Bantenblitz.com – Bupati Tangerang, Mochamad Maesyal Rasyid, melaksanakan tarawih keliling (tarling) di Masjid Nurul Ulum, Desa Margasari, Kecamatan Tigaraksa, Senin, 23 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam mempererat kebersamaan sekaligus meningkatkan keimanan masyarakat selama Ramadan.
Dalam sambutannya, Maesyal menyampaikan bahwa tradisi tarling telah menjadi budaya Pemkab Tangerang sejak masa kepemimpinan bupati sebelumnya, mulai dari Tadjus Sobirin hingga Ahmed Zaki Iskandar. Kegiatan ini sempat terhenti akibat pandemi Covid-19, sebelum kembali digelar pada 2025 dan berlanjut pada 2026.
“Alhamdulillah, kita mulai lagi sejak 2024-2025 dan tahun ini kita lanjutkan. Mudah-mudahan tidak ada lagi gangguan seperti pandemi, sehingga kita bisa khusyuk melaksanakan tarawih berjemaah dan kegiatan keagamaan lainnya,” ungkap Maesyal. Ia berharap momentum Ramadan ini dapat menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat keimanan dan mempererat silaturahmi masyarakat.
Selain itu, Maesyal menyatakan, pelaksanaan tarling tahun ini dibagi dalam tujuh tim, yang terdiri dari Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, para Asisten Daerah, dan jajaran pemerintah lainnya. Pembagian tim ini bertujuan agar kegiatan dapat menjangkau lebih banyak titik di seluruh wilayah Kabupaten Tangerang dan menyentuh langsung masyarakat di berbagai desa dan kelurahan.
Ia mengajak seluruh jemaah untuk memanfaatkan Ramadan sebagai momen memperkuat keimanan dan kebersamaan. “Semoga dalam melaksanakan ibadah puasa Ramadan ini, kita semua yang hadir di Masjid Nurul Ulum ini senantiasa mendapatkan lindungan dari Allah Subhanahuwataala, sehat walafiat, dilimpahkan rezeki yang banyak dan bermanfaat bagi dunia dan akhirat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Maesyal menyampaikan, unsur Forkopimda seperti Kapolres, Dandim, dan Kajari turut aktif mendampingi dan memberikan pelayanan kepada masyarakat selama Ramadan, termasuk menjaga ketertiban dan keamanan wilayah. Ia menegaskan, silaturahmi melalui tarling membawa manfaat besar dan banyak keberkahan.
“Dengan silaturahmi, insyaallah, kita mendapatkan tiga hal: panjang umur, dilimpahkan rezeki, dan bertambah saudara,” katanya. Ia berharap kegiatan ini mampu mempererat hubungan sosial dan memperkuat harmoni di Kabupaten Tangerang.
Terkait pembangunan daerah, Maesyal mengakui, masih ada sejumlah hal yang perlu ditingkatkan, terutama infrastruktur jalan. Ia memastikan, proses tender untuk perbaikan jalan sedang berlangsung dan akan dilakukan secara bertahap. “Kalau ada yang kurang, yang belum maksimal, kami mohon maaf sebesar-besarnya. Silakan sampaikan langsung kepada kami melalui berbagai saluran yang tersedia. Insyaallah, akan kami respons,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Maesyal menyampaikan terima kasih kepada masyarakat atas sambutan hangat dan apresiasi terhadap penampilan hadroh dari anak-anak setempat yang turut memeriahkan tarling. Ia berharap kegiatan ini dapat semakin mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat serta memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Tangerang yang religius dan harmonis. (Red/Munjul)












