Sebelum Merelokasi, Pemkot Serang Buka Dialog Dengan Warga Sepadan Kali Bedeng

Rabu, 16 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Satgas Percepatan Pembangunan dan Investasi Kota Serang Wahyu Nurjamil Saat Memimpin Dialog Dengan Warga, Rabu, 15 April 2025. | Dok. Lathif - BNC

Ketua Satgas Percepatan Pembangunan dan Investasi Kota Serang Wahyu Nurjamil Saat Memimpin Dialog Dengan Warga, Rabu, 15 April 2025. | Dok. Lathif - BNC

BantenBlitz.Com– Pemkot Serang masih fokus mencari solusi-solusi terbaik untuk bisa memindahkan warga yang menghuni di sepadan kali bedeng, Kecamatan Kasemen Kota Serang.

Ketua Satgas Percepatan Pembangunan dan Investasi Kota Serang Wahyu Nurjamil menjelaskan jika saat ini Pemkot Serang masih fokus untuk lakukan dialog dan sosialisasi dengan warga.

“Pada hari ini kan kita baru pada tahap sosialisasi. Sosialisasi itu bukan hanya harus diambil keputusan pada hari ini,” ujar Wahyu saat dijumpai di depan Kantor Kecamatan Kasemen, Rabu, 16 April 2025.

Dialog interaktif akan terus dilakukan oleh Pemkot guna mendapatkan solusi-solusi yang terbaik antara Pemkot Serang dan juga warga.

“Tetapi terus komunikasi dengan masyarakat sekali, dua kali, tiga kali sehingga menemukan solusi yang terbaik untuk kedua belah pihak baik Pemkot Serang, programnya bisa berjalan maupun juga masyarakat itu bisa menerima apa yang diputuskan oleh Walikota,” imbuhnya.

Meski demikian, dari hasil dialog yang dilakukan oleh Pemkot Serang dengan warga, Wahyu mengatakan setidaknya sudah mendapatkan poin-poin yang menjadi titik keberatan warga, diantaranya menolak dipindahkan ke rusunawa.

“Yang pertama mereka menolak di Rusunawa, yang kedua ada sebagian yang menolak pembongkaran tapi ada sebagian juga yang menerima, asal ada penempatan atau ada kebijakan yang memang itu bisa diterima oleh masyarakat,” ucap Wahyu.

Wahyu juga menuturkan jika warga bersedia untuk dipindahkan ke rusunawa asal diberikan kebijaksanaan dari Pemkot Serang berupa kompensasi yang diharapkan.

“Ada keinginan misalkan diberikan kompensasi supaya mereka bisa mengambil rumah atau apapun. Tapi tadi kan kita sudah sampaikan bahwa sepanjang itu memenuhi aturan, pasti Pak Walikota akan merealisasikan, tetapi kalau tidak jangan sampai ini malah menjerumuskan kami di Pemkot Serang bertindak sesuatu yang salah dan justru itu melanggar aturan,” tutupnya.

Terakhir, hingga kini Pemkot Serang belum bisa menentukan waktu pembongkaran bangunan-bangunan dan juga relokasi warga di sepadan kali bedeng.

“Belum sampai ke situ, kita kan baru normalisasi saluran pembuangan, saluran sungai yang memang itu tidak ada bangunan liarnya,” tutup Wahyu. (Red/Lathif)

Berita Terkait

Pemkot Tangsel Luncurkan Tangsel One dan Helita, Layanan Publik Kini Berbasis AI
Usai Ikrar Setia NKRI, 19 Eks Napi Terorisme di Pandeglang Ikuti Pelatihan Teknisi AC
Serang Mengaji Catat Lonjakan Signifikan, Distribusi Al-Qur’an Tanpa Dana APBD
1.300 Peserta Hadiri Halalbihalal Jaringan Komunikasi Sosial Jakarta
Hadiri Harlah ke-80 Muslimat NU, Khofifah Paparkan Program Penguatan Ekonomi Kader
Harlah ke-80 Muslimat NU Banten Meriah, Tokoh Nasional dan Ribuan Kader Hadir
Wabup Serang Ancam Tutup SPPG Tak Bersertifikat, Target 100 Persen pada 2026
BGN Skors 20 SPPG di Banten, Mayoritas Berada di Pandeglang dan Lebak

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 16:00

Pemkot Tangsel Luncurkan Tangsel One dan Helita, Layanan Publik Kini Berbasis AI

Kamis, 30 April 2026 - 15:29

Usai Ikrar Setia NKRI, 19 Eks Napi Terorisme di Pandeglang Ikuti Pelatihan Teknisi AC

Rabu, 29 April 2026 - 16:26

Serang Mengaji Catat Lonjakan Signifikan, Distribusi Al-Qur’an Tanpa Dana APBD

Sabtu, 25 April 2026 - 16:28

Hadiri Harlah ke-80 Muslimat NU, Khofifah Paparkan Program Penguatan Ekonomi Kader

Sabtu, 25 April 2026 - 16:16

Harlah ke-80 Muslimat NU Banten Meriah, Tokoh Nasional dan Ribuan Kader Hadir

Berita Terbaru