringati Tahun Baru Islam, BenyaminTekankan Pentingnya Kualitas Sumber Daya Manusia

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:18

Mahasiswa KKM Untirta Edukasi Warga Solear Kabupaten Tangerang Kelola Sampah

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:03

Peningkatan Transformasi Digital Pendidikan, Adde Rosi Buka Sosialisasi SIBI di Lebak

Senin, 29 Juni 2026 - 06:49

Perayaan HUT Ke-48 Tradisi Ruwat Laut di Carita Diwarnai Pendangkalan Dermaga

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:55

DPRD Banten dan Pemkot Tangsel Bahas Isu Pendidikan hingga Pengendalian Banjir

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:40

Pemkot Tangsel Gelar Sertifikasi K3 untuk Aparatur Kelurahan dan Kecamatan

Berita Terbaru