Dinding Rembes hingga Atap Bocor, Warga Lebak Ini 10 Tahun Menunggu Perbaikan Rumah

Jumat, 7 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

| Dok. Difeni

| Dok. Difeni

Bantenblitz.com – Lebih dari satu dekade hidup di rumah tak layak huni, sebuah keluarga kecil di Kampung Kurung Kambing terus bergulat dengan kondisi tempat tinggal yang kian memprihatinkan, terutama saat musim hujan tiba. Edhi, kepala keluarga dengan pekerjaan yang tidak menentu, mengaku dinding rumahnya kerap rembes dan atapnya sering bocor hingga diterpa angin kencang, meski berbagai pengajuan bantuan telah ia lakukan dan baru sekali mendapatkannya sekitar 10 tahun lalu.

“ini kan musim hujan ya, kadang klo besar hujan nya suka bocor, apalagi kalo hujan angin suka pada masuk gitu air hujan nya kebawa angin, genteng nya juga kadang ketiup angin,” ujarnya saat ditemui di rumahnya pada Kamis, 6 November 2025.

Edhi mengatakan berbagai macam bantuan serta pengajuan sudah ia upayakan tetapi baru satu kali yang diterimanya saat 10 tahun lalu.

“Pernah 10 tahun yang lalu, sama pak lurah,” katanya.

Edhi berharap, rumah yang menjadi tempat singgah dan berkumpul bersama anak anak nya menjadi tempat yang aman, nyaman sehingga menciptakan keadaan yang tenang tanpa khawatir adanya bocor dan peristiwa yang tidak diinginkan.

“Maunya sih biar gak bocor ini rumah, nyaman, rapih jadi biar tenang gak ribut bocor lagi.” Pungkasnya. (Red/Difeni)

 

Berita Terkait

Pemkot Tangsel Luncurkan Tangsel One dan Helita, Layanan Publik Kini Berbasis AI
Usai Ikrar Setia NKRI, 19 Eks Napi Terorisme di Pandeglang Ikuti Pelatihan Teknisi AC
Serang Mengaji Catat Lonjakan Signifikan, Distribusi Al-Qur’an Tanpa Dana APBD
1.300 Peserta Hadiri Halalbihalal Jaringan Komunikasi Sosial Jakarta
Hadiri Harlah ke-80 Muslimat NU, Khofifah Paparkan Program Penguatan Ekonomi Kader
Harlah ke-80 Muslimat NU Banten Meriah, Tokoh Nasional dan Ribuan Kader Hadir
Wabup Serang Ancam Tutup SPPG Tak Bersertifikat, Target 100 Persen pada 2026
BGN Skors 20 SPPG di Banten, Mayoritas Berada di Pandeglang dan Lebak

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 16:00

Pemkot Tangsel Luncurkan Tangsel One dan Helita, Layanan Publik Kini Berbasis AI

Kamis, 30 April 2026 - 15:29

Usai Ikrar Setia NKRI, 19 Eks Napi Terorisme di Pandeglang Ikuti Pelatihan Teknisi AC

Rabu, 29 April 2026 - 16:26

Serang Mengaji Catat Lonjakan Signifikan, Distribusi Al-Qur’an Tanpa Dana APBD

Sabtu, 25 April 2026 - 16:28

Hadiri Harlah ke-80 Muslimat NU, Khofifah Paparkan Program Penguatan Ekonomi Kader

Sabtu, 25 April 2026 - 16:16

Harlah ke-80 Muslimat NU Banten Meriah, Tokoh Nasional dan Ribuan Kader Hadir

Berita Terbaru