Bantenblitz.com – Ketua DPRD Tangerang Selatan (Tangsel) Abdul Rasyid menyatakan bahwa anggaran untuk penanganan sampah di wilayahnya pada 2026 mendatang diperkirakan mencapai Rp200 miliar.
Ia menegaskan bahwa isu pengelolaan sampah merupakan prioritas utama bagi Pemerintah Kota (Pemkot ) Tangsel saat ini.
Oleh karena itu, DPRD siap memberikan dukungan agar anggaran sebesar itu dapat masuk ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026.
“Untuk 2026, kita coba support ya dari sisi kebijakan kualitas anggaran, karena memang ini (penanganan sampah) menjadi isu prioritas kita,” ujar Rasyid kepada wartawan, Senin, 29 Desember 2025.
Ia menambahkan, apa yang memang direncanakan oleh Pemkot Tangsel, DPRD memberikan support melalui penganggaran.
Meski belum menyebut angka pasti, Rasyid menyampaikan bahwa anggaran untuk penanganan sampah di Tangsel pada tahun 2026 diperkirakan mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya, 2025.
Ia menjelaskan bahwa kenaikan tersebut beriringan dengan peningkatan jumlah penduduk di Tangsel.
“Jadi memang kan persoalan sampah itu berbanding lurus dengan jumlah penduduk. Jadi untuk anggaran 2026 kalau berkaitan dengan sampah saya belum tahu persis ya, tapi sekitar 200 miliar,” ujarnya.
Selain mendukung dari sisi anggaran, Rasyid juga mengungkapkan bahwa DPRD akan melakukan pengawasan lebih ketat terhadap langkah teknis yang dilakukan oleh Pemkot Tangsel terkait pengelolaan sampah.
Ia mencontohkan, pengawasan akan dilakukan secara langsung di lapangan, terutama terhadap penataan di Tempat Pengolahan Akhir (TPA) Cipeucang.
“Contoh terkait penataan di TPA Cipeucang, itu kita lakukan pengawasan di lapangan supaya tahu progresnya seperti apa. Jadi pengawasan itu kita lakukan secara berkelanjutan,” tambahnya.
Menurut Rasyid, jika upaya pengelolaan sampah dilakukan secara konsisten dan terencana, persoalan tersebut diyakini dapat terselesaikan dengan maksimal.
Ia pun meyakini bahwa langkah ini akan membantu Tangerang Selatan mengatasi permasalahan sampah yang selama ini menjadi perhatian utama.
“Saya kira kalau ini berjalan semuanya, insyaallah, persoalan yang hari ini dialami oleh Tangerang Selatan bisa terselesaikan,” pungkasnya. (Red/Munjul)












