Longsor di Padarincang, Akses Jalan Padarincang Kembali Normal

Jumat, 7 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ruas Jalan Raya Palima - Cinangka (Palka) yang sempat terputus akibat longsor kini sudah bisa dilewati l Dok. Guntur-BBC

Ruas Jalan Raya Palima - Cinangka (Palka) yang sempat terputus akibat longsor kini sudah bisa dilewati l Dok. Guntur-BBC

BantenBlitz.Com – Setelah terputus akibat tanah longsor, pada Jumat, 7 Maret 2025, akses Jalan Raya Palima – Cinangka (Palka) kini sudah dapat dilalui kendaraan.

Berdasarkan pantauan BantenBlitz.Com di Kampung Binong Indah, Desa Batukuwung, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, tumpukan tanah yang sebelumnya menghalangi jalan penghubung antara wilayah Palima dan Cinangka telah dipindahkan ke tepi jalan.

Proses penanganan longsor ini melibatkan dua alat berat dan ratusan orang dari tim gabungan, yang terdiri dari BPBD Provinsi Banten, Petugas Damkar, BPBD Kabupaten Serang, Basarnas, PMI, relawan, kepolisian, TNI, serta warga setempat.

Berkat kerja keras tim tersebut, longsor berhasil ditangani pada sekitar pukul 13.00 WIB. Saat ini, hanya tersisa lumpuran tanah yang telah dibersihkan oleh petugas menggunakan alat semprot untuk mencegah jalan menjadi licin.

Setelah proses pembersihan, kendaraan roda empat dan roda dua perlahan-lahan mulai melintasi jalan yang sebelumnya terhenti, menyebabkan kemacetan di area tersebut.

Kapolresta Serang Kota Kombes Pol Yudha Satria menjelaskan, penanganan longsor yang disebabkan oleh hujan deras dimulai pada Jumat pag, sekira pukul 09.00 WIB.

“Informasi dari warga, semalam akibat hujan deras menyebabkan sejumlah titik banjir dan di titik sekarang ini terjadi longsor yang menutup akses jalan,” katanya saat ditemui di lokasi longsor.

Yudha menyampaikan rasa syukur karena tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut meskipun akses jalan terputus selama hampir tiga jam.

“Ssejauh ini tidak ada korban jiwa, dan materil pun informasinya hanya ada 3 rumah yang terdampak,” ujar Yudha.

Ia juga menambahkan bahwa 60 personel dari Mapolres Serang Kota diturunkan untuk mendukung penanggulangan longsor.

Dalam kesempatan itu, Yudha mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat melintasi jalan yang masih licin akibat material longsor.

“Untuk para warga, harus lebih waspada. Jika terjadi hujan lebat, lebih baik untuk segera mengevakuasi diri,” tegasnya.

Masyarakat diharapkan lebih waspada dan siap untuk mengambil tindakan pencegahan agar keselamatan mereka terjaga di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu. (Red/Guntur)

Berita Terkait

Mahasiswa KKM Untirta Edukasi Warga Solear Kabupaten Tangerang Kelola Sampah
Peningkatan Transformasi Digital Pendidikan, Adde Rosi Buka Sosialisasi SIBI di Lebak
Disparbud Pandeglang Sabet Penghargaan dan Pengakuan Intelektual dari Kemenkumham
Perayaan HUT Ke-48 Tradisi Ruwat Laut di Carita Diwarnai Pendangkalan Dermaga
DPRD Banten dan Pemkot Tangsel Bahas Isu Pendidikan hingga Pengendalian Banjir
Pemkot Tangsel Gelar Sertifikasi K3 untuk Aparatur Kelurahan dan Kecamatan
Benyamin Sebut Kolaborasi dan Kesadaran Masyarakat Jadi Kunci Tangsel Capai Nol Kematian DBD
Peringati Tahun Baru Islam, BenyaminTekankan Pentingnya Kualitas Sumber Daya Manusia

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:18

Mahasiswa KKM Untirta Edukasi Warga Solear Kabupaten Tangerang Kelola Sampah

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:03

Peningkatan Transformasi Digital Pendidikan, Adde Rosi Buka Sosialisasi SIBI di Lebak

Senin, 29 Juni 2026 - 06:49

Perayaan HUT Ke-48 Tradisi Ruwat Laut di Carita Diwarnai Pendangkalan Dermaga

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:55

DPRD Banten dan Pemkot Tangsel Bahas Isu Pendidikan hingga Pengendalian Banjir

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:40

Pemkot Tangsel Gelar Sertifikasi K3 untuk Aparatur Kelurahan dan Kecamatan

Berita Terbaru