Cegah Dampak Radioaktif, 200 Ribu Warga dan Pekerja di Cikande Jalani Tes Kesehatan

Rabu, 15 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana saat diwawancarai wartawan di halaman Pendopo Bupati Serang l Dok. Dwi MY-BNC

Sekda Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana saat diwawancarai wartawan di halaman Pendopo Bupati Serang l Dok. Dwi MY-BNC

BantenBlitz.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang menargetkan pemeriksaan kesehatan bagi sekitar 200 ribu warga dan pekerja di Kawasan Industri Modern Cikande menyusul temuan dugaan paparan zat radioaktif Cesium 137 (Cs-137). Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan masyarakat yang berpotensi terdampak, setelah sebelumnya 1.500 orang telah diperiksa dan sembilan di antaranya dinyatakan positif terpapar.

“Sembilan orang dinyatakan positif terpapar zat radioaktif,”ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana kepada wartawan, Selasa malam, 14 Oktober 2025.

Pemeriksaan tersebut, menurutnya, guna mengidentifikasi potensi risiko kesehatan yang lebih luas di kawasan Cikande.

Zaldi mengungkapkan bahwa Pemkab Serang telah menyiapkan tiga lokasi utama sebagai pusat pemeriksaan kesehatan, yakni Puskesmas Cikande, Puskesmas Kibin, dan Puskesmas Bandung.

“Target sementara mencapai 200 ribu penduduk dan pekerja. Pemeriksaan akan difokuskan di tiga puskesmas,” ujarnya.

Hal itu, lanjut Zaldi, agar proses evaluasi kesehatan berjalan lebih cepat dan terorganiasi.

Selain itu, Pemkab Serang bekerja sama dengan sejumlah perusahaan di Kawasan Modern Cikande untuk menyediakan dua pos pemeriksaan tambahan.

“Kami juga minta dua titik lagi nanti kerjasama dengan pihak perusahaan untuk penyediaan tempat sehingga kita bisa cepat mengevaluasi kesehatan penduduk dan pekerja yang ada di situ,” tambah Zaldi.

Lebih lanjut, Zaldi menegaskan bahwa Pemkab Serang bersama instansi terkait akan mengintensifkan program Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kepada masyarakat.

Tujuannya adalah agar warga memahami risiko dan langkah pencegahan terhadap paparan radioaktif Cs-137.

“Kita besok (hari ini) akan merencanakan KIE untuk masyarakat terkait dengan kalau ada bahaya radioaktif Cesium137,” pungkasnya. (Red/Dwi)

Berita Terkait

Ahmad Yamin Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Kabupaten Serang Melalui Mekanisme PAW
20 Kandidat Calon Pimpinan Baznas Kabupaten Serang Jalani Tes Wawancara Mendalam
Proyek Cikapek Telan Rp12,1 Miliar, Wisata Lama di Lebak Malah Terbengkalai
Tegas! Wali Kota Serang Minta Bukti Riil Dampak Makan Bergizi Gratis bagi Balita
Kecamatan Kasemen Jadi Wilayah dengan Kasus Stunting Terbanyak di Kota Serang
Walikota Serang Budi Rustandi Ajak PDIP Bersinergi Kawal Pembangunan Daerah
Wali Kota Serang Apresiasi Dukungan Buruh Genjot Investasi Padat Karya
Target Efisiensi 2027, Pemkot Serang Berupaya Turunkan Belanja Pegawai dari 40 ke 30 Persen

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 10:33

Ahmad Yamin Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Kabupaten Serang Melalui Mekanisme PAW

Rabu, 15 April 2026 - 10:18

20 Kandidat Calon Pimpinan Baznas Kabupaten Serang Jalani Tes Wawancara Mendalam

Rabu, 15 April 2026 - 10:07

Proyek Cikapek Telan Rp12,1 Miliar, Wisata Lama di Lebak Malah Terbengkalai

Selasa, 14 April 2026 - 14:28

Tegas! Wali Kota Serang Minta Bukti Riil Dampak Makan Bergizi Gratis bagi Balita

Selasa, 14 April 2026 - 09:37

Kecamatan Kasemen Jadi Wilayah dengan Kasus Stunting Terbanyak di Kota Serang

Berita Terbaru