Bantenblitz.com – Seleksi calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Serang periode 2026-2031 kini memasuki babak krusial. Sebanyak 20 peserta yang dinyatakan lolos tahap seleksi kompetensi mengikuti tes wawancara mendalam di Aula Institut Agama Islam Banten (IAIB), Kota Serang, Rabu, 15 April 2026.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kabupaten Serang, Rochyan Aglan, menjelaskan bahwa tahapan wawancara ini merupakan kelanjutan dari tes kompetensi berbasis komputer (CAT) dan penulisan makalah.
”Awalnya ada 34 peserta yang ikut tes CAT dan makalah, kemudian disaring menjadi 20 orang. Hari ini mereka kita wawancarai dengan target selesai hari ini juga,” ujarnya.
Dari 20 peserta yang diwawancarai hari ini, panitia akan kembali menyaring menjadi 10 besar. Hasil kelolosan tahap ini rencananya akan diumumkan pada pekan depan, tepatnya tanggal 22 April 2026.
Selanjutnya, 10 nama tersebut akan diajukan ke Baznas Pusat untuk diseleksi kembali menjadi 5 besar yang akan menjabat sebagai Pimpinan Baznas Kabupaten Serang periode 2026-2031.
”Keputusan final ada di tangan Baznas Pusat. Namun kami targetkan dan berupaya semaksimal mungkin agar hasilnya sudah keluar sebelum masa bakti kepemimpinan saat ini berakhir pada 23 Mei 2026,” tambah Rochyan.
Ia mengatakan, peserta yang mendaftar berasal dari latar belakang yang beragam namun memiliki dasar pengetahuan agama yang kuat.
Terdapat unsur guru, pengajar, pegiat keagamaan, aktivis ormas, hingga mantan kepala desa yang terbukti mampu bersaing dan lolos seleksi administrasi serta CAT.
Termasuk incumbent atau pimpinan Baznas Kabupaten Serang saat ini, yaitu H. Dedi, yang juga ikut mencalonkan diri kembali.
”Ternyata beliau (mantan kepala desa) memiliki pengetahuan agama yang luar biasa, konsisten, komitmen terhadap keberagaman yang ada di Kabupaten Serang. Dan ternyata terbukti lolos pada saat CAT,” paparnya.
”Hasil seleksi CAT bisa dilihat langsung nilainya oleh para peserta lewat komputer,” imbuh Rochyan.
Dalam sesi wawancara, materi yang digali meliputi pendalaman makalah, strategi pengelolaan zakat, hingga wawasan tentang moderasi beragama.
Rohcyan memastikan bahwa proses seleksi ini dilakukan secara transparan dan profesional oleh panitia seleksi (pansel), dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang, Zaldi Duhana sebagai Ketua Pansel.
”Kemudian, didampingi oleh Kepala Kanwil Kemenag Kabupaten Serang, Ues Qorni, sebagai Sekretaris, serta Ketua Baznas Provinsi Banten, Prof Wawan Wahyudin, sebagai anggota,” ungkapnya. (Red/ Roy)












