Pencarian Berakhir, Korban Tenggelam di Pantai Cibaru Ditemukan Meninggal

Jumat, 26 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban dilaporkan tenggelam ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di perairan Pantai Cibaru, Anyer, Kabupaten Serang l Dok. Istimewa

Korban dilaporkan tenggelam ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di perairan Pantai Cibaru, Anyer, Kabupaten Serang l Dok. Istimewa

BantenBlitz.com – Setelah tiga hari melakukan pencarian yang intensif, tim SAR gabungan akhirnya menemukan Awwalul Yurid Tauhid (19 tahun) dalam kondisi meninggal dunia di perairan Pantai Cibaru, Anyer, Kabupaten Serang.

Diketahui bahwa korban berasal dari Desa Bajeng, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.

Korban dilaporkan tenggelam pada Rabu, 24 September 2025, saat sedang berada di pesisir Pantai Cibaru dengan koordinat 6°5’1.34″S – 105°52’59.81″E, dan keberadaannya sempat tidak diketahui selama beberapa hari.

Kasubsi Siaga dan Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten Rizki Dwianto menjelaskan, pencarian hari ketiga dimulai sejak pukul 07.00 WIB, diawali dengan briefing oleh tim SAR gabungan.

“Pada pukul 07.15 WIB, operasi dilanjutkan menggunakan dua unit LCR (Landing Craft Rubber) dan satu drone thermal, sesuai rencana yang telah disusun sebelumnya,” ujarnya berdasarkan rilis yang diterima BagusNews.Co, Jumat, 26 September 2025.

Akhirnya, sekitar pukul 08.15 WIB, korban ditemukan di koordinat 6°06’38.0″S – 105°52’17.9″E, sekitar 1,7 nautical mile dari lokasi awal kejadian.

“Setelah dievakuasi menggunakan teknik Rapid Transport Rescue and Go Technique (RTRGT), jasad korban segera dibawa ke posko SAR dan kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.

Operasi penyelamatan ini melibatkan berbagai unsur, termasuk Tim Rescue Kansar Banten, Polairud Polda Banten, Polsek Anyer, Koramil Anyer, BPBD Kabupaten Serang, Pos AL Anyer, Balawista, serta relawan dari potensi SAR Banten, Rescue Banten, dan MDMC Banten.

“Beragam peralatan digunakan mulai dari kendaraan rescue, peralatan SAR di air, perangkat komunikasi, drone, hingga armada LCR,” ungkapnya.

Cuaca cerah selama proses pencarian sangat membantu kelancaran operasi ini, memungkinkan tim SAR bekerja secara efektif dan efisien.

Setelah seluruh proses evakuasi selesai, operasi SAR secara resmi ditutup pada pukul 09.30 WIB dengan debriefing seluruh unsur yang terlibat. Seluruh tim kemudian kembali ke satuan masing-masing.

“Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban dan mengapresiasi seluruh unsur SAR yang telah bekerja keras dalam misi kemanusiaan ini,” pungkasnya. (Red/Dwi)

Berita Terkait

Ahmad Yamin Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Kabupaten Serang Melalui Mekanisme PAW
20 Kandidat Calon Pimpinan Baznas Kabupaten Serang Jalani Tes Wawancara Mendalam
Proyek Cikapek Telan Rp12,1 Miliar, Wisata Lama di Lebak Malah Terbengkalai
Tegas! Wali Kota Serang Minta Bukti Riil Dampak Makan Bergizi Gratis bagi Balita
Kecamatan Kasemen Jadi Wilayah dengan Kasus Stunting Terbanyak di Kota Serang
Walikota Serang Budi Rustandi Ajak PDIP Bersinergi Kawal Pembangunan Daerah
Wali Kota Serang Apresiasi Dukungan Buruh Genjot Investasi Padat Karya
Target Efisiensi 2027, Pemkot Serang Berupaya Turunkan Belanja Pegawai dari 40 ke 30 Persen

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 10:33

Ahmad Yamin Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Kabupaten Serang Melalui Mekanisme PAW

Rabu, 15 April 2026 - 10:18

20 Kandidat Calon Pimpinan Baznas Kabupaten Serang Jalani Tes Wawancara Mendalam

Rabu, 15 April 2026 - 10:07

Proyek Cikapek Telan Rp12,1 Miliar, Wisata Lama di Lebak Malah Terbengkalai

Selasa, 14 April 2026 - 14:28

Tegas! Wali Kota Serang Minta Bukti Riil Dampak Makan Bergizi Gratis bagi Balita

Selasa, 14 April 2026 - 09:37

Kecamatan Kasemen Jadi Wilayah dengan Kasus Stunting Terbanyak di Kota Serang

Berita Terbaru