Forum CSR Kota Serang Berikan Penjelasan Soal CSR PIK 2

Sabtu, 22 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Forum CSR Kota Serang Andi Suhud Trisnahadi saat memberikan keterangan kepada wartawan, Jum'at, 21 Maret 2025. | Dok. Lathif

Ketua Forum CSR Kota Serang Andi Suhud Trisnahadi saat memberikan keterangan kepada wartawan, Jum'at, 21 Maret 2025. | Dok. Lathif

BantenBlitz.Com– Forum CSR Kota Serang akhirnya memberikan penjelasan atau klarifikasi soal CSR yang diberikan oleh PT PIK 2 Tbk ke kota Serang.

Diberitakan sebelumnya, PT PIK 2, Tbk dan forum CSR Kota Serang sudah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) sebagai bukti kerjasama antar kedua belah pihak.

Ketua Forum CSR Kota Serang Andi Suhud Trisnahadi mengatakan, jika PIK 2 hanya menyalurkan CSR tanpa ada rencana investasi PIK 2 ke kota Serang.

“Sebelum tanda tangan (MoU), saya baca dan pelajari terlebih dahulu. Bahkan, saya pun menanyakan kepada pihak PIK 2 apakah ada konsesi terkait pemberian CSR ini, dan mereka menyatakan tidak ada,” ucap Andi, Jum’at, 21 Maret 2025.

Selain itu, ia juga mengatakan perusahaan berkewajiban untuk memberikan CSRnya kepada masyarakat agar performa perusahaan tetap terjaga.

“Tadinya mereka mau memberikan ke kabupaten Tangerang, tapi ternyata di provinsi Banten hanya Kota Serang yang memiliki Forum CSR yang sesuai regulasi yang berlaku karena itu menurut mereka menjadi penting,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan pemberian CSR tidak lagi sama seperti tahun-tahun sebelumnya yang menggelontorkan uang tunai kepada forum atau lembaga, melainkan hanya sebatas pengusulan program.

“Jadi forum CSR sekarang ini tidak sama seperti sebelumnya. Kami hanya mengusulkan program, dan itupun harus berdampak langsung dan menjadi kebutuhan masyarakat, seperti bedah rumah maupun hal lainnya,” ungkapnya.

Terakhir, Andi menjelaskan mengenai program usulan dari organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Serang akan disesuaikan dengan program yang berdampak langsung kepada masyarakat.

“Harus persetujuan forum (CSR), nanti kami yang akan mengatur itu, apakah sesuai dengan kebutuhan masyarakat atau tidak, selain itu kami hanya sebagai jembatan, pemberi dan penerima manfaat kami kawinkan. CSR itu harus berdampak langsung kepada masyarakat, karena ini untuk kepentingan masyarakat, tutupnya. (Lathif)

Berita Terkait

Pemkot Tangsel Luncurkan Tangsel One dan Helita, Layanan Publik Kini Berbasis AI
Usai Ikrar Setia NKRI, 19 Eks Napi Terorisme di Pandeglang Ikuti Pelatihan Teknisi AC
Serang Mengaji Catat Lonjakan Signifikan, Distribusi Al-Qur’an Tanpa Dana APBD
1.300 Peserta Hadiri Halalbihalal Jaringan Komunikasi Sosial Jakarta
Hadiri Harlah ke-80 Muslimat NU, Khofifah Paparkan Program Penguatan Ekonomi Kader
Harlah ke-80 Muslimat NU Banten Meriah, Tokoh Nasional dan Ribuan Kader Hadir
Wabup Serang Ancam Tutup SPPG Tak Bersertifikat, Target 100 Persen pada 2026
BGN Skors 20 SPPG di Banten, Mayoritas Berada di Pandeglang dan Lebak

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 16:00

Pemkot Tangsel Luncurkan Tangsel One dan Helita, Layanan Publik Kini Berbasis AI

Kamis, 30 April 2026 - 15:29

Usai Ikrar Setia NKRI, 19 Eks Napi Terorisme di Pandeglang Ikuti Pelatihan Teknisi AC

Rabu, 29 April 2026 - 16:26

Serang Mengaji Catat Lonjakan Signifikan, Distribusi Al-Qur’an Tanpa Dana APBD

Sabtu, 25 April 2026 - 16:28

Hadiri Harlah ke-80 Muslimat NU, Khofifah Paparkan Program Penguatan Ekonomi Kader

Sabtu, 25 April 2026 - 16:16

Harlah ke-80 Muslimat NU Banten Meriah, Tokoh Nasional dan Ribuan Kader Hadir

Berita Terbaru