Luapan Anak Sungai Cilemer Rendam Desa Idaman Patia, 422 Rumah Warga Terdampak

Rabu, 17 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Genangan air tampak merendam sejumlah rumah di Desa Idaman, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, pada Rabu, 17 Desember 2025. | Dok. Difeni - BNC

Genangan air tampak merendam sejumlah rumah di Desa Idaman, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, pada Rabu, 17 Desember 2025. | Dok. Difeni - BNC

Bantenblitz.com – Genangan air setinggi 50 hingga 70 sentimeter merendam Desa Idaman, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, sejak Rabu, 17 Desember 2025 dini hari. sekitar pukul 02.00 WIB. Banjir yang berasal dari luapan anak Sungai Cilemer tersebut mengakibatkan ratusan rumah warga di empat kampung terdampak dan aktivitas masyarakat terganggu.

Sekretaris BPBD-PK Pandeglang, Nana Mulyana, mengatakan bahwa pihaknya mendapatkan laporan dari kepala desa idaman, Jaro Ilman dan langsung menuju lokasi kejadian.

“Tadi pagi sekitar pukul 05.00 pagi kita mendapatkan informasi dari kepala desa idaman bahwa di desa idaman, ada genangan air dari anak sungai cilemer ketinggian air ketika saya pantau 50-70 cm” ujarnya saat di wawancarai usai pantauan pada Rabu, 17 Desember 2025.

Mana menjelaskan Banjir ini berasal dari luapan anak Sungai Cilemer, yang memengaruhi empat kampung sekaligus: Karang Tengah, Sindangrahayu, Tongkol, dan Tajur. Sebanyak 422 rumah warga terdampak, dengan sebagian penduduk sudah tak bisa beraktivitas normal.

“Sebagian di kampung sudah ada yang tidak bisa beraktivitas maka kami selalu pantau kondisi tersebut. Kami dengan Kapolsek dan kepala desa kita melakukan pemantauan dan memberikan bantuan sementara berbentuk sembako,” tambahnya.

Tim gabungan dari BPBD-PK Pandeglang, Kapolsek setempat, dan pemerintah desa langsung turun tangan memantau situasi. Mereka memberikan bantuan sementara berupa sembako untuk meringankan beban warga yang terisolasi. Pantauan lapangan terus dilakukan untuk antisipasi kenaikan muka air.

Hingga berita ini diturunkan, pemantauan masih berlangsung. Warga diimbau tetap waspada dan mengikuti arahan petugas.(Red/Difeni)

Berita Terkait

Pemkot Tangsel Luncurkan Tangsel One dan Helita, Layanan Publik Kini Berbasis AI
Usai Ikrar Setia NKRI, 19 Eks Napi Terorisme di Pandeglang Ikuti Pelatihan Teknisi AC
Serang Mengaji Catat Lonjakan Signifikan, Distribusi Al-Qur’an Tanpa Dana APBD
1.300 Peserta Hadiri Halalbihalal Jaringan Komunikasi Sosial Jakarta
Hadiri Harlah ke-80 Muslimat NU, Khofifah Paparkan Program Penguatan Ekonomi Kader
Harlah ke-80 Muslimat NU Banten Meriah, Tokoh Nasional dan Ribuan Kader Hadir
Wabup Serang Ancam Tutup SPPG Tak Bersertifikat, Target 100 Persen pada 2026
BGN Skors 20 SPPG di Banten, Mayoritas Berada di Pandeglang dan Lebak

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 16:00

Pemkot Tangsel Luncurkan Tangsel One dan Helita, Layanan Publik Kini Berbasis AI

Kamis, 30 April 2026 - 15:29

Usai Ikrar Setia NKRI, 19 Eks Napi Terorisme di Pandeglang Ikuti Pelatihan Teknisi AC

Rabu, 29 April 2026 - 16:26

Serang Mengaji Catat Lonjakan Signifikan, Distribusi Al-Qur’an Tanpa Dana APBD

Sabtu, 25 April 2026 - 16:28

Hadiri Harlah ke-80 Muslimat NU, Khofifah Paparkan Program Penguatan Ekonomi Kader

Sabtu, 25 April 2026 - 16:16

Harlah ke-80 Muslimat NU Banten Meriah, Tokoh Nasional dan Ribuan Kader Hadir

Berita Terbaru