BantenBlitz.com – Ratusan atlet Taekwondo dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Banten unjuk kemampuan dalam Taekwondo Championship yang digelar Program Studi Ilmu Keolahragaan (Ikor) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) di Gelanggang Olahraga Cikupa, Kabupaten Pandeglang, Sabtu (25/10/2025).
Kegiatan yang berlangsung semarak, para atlet menujukan sportivitasnya, dan gemuruh supporter yang terdiri dari orangtua dan keluarga atlet semakin membuat kompetisi semakin semarak. Ratusan atlet dari dari Kabupaten/Kota di wilayah Provinsi Banten, turut berpartisipasi dalam kejuaraan ini.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Sekretaris Umum (Sekum) Pengurus Provinsi (Pengprov) Taekwondo Indonesia (TI) Banten Fiva Zabreno yang mengapresiasi terselenggaranya kompetensi dan berharap kegiatan ini dapat mencetak atlet Taekwondo Banten ke tingkat nasional.
“Saya mengapresiasi kegiatan ini, tentunya ini bisa menjadi sarana mencetak atlet taekwondo di Banten, dan kedepannya bisa berkancah di tingkat nasional,” Ungkapnya kepada Bantenblitz.Com di sela kompetisi.
Dia pun meminta kepada para atlet untuk menunjukan kemampuan terbaiknya yang didapat ketika latihan, dan junjung tinggi jiwa sportivitas dalam berkompetisi.
“Ini waktu yang tepat untuk menunjukkan kemampuan yang didapatkan di tempat latihan, tapi jangan mengesampingkan jiwa sportifitas,” Jelasnya.
Di tempat yang sama, ketua pelaksa Ikor Untirta Taekwondo Championship Muhammaad Safaat menjelaskan bahwa terdapat 100 orang peserta dalam kompetisi yang merupakan pelajar di wilayah Provinsi Banten.
“Kompetisi ini ada 100 orang peserta, semua pelajar di berbagai wilayah di Provinsi Banten,” Jelasnya.
“Potensi atlet taekwondo di Banten ini sangat besar, dan ini perlu jadi perhatian dinas terkait,” Sambungnya.
Salah seorang peserta Musashi Khadafi Maulana Muhammad mengungkapkan kebahagiaan dan sukacitanya dengan kompetisi ini, meski menang dia mengaku banyak melakukan blunder yang harusnya tidak dilakukan.
“Seneng banget, tapi tadi banyak blunder, harusnya kena kepala malah kena badan,” Jelasnya.
“Kedepannya saya akan lebih keras berlatih, supaya bisa melakukan ke tingkat yang lebih atas,” Tandasnya. (Red/Guntur)











