DPRD Tangsel Siap Kawal Anggaran Sampah Rp200 Miliar di APBD 2026

Selasa, 30 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Abdul Rasyid saat diwawancarai wartawan usai diskusi pemuda di kantor GP Ansor Tangsel l Dok. Munjul-BNC

Ketua DPRD Abdul Rasyid saat diwawancarai wartawan usai diskusi pemuda di kantor GP Ansor Tangsel l Dok. Munjul-BNC

Bantenblitz.com – Ketua DPRD Tangerang Selatan (Tangsel) Abdul Rasyid menyatakan bahwa anggaran untuk penanganan sampah di wilayahnya pada 2026 mendatang diperkirakan mencapai Rp200 miliar.

Ia menegaskan bahwa isu pengelolaan sampah merupakan prioritas utama bagi Pemerintah Kota (Pemkot ) Tangsel saat ini.

Oleh karena itu, DPRD siap memberikan dukungan agar anggaran sebesar itu dapat masuk ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026.

“Untuk 2026, kita coba support ya dari sisi kebijakan kualitas anggaran, karena memang ini (penanganan sampah) menjadi isu prioritas kita,” ujar Rasyid kepada wartawan, Senin, 29 Desember 2025.

Ia menambahkan, apa yang memang direncanakan oleh Pemkot Tangsel, DPRD memberikan support melalui penganggaran.

Meski belum menyebut angka pasti, Rasyid menyampaikan bahwa anggaran untuk penanganan sampah di Tangsel pada tahun 2026 diperkirakan mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya, 2025.

Ia menjelaskan bahwa kenaikan tersebut beriringan dengan peningkatan jumlah penduduk di Tangsel.

“Jadi memang kan persoalan sampah itu berbanding lurus dengan jumlah penduduk. Jadi untuk anggaran 2026 kalau berkaitan dengan sampah saya belum tahu persis ya, tapi sekitar 200 miliar,” ujarnya.

Selain mendukung dari sisi anggaran, Rasyid juga mengungkapkan bahwa DPRD akan melakukan pengawasan lebih ketat terhadap langkah teknis yang dilakukan oleh Pemkot Tangsel terkait pengelolaan sampah.

Ia mencontohkan, pengawasan akan dilakukan secara langsung di lapangan, terutama terhadap penataan di Tempat Pengolahan Akhir (TPA) Cipeucang.

“Contoh terkait penataan di TPA Cipeucang, itu kita lakukan pengawasan di lapangan supaya tahu progresnya seperti apa. Jadi pengawasan itu kita lakukan secara berkelanjutan,” tambahnya.

Menurut Rasyid, jika upaya pengelolaan sampah dilakukan secara konsisten dan terencana, persoalan tersebut diyakini dapat terselesaikan dengan maksimal.

Ia pun meyakini bahwa langkah ini akan membantu Tangerang Selatan mengatasi permasalahan sampah yang selama ini menjadi perhatian utama.

“Saya kira kalau ini berjalan semuanya, insyaallah, persoalan yang hari ini dialami oleh Tangerang Selatan bisa terselesaikan,” pungkasnya. (Red/Munjul)

Berita Terkait

Peningkatan Transformasi Digital Pendidikan, Adde Rosi Buka Sosialisasi SIBI di Lebak
Disparbud Pandeglang Sabet Penghargaan dan Pengakuan Intelektual dari Kemenkumham
Perayaan HUT Ke-48 Tradisi Ruwat Laut di Carita Diwarnai Pendangkalan Dermaga
DPRD Banten dan Pemkot Tangsel Bahas Isu Pendidikan hingga Pengendalian Banjir
Pemkot Tangsel Gelar Sertifikasi K3 untuk Aparatur Kelurahan dan Kecamatan
Benyamin Sebut Kolaborasi dan Kesadaran Masyarakat Jadi Kunci Tangsel Capai Nol Kematian DBD
Peringati Tahun Baru Islam, BenyaminTekankan Pentingnya Kualitas Sumber Daya Manusia
DPRD Kabupaten Serang Tetapkan Perda Ekonomi Kreatif dan Pembangunan Permukiman

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:03

Peningkatan Transformasi Digital Pendidikan, Adde Rosi Buka Sosialisasi SIBI di Lebak

Senin, 29 Juni 2026 - 09:21

Disparbud Pandeglang Sabet Penghargaan dan Pengakuan Intelektual dari Kemenkumham

Senin, 29 Juni 2026 - 06:49

Perayaan HUT Ke-48 Tradisi Ruwat Laut di Carita Diwarnai Pendangkalan Dermaga

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:55

DPRD Banten dan Pemkot Tangsel Bahas Isu Pendidikan hingga Pengendalian Banjir

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:40

Pemkot Tangsel Gelar Sertifikasi K3 untuk Aparatur Kelurahan dan Kecamatan

Berita Terbaru