KLH Tindak Tegas Kasus Radiasi di Cikande, Material Cesium-137 Dipindahkan

Selasa, 23 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri LH Hanif Faisol Nuraoiq saat diwawancarai wartawan di depan salah satu lapak yang terpapar radioaktif l Dok. Dwi MY-BNC

Menteri LH Hanif Faisol Nuraoiq saat diwawancarai wartawan di depan salah satu lapak yang terpapar radioaktif l Dok. Dwi MY-BNC

BantenBlitz.com – Kementerian Lingkungan Hidup (LH) mengambil langkah tegas dalam menangani kasus pencemaran radiasi di Kawasan Industri Modern Cikande, Kabupaten Serang, dengan melakukan pemindahan dan penanganan sumber radiasi yang terdeteksi mengandung cesium-137.

Kasus itu muncul setelah terungkapnya adanya udang beku milik PT Bahari Makmur Sejati (BMS) yang diduga tercemar radioaktif tersebut.

Pemindahan material tersebut melibatkan berbagai lembaga pemerintah seperti Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta Gegana, untuk memastikan penanganan yang aman dan efektif.

Menteri LH Hanif Faisol Nuraoiq menegaskan bahwa pemerintah menaruh perhatian serius terhadap isu pencemaran radionuklida ini.

“Pemerintah memperhatikan dengan serius isu cemaran radionuklida dari Cesium 137,” ungkap Hanif kepada wartawan di depan PT Peter Metal Technology (PMT), Selasa 23 September 2025.

Lebih lanjut, Hanif menjelaskan bahwa Cesium 137 yang ditemukan merupakan hasil produksi dari reaktor nuklir. Sementara, menurutnya, tidak ada reaktor nuklir di Indonesia yang beroperasi sehingga kemungkinan besar sumbernya berasal dari luar negeri yang masuk ke Indonesia tanpa pengawasan yang memadai.

“Jadi Cesium 137 ini berdasarkan penjelasan para ahli, ini hanya diproduksi dari reaktor nuklir. Jadi tempat kita tidak ada reaktor nuklir, sehingga dimungkinkan ini berasal dari negara lain yang kemudian masuk ke Indonesia lepas kontrol, tidak terkontrol dengan serius,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa tim khusus telah dibentuk untuk menangani situasi ini dan proses dekontaminasi mulai dilakukan hari ini.

“Kita mulai dengan dekontaminasi, dan nanti kita akan melakukan langkah-langkah lain secara bertahap,” kata Hanif.

Hanif mengatakan, lokasi penanganan radiasi ini pun dipilih dengan sangat hati-hati, mengingat pancaran radioaktif yang perlu dikontrol secara ketat.

“Kita lihat bersama-sama, tapi memang harus sangat jauh lokasinya karena ini pancaran radioaktifnya harus kita pertimbangkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, kata Hanif, sumber radiasi yang telah dideteksi akan ditumpuk di tempat yang disebut PMT, sebagai tempat sementara sampai long term storage disusun.

“Pemerintah berkomitmen untuk menyelesaikan proses ini secara menyeluruh dan memastikan lingkungan tetap aman bagi masyarakat,” imbuhnya.

Hanif juga menegaskan bahwa kegiatan penanganan ini dilakukan secara bertahap dan sistematis, dan akan selalu diinformasikan perkembangan berikutnya.

“Kami sangat prudent dan serius dalam menangani kasus ini,” tegasnya.

Dalam hal penanganan, kata Hanif, pemerintah mengacu pada pengalaman sebelumnya, seperti penanganan kasus di Batan Indah pada tahun 2019 yang melibatkan Gegana, BRIN, dan Bapeten.

“Kita pernah melakukan penanganan di Batan Indah, dan hari ini kita lakukan di Cikande agar semua bisa terselesaikan dengan baik,” pungkasnya. (Red/Dwi)

Berita Terkait

Pemkot Tangsel Luncurkan Tangsel One dan Helita, Layanan Publik Kini Berbasis AI
Usai Ikrar Setia NKRI, 19 Eks Napi Terorisme di Pandeglang Ikuti Pelatihan Teknisi AC
Serang Mengaji Catat Lonjakan Signifikan, Distribusi Al-Qur’an Tanpa Dana APBD
1.300 Peserta Hadiri Halalbihalal Jaringan Komunikasi Sosial Jakarta
Hadiri Harlah ke-80 Muslimat NU, Khofifah Paparkan Program Penguatan Ekonomi Kader
Harlah ke-80 Muslimat NU Banten Meriah, Tokoh Nasional dan Ribuan Kader Hadir
Wabup Serang Ancam Tutup SPPG Tak Bersertifikat, Target 100 Persen pada 2026
BGN Skors 20 SPPG di Banten, Mayoritas Berada di Pandeglang dan Lebak

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 16:00

Pemkot Tangsel Luncurkan Tangsel One dan Helita, Layanan Publik Kini Berbasis AI

Kamis, 30 April 2026 - 15:29

Usai Ikrar Setia NKRI, 19 Eks Napi Terorisme di Pandeglang Ikuti Pelatihan Teknisi AC

Rabu, 29 April 2026 - 16:26

Serang Mengaji Catat Lonjakan Signifikan, Distribusi Al-Qur’an Tanpa Dana APBD

Sabtu, 25 April 2026 - 16:28

Hadiri Harlah ke-80 Muslimat NU, Khofifah Paparkan Program Penguatan Ekonomi Kader

Sabtu, 25 April 2026 - 16:16

Harlah ke-80 Muslimat NU Banten Meriah, Tokoh Nasional dan Ribuan Kader Hadir

Berita Terbaru