Tegas! Wali Kota Serang Minta Bukti Riil Dampak Makan Bergizi Gratis bagi Balita

Selasa, 14 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Serang, Budi Rustandi I Dok. Roy-BNC

Walikota Serang, Budi Rustandi I Dok. Roy-BNC

Bantenblitz.com – Wali Kota Serang, Budi Rustandi, melayangkan sinyal tegas kepada Dinas Kesehatan agar segera menyetorkan laporan riil terkait efektivitas program Makan Bergizi Gratis (MBG). Budi menegaskan tidak ingin bekerja berdasarkan asumsi, melainkan menuntut data akurat untuk membuktikan apakah intervensi gizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (B3) benar-benar efektif menekan angka stunting di Kota Serang.

‎Menurut Budi Rustandi, hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan resmi mengenai apakah program MBG yang disalurkan ke Posyandu telah memberikan dampak signifikan atau belum.

‎”Saya perlu laporan yang benar-benar riil, bukan sekedar omongan saja. Sebenarnya MBG itu kan ke Posyandu, tapi pertanyaannya, Posyandu kita sudah dapat atau belum, karena belum ada laporannya,” ujar Budi, Selasa, 14 April 2026.

‎Budi Rustandi menjelaskan, mekanisme pelaksanaan MBG berjalan langsung ke tingkat bawah tanpa melalui koordinasi teknis dengan dirinya. Pemerintah Kota (Pemkot) Serang hanya bertindak sebagai satuan tugas (satgas) yang bertugas mengawasi jalannya program tersebut.

‎Oleh karena itu, ia menegaskan akan menunggu hasil evaluasi resmi dari Dinas Kesehatan untuk melihat sejauh mana manfaat dan kontribusi program ini dalam menekan prevalensi stunting di Kota Serang.

‎”Kita hanya satgas mengawasi saja. Tentunya saya menunggu kabar dari Dinas Kesehatan dulu, sejauh mana penanganan stunting lewat MBG ini bisa bermanfaat dan berapa persen penurunannya,” pungkasnya. (Red/Roy)

Berita Terkait

Ahmad Yamin Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Kabupaten Serang Melalui Mekanisme PAW
20 Kandidat Calon Pimpinan Baznas Kabupaten Serang Jalani Tes Wawancara Mendalam
Proyek Cikapek Telan Rp12,1 Miliar, Wisata Lama di Lebak Malah Terbengkalai
Kecamatan Kasemen Jadi Wilayah dengan Kasus Stunting Terbanyak di Kota Serang
Walikota Serang Budi Rustandi Ajak PDIP Bersinergi Kawal Pembangunan Daerah
Wali Kota Serang Apresiasi Dukungan Buruh Genjot Investasi Padat Karya
Target Efisiensi 2027, Pemkot Serang Berupaya Turunkan Belanja Pegawai dari 40 ke 30 Persen
Muji Rohman Buka Suara: DPRD Kota Serang Siap Bahas Perda PUK, Tapi Draf Belum Ada

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 10:33

Ahmad Yamin Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Kabupaten Serang Melalui Mekanisme PAW

Rabu, 15 April 2026 - 10:18

20 Kandidat Calon Pimpinan Baznas Kabupaten Serang Jalani Tes Wawancara Mendalam

Rabu, 15 April 2026 - 10:07

Proyek Cikapek Telan Rp12,1 Miliar, Wisata Lama di Lebak Malah Terbengkalai

Selasa, 14 April 2026 - 14:28

Tegas! Wali Kota Serang Minta Bukti Riil Dampak Makan Bergizi Gratis bagi Balita

Selasa, 14 April 2026 - 09:37

Kecamatan Kasemen Jadi Wilayah dengan Kasus Stunting Terbanyak di Kota Serang

Berita Terbaru