Akibat Diguyur Hujan, Tembok Pembatas SD Negeri 3 Pandeglang Ambruk

Kamis, 3 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detik detik Tanggul Penahan Tanah di SD Negeri 3 Pandeglang Ambrol pada Rabu, 2 Juli 2025, Sore | Dok. Guntur-BNC

Detik detik Tanggul Penahan Tanah di SD Negeri 3 Pandeglang Ambrol pada Rabu, 2 Juli 2025, Sore | Dok. Guntur-BNC

BantenBlitz.com – Tanggul Penahan Tanah (TPT) yang berfungsi sebagai tembok pembatas di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Pandeglang di Jalan Fatoni No.2 Kelurahan Pandeglang, Kecamatan Pandeglang Ambruk lantaran tanah longsor.

Penyebab ambruknya tanggul pembatas gedung SDN 3 Pandeglang tersebut lantaran longsor yang terjadi usai Pandeglang diguyur hujan pada Rabu, 2 Juli 2025.

Vinsha Putri Lisdianti, salah seorang saksi mata dilokasi sebelum longsor terjadi, terdengar seperti ada suara patah sebelum akhirnya semuanya ambrol.

“Kita tuh lagi latihan bedug, terus saya kan diluar, trus kedengaran suara krek krek, terus itu jebol,” kata Vinsha kepada wartawan.

Lebih lanjut Vinsa memungkapkan, dua unit sepeda motor yang diparkir dilokasi tersebut terbawa longsoran tanggul tersebut.

“Motor temen saya yang diparkir disitu kebawa longsor,” tuturnya.

Usai tembok pembatas SDN 3 Pandeglang roboh akibat hujan deras, Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani bersama tim dari BPBDPK Pandeglang langsung bergerak cepat meninjau lokasi kejadian.

Kepala Pelaksana BPBDPK Pandeglang, Riza Ahmad Kurniawan, mengatakan bahwa faktor utama longsornya tembok tersebut karena kondisi bangunan yang sudah tua serta curah hujan tinggi.

“Yang roboh ini dinding pembatas sekolah. Kami langsung lokalisir area terdampak, dan memindahkan beban-beban yang ada di atas,” kata Riza.

Menurutnya, longsoran itu berdampak cukup besar, dengan panjang sekitar 30 meter dan tinggi 3 meter.

“Kalau kita cek sampai ujung sana ada retakan juga, karena masih ada pergerakan tanah,” ujarnya.

Riza juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap cuaca ekstrem yang bisa memicu bencana hidrometeorologi kapan saja.

“Kami minta masyarakat tetap waspada. Kalau ada kejadian, segera lapor ke kami agar bisa ditindaklanjuti secepatnya,” pungkasnya. (Red/Guntur)

Berita Terkait

Pemkot Tangsel Luncurkan Tangsel One dan Helita, Layanan Publik Kini Berbasis AI
Usai Ikrar Setia NKRI, 19 Eks Napi Terorisme di Pandeglang Ikuti Pelatihan Teknisi AC
Serang Mengaji Catat Lonjakan Signifikan, Distribusi Al-Qur’an Tanpa Dana APBD
1.300 Peserta Hadiri Halalbihalal Jaringan Komunikasi Sosial Jakarta
Hadiri Harlah ke-80 Muslimat NU, Khofifah Paparkan Program Penguatan Ekonomi Kader
Harlah ke-80 Muslimat NU Banten Meriah, Tokoh Nasional dan Ribuan Kader Hadir
Wabup Serang Ancam Tutup SPPG Tak Bersertifikat, Target 100 Persen pada 2026
BGN Skors 20 SPPG di Banten, Mayoritas Berada di Pandeglang dan Lebak

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 16:00

Pemkot Tangsel Luncurkan Tangsel One dan Helita, Layanan Publik Kini Berbasis AI

Kamis, 30 April 2026 - 15:29

Usai Ikrar Setia NKRI, 19 Eks Napi Terorisme di Pandeglang Ikuti Pelatihan Teknisi AC

Rabu, 29 April 2026 - 16:26

Serang Mengaji Catat Lonjakan Signifikan, Distribusi Al-Qur’an Tanpa Dana APBD

Sabtu, 25 April 2026 - 16:28

Hadiri Harlah ke-80 Muslimat NU, Khofifah Paparkan Program Penguatan Ekonomi Kader

Sabtu, 25 April 2026 - 16:16

Harlah ke-80 Muslimat NU Banten Meriah, Tokoh Nasional dan Ribuan Kader Hadir

Berita Terbaru