Bantenblitz.com – Wali Kota Serang, Budi Rustandi, menyambut hangat dukungan elemen buruh terhadap penguatan iklim investasi di Ibu Kota Provinsi Banten. Budi menilai peran aktif buruh sebagai stakeholder utama sangat krusial dalam mewujudkan visi Kota Serang yang maju, bahagia dan sejahtera melalui sektor industri padat karya.
Budi Rustandi menekankan bahwa masuknya investasi, khususnya yang bersifat padat karya, akan berdampak langsung pada penyerapan tenaga kerja dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
”Kenapa baru ngomong dia mendukung. Nah ini perlu peran pentingnya seluruh stakeholder dan masyarakat untuk mendukung investasi, karena dalam rangka untuk mensejahterakan masyarakat menuju kota yang maju, bahagia, dan sejahtera,” ujarnya, usai menerima audiensi dengan Aliansi Serikat Pekerja Buruh (ASPB) Kota Serang di ruang kerjanya, Senin, 13 April 2026.
Ia menggambarkan bahwa ketika masyarakat sudah memiliki pekerjaan dan berpenghasilan lancar, tentunya hatinya turut bahagia. Dengan kebahagiaan ini maka terwujudlah Kota Serang yang maju, bahagia, dan sejahtera.
”Makanya perlunya dukungan dari semua pihak, jangan diem, karena ini menyangkut investasi,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Budi Rustandi juga memberikan peringatan keras kepada siapapun agar iklim investasi tetap sehat dan berkeadilan.
Ia menegaskan tidak boleh ada oknum yang memanfaatkan kedatangan investor atau perusahaan untuk melakukan praktik pungutan liar (pungli).
”Jangan sampai investasi besar yang padat karya itu dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang melakukan pungli terkait tenaga kerja,” tegas dia.
Untuk memastikan hal tersebut tidak terjadi, Budi Rustandi memerintahkan agar pengawasan dilakukan secara ketat langsung oleh Dinas Tenaga Kerja. Selain itu, keterlibatan dan pengawalan dari organisasi serikat buruh juga sangat diharapkan.
”Ini dipegang langsung oleh Dinas Tenaga Kerja. Boleh juga dengan organisasi serikat buruh sama-sama mengawal, agar anak cucu kita khususnya warga Kota Serang bisa bekerja dengan baik dan layak tanpa ada pungutan liar,” pungkasnya. (Red/ Roy)












