Tinjau Normalisasi Kali Mati Kroya Lama, Wali Kota Serang Ungkap Rencana Pembangunan Jembatan

Rabu, 11 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Serang, Budi Rustandi, saat meninjau kali mati Kroya Lama, Kecamatan Kasemen, Kota Serang I Dok. Istimewa

Walikota Serang, Budi Rustandi, saat meninjau kali mati Kroya Lama, Kecamatan Kasemen, Kota Serang I Dok. Istimewa

Bantenblitz.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berencana membangun jembatan di Kali Mati Kroya Lama, Kelurahan Kasunyatan, Kecamatan Kasemen, Kota Serang. Pembangunan ini menjadi bagian dari upaya penataan aliran air di kawasan tersebut.

Rencana tersebut terungkap saat Wali Kota Serang, Budi Rustandi, meninjau langsung proses pembersihan dan pemulihan aliran air di terowongan gorong-gorong di lokasi itu.

Menurutnya, penyumbatan yang selama puluhan tahun menyebabkan genangan air kini mulai teratasi. Aliran air yang sebelumnya terhenti kini berhasil menembus crossing di bawah gorong-gorong, sehingga kondisi saluran menunjukkan kemajuan signifikan.

‎”Alhamdulillah kita bisa turun kemari dalam rangka menembuskan air di terowongan crossing bawah gorong-gorong. Yang kemarin memang sudah macet puluhan tahun, alhamdulillah sekarang sudah bisa jebol,” ujar Budi, Selasa, 10 Maret 2026.

‎Meskipun secara regulasi, lanjut dia, pengelolaan Kali Cikarel Lama berada di bawah wewenang Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau-Ciujung-Cidurian (BBWSC3), Pemprov Banten mengambil langkah proaktif untuk turun tangan sesuai arahan gubernur.

‎Tindakan ini, dikatakan Budi, merupakan bentuk bantuan kepada pemerintah pusat sekaligus upaya meringankan beban Pemerintah Kota Serang dalam mengatasi masalah banjir yang sudah berlangsung lama.

‎Dirinya juga turut mengimbau kepada masyarakat setempat untuk tidak lagi membuang sampah sembarang ke sungai, agar proses pengerukan berjalan optimal.

‎”Kami dari pemerintah mohon maaf terkait insiden warga yang membuang sampah ke jalan beberapa waktu lalu. Sesuai arahan dari gubernur, kami tengah membagi fokus penanganan banjir di berbagai titik dan sudah berkomunikasi melalui aparat setempat,” terangnya.

‎Budi menuturkan, sebagai wujud pembaharuan yang juga sesuai dengan instruksi dari provinsi, Pemprov Banten merencanakan pembangunan jembatan baru di area tersebut, yang akan dianggarkan dalam APBD Perubahan Provinsi Banten.

Jembatan yang direncanakan akan memiliki ketinggian lebih tinggi agar aliran air menjadi lebih lancar dan mencegah terjadinya penyumbatan kembali.

‎”Ini statusnya masih jalan dengan gorong-gorong di bawahnya. Insya Allah di anggaran perubahan, sesuai arahan gubernur, kita akan ubah statusnya menjadi jembatan dan kalinya akan dibuat seperti dulu lagi, karena sebenarnya ada dua jalur kali di jalan kereta ini,” paparnya.

‎Sementara itu, Kepala UPTD Pengelolaan Jalan Jembatan Sarang Cilegon, Tjetjep Hendrawan, mengatakan pengerjaan telah dilakukan secara maksimal dengan mendorong aliran air.

‎Namun ternyata di bawah permukaan, terdapat dua gorong-gorong, di mana salah satunya tersumbat sampah dan yang lain oleh ban bekas.

‎Tjetjep menjelaskan, selain penanganan di Kali Mati Kroya, Pemkot Serang bersama Pemprov Banten juga tengah memetakan penanganan banjir di wilayah Ciwaka sesuai arahan Gubernur Banten.

‎”Gubernur akan segera mengundang pihak BBWSC3 untuk mengkoordinasikan tugas pokok dan fungsinya di kawasan tersebut sebagai bentuk kolaborasi nyata antar pemerintah daerah dalam menangani permasalahan hidrolog,” tandasnya. (Red/Roy)

Berita Terkait

Pemkot Tangsel Luncurkan Tangsel One dan Helita, Layanan Publik Kini Berbasis AI
Usai Ikrar Setia NKRI, 19 Eks Napi Terorisme di Pandeglang Ikuti Pelatihan Teknisi AC
Serang Mengaji Catat Lonjakan Signifikan, Distribusi Al-Qur’an Tanpa Dana APBD
1.300 Peserta Hadiri Halalbihalal Jaringan Komunikasi Sosial Jakarta
Hadiri Harlah ke-80 Muslimat NU, Khofifah Paparkan Program Penguatan Ekonomi Kader
Harlah ke-80 Muslimat NU Banten Meriah, Tokoh Nasional dan Ribuan Kader Hadir
Wabup Serang Ancam Tutup SPPG Tak Bersertifikat, Target 100 Persen pada 2026
BGN Skors 20 SPPG di Banten, Mayoritas Berada di Pandeglang dan Lebak

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 16:00

Pemkot Tangsel Luncurkan Tangsel One dan Helita, Layanan Publik Kini Berbasis AI

Kamis, 30 April 2026 - 15:29

Usai Ikrar Setia NKRI, 19 Eks Napi Terorisme di Pandeglang Ikuti Pelatihan Teknisi AC

Rabu, 29 April 2026 - 16:26

Serang Mengaji Catat Lonjakan Signifikan, Distribusi Al-Qur’an Tanpa Dana APBD

Sabtu, 25 April 2026 - 16:28

Hadiri Harlah ke-80 Muslimat NU, Khofifah Paparkan Program Penguatan Ekonomi Kader

Sabtu, 25 April 2026 - 16:16

Harlah ke-80 Muslimat NU Banten Meriah, Tokoh Nasional dan Ribuan Kader Hadir

Berita Terbaru