Bantenblitz.com – Wali Kota Serang, Budi Rustandi, melayangkan sinyal tegas kepada Dinas Kesehatan agar segera menyetorkan laporan riil terkait efektivitas program Makan Bergizi Gratis (MBG). Budi menegaskan tidak ingin bekerja berdasarkan asumsi, melainkan menuntut data akurat untuk membuktikan apakah intervensi gizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (B3) benar-benar efektif menekan angka stunting di Kota Serang.
Menurut Budi Rustandi, hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan resmi mengenai apakah program MBG yang disalurkan ke Posyandu telah memberikan dampak signifikan atau belum.
”Saya perlu laporan yang benar-benar riil, bukan sekedar omongan saja. Sebenarnya MBG itu kan ke Posyandu, tapi pertanyaannya, Posyandu kita sudah dapat atau belum, karena belum ada laporannya,” ujar Budi, Selasa, 14 April 2026.
Budi Rustandi menjelaskan, mekanisme pelaksanaan MBG berjalan langsung ke tingkat bawah tanpa melalui koordinasi teknis dengan dirinya. Pemerintah Kota (Pemkot) Serang hanya bertindak sebagai satuan tugas (satgas) yang bertugas mengawasi jalannya program tersebut.
Oleh karena itu, ia menegaskan akan menunggu hasil evaluasi resmi dari Dinas Kesehatan untuk melihat sejauh mana manfaat dan kontribusi program ini dalam menekan prevalensi stunting di Kota Serang.
”Kita hanya satgas mengawasi saja. Tentunya saya menunggu kabar dari Dinas Kesehatan dulu, sejauh mana penanganan stunting lewat MBG ini bisa bermanfaat dan berapa persen penurunannya,” pungkasnya. (Red/Roy)












