Kubah Budaya Gelar Kajian Ramadan: Fokus pada Sastra dan Isu Sosial

Kamis, 20 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komunitas Kubah Budaya menggelar kajian Ramadan yang berlangsung di Sektretariat Kubah Budaya pada Rabu, 19 Maret 2025 | Dok. Guntur-BBC

Komunitas Kubah Budaya menggelar kajian Ramadan yang berlangsung di Sektretariat Kubah Budaya pada Rabu, 19 Maret 2025 | Dok. Guntur-BBC

BantenBlitz.Com – Kegiatan Kajian Ramadan kembali digelar oleh Komunitas Kubah Budaya, kali ini dengan tema ‘Sastra dan Isu Sosial’.

Kajian sesi ketiga yang berlangsung di Sekretariat Kubah Budaya tersebut mengundang Arip Senjaya, seorang dosen dari FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, sebagai pemateri.

Kegiatan yang digelar pada Rabu, 19 Maret 2025 ini tidak hanya menarik perhatian anggota komunitas, tetapi juga pelajar dari berbagai institusi pendidikan.

Mahasiswa dari Untirta, Untara, dan Uniba turut serta dalam acara yang difokuskan pada penulisan esai dengan isu sosial.

Dalam pemaparannya, Arip Senjaya menekankan pentingnya mengangkat isu-isu sosial yang sedang tren dalam penulisan esai agar tulisan tersebut dapat lebih berdampak dan relevan.

“Kalau menulis esai harus memuat hal yang sedang tren supaya bergema, tidak tenggelam. Misal, pagar laut yang sedang panas-panasnya,” ujar Arip Senjaya saat memberikan materi.

Peserta acara, Siti Mulyani, seorang mahasiswa Untirta, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini.

Dia merasa kajian ini sangat bermanfaat, terutama dalam memperdalam pemahaman tentang penulisan esai.

“Dari kajian ini saya tahu bagaimana cara menulis esai biar lolos perlombaan, dan kriteria khusus untuk dapat beasiswa dari kepenulisan,” ungkap Mulyani.

Lebih dari sekadar teori, Mulyani juga merasakan dampak positif dari kajian ini terhadap dunia perkuliahan.

“Kita jadi tahu pertanyaan soal gimana cara yang baik nulis esai tentang novel yang ditugaskan dosen,” jelasnya.

Hal ini menunjukkan bahwa kajian yang diadakan tidak hanya memberikan pengetahuan baru, tetapi juga membekali mahasiswa dengan keterampilan praktis yang dapat diterapkan di dunia akademis.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Kubah Budaya untuk mendorong pemahaman dan keterampilan di bidang sastra serta meningkatkan kesadaran akan isu-isu sosial di kalangan generasi muda.

Dengan menghadirkan pemateri yang kompeten dan materi yang relevan, acara ini diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi peserta untuk lebih aktif dalam menulis dan berkarya. (Red/Guntur)

Berita Terkait

Dari BMX ke Literasi, Heru Anwari Luncurkan Buku Esai “Suara dari Alaska”
Banjir Tinggalkan Sampah, Gen Z Tangerang Bergerak Lawan Krisis Iklim
Lebah Banten Gelar Kaderisasi Jelang Hari Sumpah Pemuda 2025
Meriahkan HUT RI ke-80, KEK Tanjung Lesung Gelar Karnaval Budaya Spektakuler
Refleksi 80 Tahun Kemerdekaan, Abah Elang: Indonesia Rumah Kita
Nobar Film ‘Gak Nyangka’ Karya Ibas, Rizki Gaungkan Semangat Ekonomi Kreatif
Kampung Lewipapan Pandeglang, Meriahkan Tahun Baru Islam 1447 H dengan Pawai Obor
Lantang Tabuhan Bedug Kampung Cipacung, Upaya Mempertahankan Titel Juara

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 01:58

Dari BMX ke Literasi, Heru Anwari Luncurkan Buku Esai “Suara dari Alaska”

Minggu, 1 Februari 2026 - 14:53

Banjir Tinggalkan Sampah, Gen Z Tangerang Bergerak Lawan Krisis Iklim

Senin, 20 Oktober 2025 - 18:00

Lebah Banten Gelar Kaderisasi Jelang Hari Sumpah Pemuda 2025

Selasa, 19 Agustus 2025 - 09:42

Meriahkan HUT RI ke-80, KEK Tanjung Lesung Gelar Karnaval Budaya Spektakuler

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 15:38

Refleksi 80 Tahun Kemerdekaan, Abah Elang: Indonesia Rumah Kita

Berita Terbaru