Bantenblitz.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang melalui Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) tengah menyiapkan wisata paralayang di Kelurahan Cibendung, Kecamatan Taktakan, sebagai destinasi wisata baru di Kota Serang.
Kepala Disparpora Kota Serang, Zeka Bachdi, mengatakan tim dari pengurus besar Persatuan Olahraga Paralayang Indonesia telah melakukan survei lokasi untuk menilai potensi kawasan tersebut. Dari hasil peninjauan, area perbukitan di Cibendung dinilai memenuhi standar untuk olahraga sekaligus wisata paralayang.
Paralayang sendiri merupakan olahraga terbang bebas menggunakan sayap kain menyerupai parasut, dengan lepas landas dari lereng bukit dan memanfaatkan hembusan angin serta arus udara panas untuk melayang di udara.
”Lokasi ini dinilai sesuai standar, dan rencananya setelah Lebaran akan dilakukan uji coba terbang,” ujarnya, Kamis, 5 Maret 2026.
Zeka menuturkan, titik lepas landas berada di kawasan perbukitan Cibendung dengan area pendaratan di lahan Perhutani yang berbatasan dengan wilayah Gunung Sari.
Kemudian, jarak terbang diperkirakan sekitar 3 hingga 5 kilometer, dengan durasi melayang di udara antara 30 sampai 35 menit.
Menurutnya, akses menuju lokasi dari pusat Kota Serang memakan waktu sekitar 40 menit, dan jalan menuju titik atas sudah tersedia, hanya perlu merapikan sekitar 200 meter terakhir.
”Untuk tarif wisata paralayang diperkirakan berkisar Rp300 ribu per orang, dan investor dari kalangan pengurus paralayang nasional siap mendukung penyediaan peralatan dan pelatihan,” ungkap Zeka.
Zeka menambahkan, wisata paralayang ini akan dikemas dalam satu paket kunjungan, dan tidak hanya ditujukan bagi orang dewasa.
Tetapi juga anak-anak di atas usia 10 tahun yang memenuhi standar keselamatan bisa menikmati wisata ini, dengan didampingi instruktur berlisensi.
”Kita targetkan uji coba berjalan lancar sehingga destinasi baru ini segera dibuka untuk umum dan menambah pilihan wisata di Kota Serang,” terangnya. (Red/ Roy)












