Pemkot Serang Masih Kewalahan Atasi Sampah

Kamis, 10 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

| Dok. Lathif

| Dok. Lathif

BantenBlitz.Com – Pemkot Serang kembali terima aduan berkaitan dengan penumpukan sampah yang kali ini berada di sepanjang jalan Kelurahan Margaluyu, Kecamatan Serang, Kota Serang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Serang Farach Richi mengatakan jika sampah yang berada di sepanjang jalan Kelurahan Margaluyu Kecamatan Serang ini diperkirakan sudah mengalami penumpukan selama 10 hari lamanya.

“Saya rasa ini kurang lebih antara 7 sampai 10 hari,” kata Farach saat diwawancarai dilokasi, Kamis, 10 April 2025.

Ia mengaku, jika sebenarnya pengangkutan sampah disepanjang jalan Kelurahan Margaluyu ini sudah masuk jadwal pengangkutan, namun sebelum dilakukan pengangkutan sudah mendapatkan teguran langsung dari Walikota Serang.

“Karena sebetulnya ini sudah masuk jadwal cuma karena mendapat atensi dari pimpinan, maka ini dilakukan pada hari ini,” jelas Farach.

Masih kata Farach, ia menuturkan, untuk membersihkan sampah yang sudah menumpuk ini, tidak cukup di bersihkan dalam sekali waktu, tapi membutuhkan waktu hingga dua hari kedepan.

“Hari ini kita kerjakan, dan kemungkinan 2 hari selesai hingga tidak ada sampah kembali,” tutur Farach.

Selanjutnya Farach juga menjelaskan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pemangku wilayah untuk dapat menanggulangi persoalan ini agar tidak terjadi penumpukan sampah di kemudian hari.

“Ini sudah dikoordinasikan dengan Lurah, Forum RT RW, warga setempat kita cari solusi, ada beberapa di antaranya yang pertama akan dilakukan nol (pembersihan) dulu baru nanti akan dibuat pagar bambu,” sambungnya.

Lebih lanjut, setelah sampah yang menumpuk sudah dibersihkan dan dibuat pagar bambu, nanti akan dibuat tim jaga yang berisikan warga sekitar untuk mengantisipasi agar tidak ada masyarakat yang buang sampah di sepanjang jalan Kelurahan Margaluyu.

“Yang kedua mungkin nanti akan dibuat warung RT RW sehingga bisa menjaga 4 jam dan yang terakhir adalah sistem jaga atau sistem pantau dari masing-masing warga bergiliran dan ini lagi dibicarakan terkait dengan apa teknisnya,” jelas Farach. (Red/Lathif)

Berita Terkait

Pemkot Tangsel Luncurkan Tangsel One dan Helita, Layanan Publik Kini Berbasis AI
Usai Ikrar Setia NKRI, 19 Eks Napi Terorisme di Pandeglang Ikuti Pelatihan Teknisi AC
Serang Mengaji Catat Lonjakan Signifikan, Distribusi Al-Qur’an Tanpa Dana APBD
1.300 Peserta Hadiri Halalbihalal Jaringan Komunikasi Sosial Jakarta
Hadiri Harlah ke-80 Muslimat NU, Khofifah Paparkan Program Penguatan Ekonomi Kader
Harlah ke-80 Muslimat NU Banten Meriah, Tokoh Nasional dan Ribuan Kader Hadir
Wabup Serang Ancam Tutup SPPG Tak Bersertifikat, Target 100 Persen pada 2026
BGN Skors 20 SPPG di Banten, Mayoritas Berada di Pandeglang dan Lebak

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 16:00

Pemkot Tangsel Luncurkan Tangsel One dan Helita, Layanan Publik Kini Berbasis AI

Kamis, 30 April 2026 - 15:29

Usai Ikrar Setia NKRI, 19 Eks Napi Terorisme di Pandeglang Ikuti Pelatihan Teknisi AC

Rabu, 29 April 2026 - 16:26

Serang Mengaji Catat Lonjakan Signifikan, Distribusi Al-Qur’an Tanpa Dana APBD

Sabtu, 25 April 2026 - 16:28

Hadiri Harlah ke-80 Muslimat NU, Khofifah Paparkan Program Penguatan Ekonomi Kader

Sabtu, 25 April 2026 - 16:16

Harlah ke-80 Muslimat NU Banten Meriah, Tokoh Nasional dan Ribuan Kader Hadir

Berita Terbaru